Berita Terkini

KPU Tunda Pelaksanaan Pilkada di 5 Daerah

Tangerang Selatan, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk menunda pelaksaanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di 5 (Lima) wilayah. Penundaan itu merupakan buntut dari keputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) yang mengabulkan gugatan dari pasangan calon (paslon) kepala daerah di lima wilayah terkait keputusan KPU tentang penetapan pasangan calon dalam Pilkada 2015, Rabu (9/12).Kelima daerah yang pilkadanya ditunda antara lain Kota Pemantang Siantar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Manado, dan Kabupaten Fakfak.Komisioner KPU RI, Arief Budiman saat melakukan kunjungan TPS di Kota Tangerang Selatan mengatakan, 5 daerah yang mengeluarkan surat penundaan itu memiliki kondisi berbeda. Untuk 3 (Tiga) daerah, Kabupaten Pemantang Siantar, Kabupaten Simalungun, dan Kota Manado, PTTUN wilayah itu mengeluarkan keputusan sela. Sedangkan dua wilayah tersisa, KPU tengah melakukan upaya kasasi."Tiga putusan sela PTTUN  dan 2 putusan. Untuk 5 daerah ini keputusannya adalah penundaan. Dua daerah (Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Fakfak) KPU mengajukan kasasi. Karena sudah ada putusan, sementara untuk yang 3 daerah belum," kata Arief.Arief mengatakan, untuk Kabupaten Pemantang Siantar, Kabupaten Simalungun, dan Kota Manado, KPU baru akan melakukan upaya hukum ketika PTTUN wilayah tersebut telah mengeluarkan keputusan final."Karena baru berupa putusan sela jadi belum diupayakan, kita hrus menunggu keputusan yang sudah inkrah," ungkapnya. (TEKS KPU/FOTO KPU/ftq/Hupmas)

Pemberitahuan: Pergantian Mailing KPU

Sehubungan dengan tidak berjalannya email KPU: info@kpu.go.id akibat maintenance yang telah berlangsung selama 2 bulan, dengan ini diberitahukan bahwa untuk sementara waktu kegiatan surat-menyurat secara elektronik dapat dilakukan melaui email humas_kpu@yahoo.co.id atau melalui portal E-PPID KPU, ppid.kpu.go.id. Demikian informasi yang dapat disampaikan untuk menjadi periksa.

Kehadiran Observer Buktikan Demokrasi Indonesia Berjalan Baik

Jakarta, kpu.go.id – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Jusuf Kalla menilai kehadiran observer/pemantau dari luar negeri dalam kegiatan Electon Visit Program (EVP) of Regional Election 2015 yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menjadi bukti bahwa proses demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik, Selasa (8/12).“Terima kasih atas kehadiran para observer, Indonesia perlu anda semua untuk melihatnya sebagai judgement, sebagai bukti bahwa demokrasi Indonesia berjalan dengan baik, transparan dan terbuka,” tutur Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta.Ia mengatakan, pemilihan yang berlangsung di Indonesia berjalan dengan baik. Meskipun ada beberapa riak persoalan, secara umum pelaksanaan pemilihan di Indonesia berjalan dengan aman, tertib, sekaligus transparan dan terbuka.“Pengalaman selama pemilu (pemilihan umum), kita bersyukur tidak menimbulkan gejolak yang berlebihan. In Indonesia no fatal problem. Sometimes there’s a broken windows of KPU office, but it’s ok. Saya harap momen ini menjadi bagian yang baik bahwa demokrasi di Indonesia dapat dijaga dengan baik tanpa konflik,” Jusuf Kalla berkata.Jusuf Kalla menjelaskan, sebelum ada kebijakan untuk membuat efisien pelaksanaan pilkada, penyelenggaraan pemilihan di daerah bisa berlangsung dua kali dalam satu minggu.“Awalnya setiap minggu ada 2 pemilu di kabupaten-kabupaten/kota. Jadi awalnya pemilihan di 269 daerah dilaksanakan dalam 269 hari. Bayangkan betapa beratnya tugas KPU mengontrol jalannya pemilihan di daerah, sehingga ini perlu diefisiensikan,” lanjut Jusuf Kalla.Jusuf Kalla memukul gong tanda diresmikanya EVP 2015 disaksikan oleh Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik. Selain diikuti oleh lembaga penyelenggara pemilu negara tetangga, EVP 2015 juga diikuti oleh kedubes dari 25 negara sahabat, LSM pemerhati pemilu nasional & internasional, akademisi perguruan tinggi di Indonesia, serta kementerian/lembaga negara terkait.Dengan adanya kebijakan penyerentakkan pelaksanaan pilkada, Jusuf Kalla berpandangan hal itu bisa membuat proses pilkada lebih efisien.“Nah dalam rangka efisiensi dan mengatur agar penyelenggaraanya lebih baik, maka pemilihan di daerah hanya dilaksanakan 2 kali dalam 5 tahun. Ini yang kita sebut pada besok hari sebagai pilkada serentak, ada 269 pemilihan dilaksanakan dalam satu hari,” jelas Jusuf Kalla.Selain isu transparansi dan keamanan, Wapres RI yang akrab dengan sapaan JK tersebut menjelaskan bahwa Negara Indonesia menghargai suara perempuan. Ia mengatakan bahwa suara dan hak perempuan sama bermaknanya dengan hak dan suara laki-laki.“Di Indonesia suara perempuan sama saja. Di Pemilihan Tangsel (Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan) semua calon ada tokoh perempuan. Ini penting bahwa perempuan dan laki-laki setara dalam proses demokrasi,” ujar JK.JK secara khusus mengapresiasi KPU yang sanggup menjaga independensinya sebagai penyelenggara pemilihan yang netral dan kredibel.“Terima kasih kepada saudara-saudara KPU yang telah menjamin suatu netralitas yang baik, juga independen dan kredibel dalam menyelenggarakan pemilihan. Untuk para obserbver sekali lagi terima kasih atas kehadiran anda dalam pemilukada di Indonesia ini,” kata dia. (rap/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)

