Berita KPU Daerah

Wahyu Setiawan Jadi Pembina Apel PPDP di Banyumas

Purwokerto, kpu.go.id - Gerakan Coklit Serentak (GCS) Pilkada Serentak Tahun 2018 dimulai hari ini, Sabtu 20 Januari 2018. Di awal pelaksanaannya, seluruh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di seluruh Indonesia mengadakan Apel PPDP dan Gerakan Coklit Serentak di Kecamatan masing-masing. Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) yang berjumlah tujuh (7) orang menyebar ke tujuh Provinsi besar di Indonesia yang mengadakan Pilkada Serentak, salah satunya adalah Jawa Tengah. Anggota KPU RI, Wahyu Setiawan berkesempatan hadir ke Kabupaten Banyumas untuk menjadi pembina Apel PPDP di halaman Balai Kelurahan Sokanegara, Purwokerto Timur, Sabtu (20/1).Apel diikuti oleh seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Purwokerto Timur, anggota Panitia Pemungutan Suara se Purwokerto Timur serta anggota PPDP se Purwokerto Timur yang berjumlah 105 orang.Selain itu, hadir juga anggota KPU Provinsi jawa Tengah, Hakim Djunaedi, Sekretaris Sri Lestariningsih serta staf sekretariatnya. Anggota KPU Kabupaten Banyumas beserta jajaran sekretariatnya juga hadir dalam Apel tersebut.Paska apel selesai, seluruh anggota PPDP, PPS, PPK, KPU Kabupaten, KPU Provinsi maupun KPU RI menyebar ke rumah-rumah yang sudah ditentukan untuk mencoklit.“Khusus hari ini, Coklit di seluruh Indonesia didampingi oleh tujuh anggota KPU RI,” terang Wahyu saat diwawancarai.Selain anggota KPU RI, Lanjut Wahyu, yang ikut melakukan pendampingan Coklit se Indonesia adalah KPU Provinsi sejumlah 155 orang, 1.905 orang KPU Kabupaten/Kota, 27.820 anggota PPK, 193.602 anggota PPS. Sedangkan jumlah PPDP se Indonesia adalah 385.791 orang. Sedangkan wilayah coklit meliputi 5.564 Kecamatan, 64.534 Desa dan Kelurahan serta 385.791 Tempat Pemungutan Suara (TPS).Dalam sambutan apelnya, Wahyu Setiawan menyampaikan bahwa Gerakan Coklit Serentak ini digelar di seluruh daerah di Indonesia yang mengadakan Pilkada Serentak. Dalam sehari ini (Sabtu, 20/1) KPU RI menargetkan sebanyak 1,5 juta rumah bisa dicoklit.“Setiap PPDP se Indonesia per hari ditargetkan mendatangi lima rumah, sehingga nanti target bisa tercapai,” pungkasnya. (rfk)

