Berita KPU Daerah

Sosialisasi Pembentukan KPPS untuk PPK dan Panwascam Maros

Maros, kpu.go.id - Menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan  2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros menggelar Sosialisasi Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dari Panwaslu se-Kabupaten Maros Senin, (16/4/2018).Kegiatan yang digelar di Aula KPU Maros menghadirkan 40 orang peserta yang terdiri dari PPK  dan  Panwascam di Kabupaten Maros. Selain untuk  menyamakan  persepsi tentang Pembentukan KPPS,  acara ini juga ajang silaturrahim antar penyelenggara dan pengawas di tingkat kecamatan.Ketua KPU Maros Ali Hasan menjelaskan proses pembentukan KPPS mulai dari jadwal pendaftaran serta syarat-syarat yang dibutuhkan. Pria yang akrab disapa bang Ali ini juga menerangkan tentang kebutuhan 4.760 orang KPPS untuk bertugas di 680 TPS di Kabupaten Maros.Dia juga mengingatkan perbedaan persyaratan calon KPPS untuk Pilkada 2018 kali ini, seperti usia minimal KPPS dari 25 tahun, menjadi 17 tahun. Selain itu pendaftar calon KPPS wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) serta membuktikan tidak pernah menjadi bagian dari tim kampanye salah satu pasangan calon dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan Pemilihan umum. “Juga tidak boleh memiliki ikatan perkawinan sesama penyelenggara,” kata Bang Ali.Sementara itu Anggota KPU Kab Maros lainnya, Mallarangeng menyampaikan materi perihal tahapan pemungutan dan penghitungan suara, persiapan dan pelaksanaannya. Dia juga mengingatkan kepada PPK yang hadir untuk menaati tahapan pembentukan KPPS yang dimulai  3 April 2018 sampai 3 Juni 2018 mendatang. (160/M@2L-TknsHpms/ed diR)

Apresiasi Debat Menarik Pilkada Kotamobagu

Kotamobagu, kpu.go.id - Debat publik pasangan calon walikota dan wakil walikota Kotamobagu berlangsung aman dan lancar. Penampilan pasangan Tatong Bara-Nayodo Koerniawan (TBNK) dan Jainudin Damopolii-Suharjo Makalalag (JADI JO) mendapat apresiasi dari masyarakat dan penonton yang hadir.Debat pertama yang digelar di Gedung DPRD Kota Kotamobagu ini memang dimaksimalkan kedua pasangan calon untuk menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat. “Sebagai calon pemimpin memang sudah seharusnya mereka tampil dengan performa terbaiknya, agar masyarakat yang nantinya memilih merasa yakin dengan pilihannya,” ujar salah seorang undangan debat yang tidak ingin dipublikasikan namanya Senin (16/4/2018).Sebelumnya dalam sambutan Ketua KPU Kota Kotamobagu, Nova Tamon, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya acara debat pertama pemilihan walikota dan walikota Kotamobagu. Dia meminta maaf apabila masih ada kekurangan yang terjadi selama jalannya debat. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin mengemas acara debat dengan baik, meski masih terdapat kekurangan di sana-sini,” kata Nova.Nova juga bersyukur kekhawatiran debat akan memunculkan ketegangan di antara kedua pendukung paslon tidak terjadi. Kondisi ini juga buah dari kordinasi antara pihaknya dengan aparat keamanan dalam mendukung suksesnya debat. “Beberapa hari sebelum debat, Kapolres Bolmong memang sempat meminta lokasi debat di Gedung DPRD Kota Kotamobagu ditinjau, mengingat disekitar lokasi sedang ada proyek. Jangan sampai material bangunan digunakan untuk alat kerusuhan,” kata Nova.Ucapan terimakasih juga disampaikan Anggota KPU Kotamobagu lainnya Iwan Manoppo atas kerja moderator Angie Kuntag, serta panelis yang telah menyusun pertanyaan untuk masing-masing paslon di debat pertama ini. “Mudah-mudahan di debat kedua nanti semuanya akan lebih baik lagi,” ucap Iwan.Hal senada juga disampaikan Anggota KPU Kota Kotamobagu lainnya Asep Sabar yang mengapresiasi pendukung kedua paslon ikut menjaga ketertiban dan suasana debat menjadi lebih dinamis dan damai. “Alhamdulillah, tidak ada gesekan atau hal-hal lain yang berdampak. Justru yang terjadi sebaliknya, sangat meriah,” tutup Asep. (kpu kota kotamobagu/ed diR)

