Berita KPU Daerah

Pembekalan KPU untuk Relasi di Lutra

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Rapat Koordinasi dengan Relawan Demokrasi (Relasi). Kegiatan yang berlangsung di Media Center KPU Lutra ini turut dihadiri Komisioner KPU Lutra Divisi Keuangan Umum dan Logistik Srianto di dampingi oleh Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati serta Staf Sekretariat Ramadhan Iqbal.Dalam penjelasannya, Srianto mengatakan bahwa pertemuan ini adalah untuk memberikan pembekalan sebagai modal dalam melakukan sosialisasi di segmennya dengan berbasis keluarga. Dia berharap relasi dapat bekerja dengan baik serta memberikan pemahaman demokrasi kepada masyarakat agar dapat meningkatkan partisipasi pemilih dan masyarakat 78 persen. “Serta dapat menjaga pergaulan dalam melaksanakan tugas jangan jadi pengamat selalu bersikap yang adil serta menjaga kehormatan sebagai Relasi,” kata Srianto Rabu (18/4/2018). Menurut dia di tengah-tengah apatisme masyarakat terhadap pemilu dan pilkada menjadi tantangan bagi relasi untuk membangun kembali kesadaran masyarakat. Khususnya untuk menggunakan hak politik pada pilgub Sulsel yang akan dilaksanakan tanggal 27 juni 2018. “Relasi ini direkrut dari orang-orang yang mempunyai kepedulian pada demokrasi dan pemilu. Relawan ini harus berasal atau tergabung komunitas tertentu dimana mereka mempunyai kegiatan yang rutin seperti pengajian, kelompok organisasi masyarakat, pemilh pemula,” jelas Srianto. Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati melanjutkan, pertemuan dengan Relasi untuk memberikan arahan tentang tugasnya dan sekaligus mengambil bahan sosialisasi yakni baju dan spanduk. Selain itu dia juga melihat pertemuan ini untuk memberikan pemahaman kepada Relasi tentang tatacara membuat laporan kegiatan dalam melakukan sosialisasi. “Sebagai langka awal kami akan memantau  semua kegiatan Relasi ini lewat WhatsApp,” tutup Andi. (ramadhan iqbal/ed diR)

Jumlah Pemilih di Kolaka Utara 88.174 Orang

Lasusua, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kolaka utara menggelar penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Pilgub Sultra) 2018. Pleno penetapan DPT dilaksanakan di Puri Yasmine Hotel, Lasusua Rabu (18/4/2018). Komisioner KPU Kolaka Utara Divisi Program dan Data, Mahjur M mengatakan sebelum dilaksanakan penetapan DPT, sebelumnya telah dilakukan perbaikan data pemilih dilanjutkan rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Dia menjelaskan bahwa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kolaka Utara menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan, lalu direkap oleh KPU Kabupaten Kolaka Utara. “Salinan daftar nama segera dicetak dan diumumkan di tempat-tempat strategis,” ujar Mahjur.DPS di Kolaka Utara sendiri sebanyak 93.313 orang, sementara DPT 88.174 orang terdiri dari laki-laki 44.621 dan perempuan 43.526. Rinciannya dari 15 kecamatan yang ada di Kolaka Utara, Kecamatan Wawo 4.413 pemilih, Kecamatan Rante Angin 3.798, kecamatan Lambai 3.829, kecamatan Lasusua 15.818, kecamatan Katoi 4.490, kecamatan Kodeoha 7.393, kecamatan Tiwu 2.971, kecamatan Ngapa 13.014, Kecamatan Watunohu 4.481, kecamatan Pakue 6.742, kecamatan Pakue Tengah 4.708, kecamatan Pakue Utara 4.634, kecamatan Batu Putih 5.582, kecamatan Porehu 4.358, kecamatan Tolala 1.916.Hadir pada pleno penetapan DPT Pilgub Sultra 2018, selain KPU Kabupaten Kolaka Utara, yakni Panwaslu Kabupaten Kolaka Utara, PPK se-Kabupaten Kolaka Utara, Tim Sukses dari masing-masing pasangan calon (paslon) Pilgub Sultra 2018. (ti2/ed diR)