Welcome Dinner Election Visit Program

Jakarta, kpu.go.id- Riuh irama angklung mengisi ballroom hotel Borobudur Jakarta, malam ini (Senin, 7/11) tapi bukan warga Indonesia yang memainkan alat musik khas dari provinsi Jawa Barat tersebut, apabila di lihat dari wajahnya, mereka adalah warga asing dari beberapa negara.Mereka merupakan peserta welcome dinner yang merupakan rangkaian acara Election Visit Program yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2015 mendatang.Welcome Dinner Election Visit Program dihadiri dari 7 perwakilan KPU negara sahabat, yakni KPU Palestina, Thailand, Tunisia, Srilangka, Korea, Bangladesh dan Australia, kemudian dari 3 Universitas dan 7 duta besar negara sahabat.Setelah welcome dinner yang sekaligus merupakan pembukaan Election Visit Program, besok (selasa, 8/12) seluruh peserta akan akan disambut oleh Wakil Presiden Republik Indonesia,Jusuf Kalla, di Istana Wakil Presiden, Jakarta kemudian dilanjutkan dengan city tur dan company tour ke kantor KPU di Jalan Imam Bonjol Jakarta.Pada Rabu, 9 Desember 2015, peserta dijadwalkan melihat langsung proses pemungutan suara dan penghitungan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tanggerang Selatan Provinsi Banten. (dam/faq/red. FOTO KPU/dam/Hupmas)foto bersama para peserta Election Visit Program Pilkada 2015

KPU Gelar Teleconference Bahas Persiapan Pilkada Serentak 2015

Jakarta, kpu.go.id – Dua hari jelang pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota serentak Tahun 2015, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI lakukan teleconference dengan 7 (Tujuh) KPU Provinsi yang tahun ini menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada), Senin (7/12).Teleconference yang berlangsung di ruang kerja Ketua KPU, Husni Kamil Manik tersebut diikuti oleh KPU Provinsi Kalimantan Utara, KPU Provinsi Sulawesi Utara, KPU Provinsi Jambi, KPU Provinsi Bengkulu, KPU Provinsi Kalimantan Tengah, KPU Provinsi Sulawesi Tengah, KPU Provinsi Kepulauan Riau.Ketujuh KPU Provinsi itu memaparkan seputar proses pencetakan surat suara, distribusi logistik pilkada, Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK), penertiban alat peraga kampanye pasangan calon, serta upaya KPU dalam berkoordinasi dengan pihak kepolisian demi terselenggaranya pilkada yang aman dan tertib. (TEKS. rap/red. FOTO KPU/ook/Hupmas)

Populer

Belum ada data.