KPU Bangka Tengah Bersiap Hadapi Coklit Pemilu Serentak

Koba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah terus menyiapkan diri menghadapi proses pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Perintah untuk melaksanakan coklit serentak Pemilu 2019 sesuai Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 326/PP.05.SD/01/KPU/IV/2018 perihal coklit serentak Pemilu 2019  dan akan dimulai pada 17 April 2018.“KPU akan melaksanakan Gerakan Coklit Serentak Pemilu 2019 dimulai 17 April 2018 yang akan dilaksanakan di 133 kabupaten/kota seluruh Indonesia,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Bangka Tengah, Suryansyah saat memimpin apel di Halaman Kantor KPU Kabupaten Bangka TengahSenin (16/4/2018).Pada kegiatan nanti, Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) akan kembali mendatangi rumah warga untuk melakukan pendataan.Surya mengatakan, informasi mengenai kegiatan coklit juga akan diteruskan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh Bangka Tengah. “Kita harus sampaikan kepada PPS, jika setiap Pantarlih melakukan apel kesiapan pagi hari di setiap kantor desa/kelurahan yang akan dipimpin oleh Ketua PPS atau anggota PPS di mulai pukul 08:00 WIB,” lanjut Surya.Dia juga memastikan kegiatan coklit serentak akan diikuti oleh seluruh jajaran penyelenggara, baik ketua anggota hingga staf dengan terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan coklit serentak Pemilu 2019. “Agar proses supervisi dan monitoring berjalan maksimal,” tambah Surya.Dia juga mengingatkan pentingnya berkordinasi dengan tokoh masyarakat setempat, sebelum, saat maupun usai kegiatan coklit. “Mencoklit minimal 5 rumah pada tanggal 17 april 2018 dan terakhir mencatat semua aktivitas PPDP di buku kerja,” tutupnya. (c2p/ed diR)

Jelang Coklit Serentak Pemilu 2019, PPS se-Kota Solok Gelar Bimtek Pantarlih

Solok, kpu.go.id - Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Solok menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pemutakhiran data pemilih Pemilu 2019 dengan seluruh Panitia Pemutakhiran Daftar Pemilih (Pantarlih), di Ruang Pertemuan Kantor Lurah se-Kota Solok Minggu (15/4/2018).Kegiatan yang telah berlangsung sejak Jumat (13/4) merupakan bagian dari proses tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, dimana sebelumnya PPS telah melakukan pemetaan dan penyusunan daftar pemilih per-TPS Pemilu 2019 di Kota Solok.Pelaksanaan bimtek dihadiri oleh Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok, PPK dan PPS se-Kota Solok, Panwaslu Kota Solok beserta jajaran Panwascam dan PPL serta seluruh Pantarlih se-Kota Solok. Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa menekankan kegiatan ini sangat penting dalam rangka menyamakan persepsi terkait persiapan tahapan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih Pemilu 2019 di Kota Solok. PPS sendiri telah membentuk pantarlih yang akan bertugas untuk melakukan coklit mulai 17 April – 17 Mei 2018.Anggota KPU Kota Solok Divisi Program dan Data, Maqomam Mahmuda yang memandu pemetaan dan penyusunan daftar pemilih per-TPS Pemilu 2019 di Kota Solok mengelompokkan pemilih per RT/RW. Adapun Anggota KPU Asraf Danil Handhika, Ilham Eka Putra dan Jonnedi serta Sekretaris Alizar dan jajaran Sekretariat KPU Kota Solok ikut serta mendampingi PPS dan PPK dalam melaksanakan bimtek pantarlih Pemilu 2019 di Kota Solok.Materi yang disampaikan dalam bimtek pantarlih meliputi jadwal pelaksanaan coklit; persiapan pelaksanaan coklit; tata cara pelaksanaan coklit;tata cara pengisian formulir; tata cara pelaporan hasil coklit; selama pemberian materi, pantarlih diminta membuka buku kerja pantarlih sehingga diharapkan pantarlih paham dan dapat bekerja menggunakan buku kerja secara efektif dan efisien.Pantarlih adalah ujung  tombak  dalam  melakukan pemutakhiran  data  pemilih. Pantarlih yang telah ditetapkan oleh PPS diharapkan dapat bekerja secara optimal dalam proses pencoklitan. Dengan begitu  maka DPT Pemilu 2019 akurat dan berkualitas. Dukungan seluruh elemen masyarakat Kota Solok, sangat diharapkan untuk suksesnya tahapan Pemilu 2019. (kpu kota solok/ed diR)