14 Calon Komisioner KPU DKI Jalani Fit and Proper Test

Jakarta, kpu.go.id - Sebanyak 14 orang calon Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (fit and proper test) Selasa (17/04/2018). Kegiatan yang bertempat di Hotel Borobudur Jakarta jadi rangkaian terakhir dari tahapan seleksi calon Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta periode 2018-2023.Pelaksanaan tes dibagi dalam dua sesi, pukul 13.30 sampai dengan pukul 22.30 WIB. Penguji pada kegiatan ini dua Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan serta Viryan yang kemudian memberi kesempatan kepada setiap calon menjelaskan materi terkait integritas, wawasan kepemiluan dan organisai KPU dalam waktu 30 menit.Berikut 14 calon yang mengikuti fit and proper:1. Betty Epsilon Idroos2. Deti Kurniawati3. Marlina4. Moch Sidik5. Mohammad Fadlilah6. Muahaimin7. Muhammad Husen Db8. Muhammad Ikbal9. Muhammad Tarmizi10. Nurdin11. Partono12. Prayogo Bekti Utomo13. Razikin14. Sunardi(kpu dki Jakarta/ed diR)

Gerakan Coklit Serentak Pemilu 2019 di Kota Solok

Solok, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar Gerakan Coklit Serentak Pemilu 2019 di Halaman Kantor Walikota Solok Jalan Lubuk Sikarah no 89 Kota Solok Selasa (17/4/2018). Hadir dalam acara ini Walikota Solok, Wakil Walikota Solok, Ketua DPRD Kota Solok, Kajari Solok, KPU Kota Solok beserta jajaran PPK, PPS dan Pantarlih, Panwaslu Kota Solok beserta jajaran Panwascam, PPL, tokoh masyarakat Ketua KAN, LKAAM dan Bundo Kanduang Kota Solok, pimpinan partai politik tingkat Kota Solok, OPD terkait, wartawan media cetak dan elektronik serta undangan lainnya.Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa menyatakan bahwa acara yang digelar ini juga dilakukan serentak di Indonesia. Dalam proses coklit, pantarlih mendatangi rumah warga untuk memastikan keberadaan orang yang tertera dalam data pemilih. Data pemilih ini merupakan data hasil sinkronisasi Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu terakhir. Pantarlih bertugas untuk memastikan semua pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) nantinya, memastikan keakuratan data pemilih, memastikan semua WNI yang berhak memilih terdata, serta memastikan DPT bersih dari orang yang tidak berhak memilih.Berdasarkan data yang telah di terima melalui Sistem Imformasi Data Pemilih (Sidalih) di KPU Kota Solok jumlah pemilih di Kota Solok adalah 48.548. Jadwal pelaksanaan coklit mulai hari ini tanggal 17 April – 17 Mei 2018. Selanjutnya Walikota Solok Zul Elfian dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada 206 orang pantarlih yang telah ditetapkan oleh PPS untuk mengemban amanah melaksanakan coklit data pemilih untuk Pemilu 2019 di Kota Solok.“Pantarlih yang telah ditetapkan oleh PPS diharapkan dapat bekerja secara optimal dalam proses coklit,  agar dihasilkan data pemilih Pemilu 2019 yang  akurat  dan  berkualitas. Dukungan seluruh elemen masyarakat Kota Solok, sangat diharapkan untuk suksesnya tahapan Pemilu 2019,” ujarnya.Acara diakhiri dengan pemukulan gong dan pelepasan balon gas, sebagai tanda dimulainya Gerakan Coklit Data Pemilih, Pemilu Tahun 2019 di Kota Solok oleh Walikota Solok didampingi oleh seluruh undangan yang hadir (kpu kota solok/ed diR)

Coklit Kab Lima Puluh Kota Sambangi Bupati, Keluarga Bung Hatta Hingga Tan Malaka

Sarilamak, kpu.go.id - Hari pertama pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih di Kabupaten Lima Puluh Kota menyambangi Kediaman Bupati, Keluarga Bung Hatta serta Tan Malaka. Tujuan dari coklit di tiga tempat ini adalah menyosialisasikan secara luas proses coklit serta menjadi motivasi bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses coklit untuk Pemilu 2019 mendatang.Rombongan pertama menyambangi kediaman Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi yang berada di Jorong Tambunijuak, Nagari Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh. Rombongan yang terdiri dari Koordinator Teknis KPU Limapuluh Kota, Budi Mulya, Sekretaris KPU Irfan Fhaturi dan Kabag Hukum KPU Ana Karina, tiba sekira pukul 08.15 WIB dan diterima langsung bupati untuk selanjutnya menyerahkan identitas kependudukan guna diperiksa. Bupati mengajak masyarakat ikut menyukseskan dan memudahkan petugas pantarlih dalam melakukan coklit data pemilih.Di Nagari Batuampa, Kecamatan Akabiluru, petugas pantarlih yang didampingi KPU beserta Ketua Panwaslu Yoriza Asra menyempatkan dirimemonitoring coklit ke rumah keluarga ayah dari Proklamator Mohammad Hatta.Sementara di Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh petugas pantarlih di dampingi Komisioner KPU Limapuluh Kota, Ilham Yusardi dan Panwaslu Budi Febriandi mencoklit rumah keluarga pahlawan nasional, Ibrahim Datuk Tan Malaka. Sedangkan Komisioner Hadi Suhaimi melakukan monitoring coklit di beberapa rumah tokoh masyarakat di kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Kapur IX.Selain tiga tempat itu, di Kecamatan Guguak, petugas pantarlih mencoklit data dirumah Dewi Fortuna Anwar dan Desi Anwar. Kedua wanita berdarah Minangkabau ini terbilang sukses berkancah ditingkat nasional sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) serta presenter berita di televisi swasta nasional."Kegiatan pencoklitan  yang dilaksanakan merupakan bagian penting dari serangkaian besar tahapan pemutakhiran data pemilih. Pantarlih harusmelakukan coklit dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Hasil kerja pantralih menjadi titik tolak kualitas Daftar pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 nantinya,” ujar Ilham Selasa (17/4/2018).Pada kegiatan coklit serentak di Kabupaten Lima Puluh Kota total melibatkan 1.255 orang pantarlih yang tersebar di 13 kecamatan. Coklit data pemilih yang ada di 79 nagari dan tersebar di 400 lebih jorong yang ada. Coklit data pemilih dimulai 17 April hingga 17 Mei 2018, diawali dengan mencocokkan data pemilih tokoh masyarakat, keluarga pahlawan nasional dan kepala daerah. (kpu lima puluh kota/ed diR)

Uji Publik DPSHP Maros Ungkap Banyak Warga Belum Ber KTP-el

Maros, kpu.go.id -Komisi  Pemilihan Umum  Kabupaten Maros menggelar acara Uji Publik Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Aula KPU Kab Maros, Selasa (17/4/2018).Dalam uji publik yang dihadiri dan Ketua dan Anggota PPK, Panwaslu, Disdukcapil, Kodim, Polres, LSM, tokoh masyarakat dan empat tim pasangan calon se-Kabupaten Maros terungkap masih banyak warga yang belum terdata dalam DPSHP dikarenakan belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).Informasi yang bersumber dari panwas ini selanjutnya direspon oleh Disdukcapil setempat dengan kesiapan melakukan perekaman atau pembuatan surat keterangan (suket) untuk memastikan warga Maros  terdaftar dalam data kepundudukan dan bisa mengikuti Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.Sebelumnya acara uji publik dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Maros Ali Hasan didampingi Komisioner KPU Maros Divisi Teknis Darmawati. Dalam penyampaiannya, Darmawati menjelaskan tujuan uji publik DPSHP untuk memberi ruang kepada masyarakat dan stakeholder menyikapi dan memberi saran terkait data pemilih yang masih dimungkinkan terjadi perubahan sebelum ditetapkan dalam rapat pleno.Sementara  itu dari pihak Kodim Dan Polres Maros mengimbau agar semua pihak menjaga keamanan dan menangkal kabar tidak benar (hoax) yang berkembang selama pelaksanaan Pilgub 2018.(Ahyr/160-PrgrmDta/ed diR)

Populer

Belum ada data.