KPU Lutra Bekali 25 Relasi Ilmu Sosialisasi

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 25 RelawanDemokrasi (Relasi) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Sulawesi Selatan 2018.Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Demokrasi KPU Lutra Sabtu (14/4/2018), turut dihadiri Ketua KPU Lutra Suprianto, Komisioner KPU Lutra, Syamsu Rijal, Abdul Aziz, Syamsul Bachri, Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati, para Kasubag dan Staf. Turut hadir dalam kegiatan ini Panwaslu Lutra dan Ketua PPK se-Kabupaten Lutra.Dalam sambutannya Suprianto  menyampaikan bahwa bimtek kepada Relasi penting untuk memberikan pemahaman mengenai tahapan pilgub sehingga memaksimalkan strategi atau model sosialisasi yang tepat kepada pemilih. Menurut dia ada enam hal yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat hingga menyentuh 80% ,yaitu pemilih pemula, perempuan, agama, disabilitas, profesi, masyarakat.KPU Lutra  sendiri menurut Suprianto berharap angka partisipasi dapat melebihi target yang ditetapkan KPU RI, yakni 78 persen. Dan melalui Relasi, upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, meningkatkan partisipasi pemilih dan kualitas demokrasi yang semakin baik.Pada sesi bimtek, ke 25 anggota Relasi dibagi dalam empat kelompok. Di tiap kelompok dipaparkan tentang tahapan pilkada dan hal penting dalammendidik pemilih, mengulas rencana program kerja Relasi.  Relasi bertugas hingga Juni 2018 dengan lebih banyak menyasar ke komunitas dengan beragam segmen pemilih. (ramadhan iqbal/ed diR)

10 Calon Anggota KPU Sulut Ikuti Fit and Proper Test

Manado, kpu.go.id - Proses seleksi calon anggota Provinsi KPU periode 2018-2023 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memasuki tahap Uji Kepatutan dan Kelayakan (fit & proper test) di Hotel Four Points, Manado Sabtu (14/4/2018) pukul 08.30 – 17.40 WITA.Ada 10 calon yang mengikuti proses ini, setelah sebelumnya dinyatakan lolos tahap tes psikologi. Mereka berasal dari calon incumbent KPU Provinsi Sulut (2 orang), Komisioner KPU kabupaten/kota, mantan anggota panwaslu, ASN Pemerintah Daerah Provinsi Sulut serta pemerhati kepemiluan. Dalam tes ini, peserta di berikan pertanyaan terkait integritas, independensi, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kepemiluan, klarifikasi terkait tanggapan masyarakat, terkait CAT dan tes psikologi yang telah dilakukan.Sebelum pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan, tim penguji dari Komisioner KPU, Ilham Saputra dan Viryan melakukan pertemuan dan komunikasi singkat dengan timsel untuk mendapatkan keterangan terkait proses seleksi dari awal hingga mendapatkan 10 orang calon anggota KPU Provinsi Sulawesi Utara tersebut.Berikut 10 calon anggota KPU Sulut yang mengikuti proses uji kepatutan dan kelayakan:1. Amrain Razak2. Ardiles Mewoh3. Christian Pangkey4. Deiby Londok5. Helty F. Massie6. Lanny A. Ointu7. Meidy Tinangon8. Rully Halaa9. Salman Saelangi10.Yessy Y. Momongan(dian/April/ed diR)

Populer

Belum ada data.