Tari Maggiri Warnai Peluncuran GCS 2018

Pangkajena, kpu.go.id - Dalam rangka  menyukseskan Program Nasional KPU RI,  Gerakan Coklit Serentak 2018, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menggelar Peluncuran Gerakan Coklit Serentak Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2018, peluncuran coklit tersebut dihelat di depan  rumah jabatan  Bupati Pangkep jalan Merdeka Kabupaten Pangkep, Sabtu (20/1/2018).Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pangkep  H.Syamsuddin A.Hamid , Ketua DPRD Kabupaten Pangkep H .Andi ilham Zainuddin, jajaran Pemda Kabupaten Pangkep , Ka Polres  Pangkep  dalam hal ini diwakili Kabag OPS  serta Keluarga besar KPU Kabupaten Pangkep.Acara diawali dengan Sambutan  dari Ketua KPU Pangkep, dalam mengawali sambutannya Burhan menyampaikan bahwa kegiatan coklit serentak ini adalah merupakan momentum bagi masyarakat Kabupaten Pangkep untuk memastikan bahwa dirinya terdaftar dalam DPT sebagai pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang akan dilaksanakan  tanggal 27 Juni 2018 mendatang.selain itu, Burhan menegaskan  behwa kegiatan pencoklitan ini akan dilakukan oleh PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) dengan mendatangi seluruh masyarakat di Kabupaten Pangkep. Setidaknya ada 32 personil Sekertariat bersama Komisionernya , 65 PPK  beserta sekretariatnya, 309 PPS beserta sekertariatnya dan 649 PPDP yang turun  pada hari ini,  melakukan pencocokan dan penelitian diseluruh masyarakat Kabupaten Pangkep mulai dari hulu  hingga ke hilir sampai wilayah kepulauan.’Katanya menambahkan.Lebih lanjut Burhan menyampaikan bahwa PPDP kami akan melakukan paling tidak  tiga hal,  pertama pencatatan yang kedua pencoretan dan yang ketiga melakukan pencocokan, PPDP akan  melakukan pencatatan bagi pemilih yang telah memenuhi syarat dan akan mencoret pemilih bagi yang tidak memenuhi syarat  dan akan memperbaiki atau mencocokkan pemilih yang  secara administrasi masih terdapat kekeliruan dalam administrasi kependudukannya,’Ujarnya.Sesuai dengan regulasi kita yang menegaskan bahwa paling tidak hanya dua komponen  yang dijadikan acuan masyarakat untuk terdaftar sebagai pemilih yaitu KTP-Elektronik dan Surat Keterangan (Suket) dari  dinas kependudukan dan catatan sipil (disdukcapil)  bahwa yang bersangkutan telah melakukan perekaman.Diakhir sambutannya Burhan menyampaikan   rasa terima kasih kepada masyarakat  Kabupaten Pangkep atas partisipanya dengan harapan kegiatan ini bisa diteruskan kepada masyarakat luas.Dalam kesempatan yang sama Ka Polres  Pangkep  dalam hal ini diwakili Kabag OPS  Mustafa Sani menyampaikan pihaknya siap mengawal seluruh tahapan demi tahapan  Pilkada serentak ini agar dapat berjalan aman dan damai, kita berharap dalam pelaksanaanya tahapan demi tahapan sangat penting untuk saling bersinergi demi terwujudnya  keamanan masyarakat Pangkep.Hal senada juga disampaikan Bupati Pangkep dalam sambutannya mengatakan sangat  mengapresiasi adanya kegiatan pencoklitan ini dan akan membantu sepenuhnya kegiatan  seperti ini, dia juga mengajak kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Pangkep untuk tidak ikut mencendarai pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018.’Ujarnya.Dengan momentum  yg ada sekarang mestinya data yg dihasilkan oleh  KPU  lebih bagus dari data sebelumnya. Kita berharap KPU agar lebih baik kedepan, kegiatan ini  sangat luar biasa kalau kemarin-kemarin dipemilihan ada kekurangan - kekurangan maka kita berharap dipemilu  yang akan datang   tidak akan terjadi lagi,’ujarnya lagi.Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Pangkep Andi Ilham Zainuddin menyampaikan yang intinya Bahwa selaku perwakilan dari rakyat sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU  Pangkep.Acara dilanjutkan dengan Pemasangan Atribut PPDP secara simbolis berturut turut  oleh Bupati Pangkep H. Syamsuddin A.  Hamid, Ketua DPRD Kab.  Pangkep Andi Ilham Zainudddin, Dandim 1421/Pkp yang diwakili oleh Pasi Ter Kapten Inv. Alimuddin, Kapolres Pangkep yg diwakili oleh Kabag Ops Kompol Mustsfa Sani, Kajari Kab. Pangkep diwakili oleh kasi intel mustar , Ketua Pengadilan Negeri yg diwakili oleh Panitera Muh. Nasir Syam, Plt.  Sekretaris Daerah Kab.  Pangkep Yatrib Pare, Kepala Kantor Catatan Sipil H. Mustari.Kemudian acara dillanjutkan  dengan Pementasan Tari Maggiri oleh para Bissu yang didatangkan dari Segeri  yang saat ini bagian dari Kabupaten Pangkep, Bissu memiliki dua elemen gender manusia yakni laki-laki dan perempuan, dalam bahasa bugis Pangkep disebut Calabai.Dalam acara  resmi, bissu punya gaun sendiri yang berbeda dengan pakaian laki-laki  dan perempuan , tata rias feminin, namun tetap memakai atribut maskulin.dalam budaya bugis masa silam, bissu mempunyai kedudukan yang sangat terhormat dan  disegani, sebagai penyambung lidah raja dan rakyat. Ratusan tamu undangan hening dan terpana pada saat gerakan maggiri ini diperagakan, para peserta coklit serentak yang hadir tercengang- cengang menyaksikan penampilan dan atraksi dari para Bissu yang  menusuk- nusuk telapak tangan dan leher mereka dengan  badik yang runcing dan tajam.hal yang sangat unik tusukan tidak meninggalkan bekas luka sedikitpun, meski para bissu menekan badik itu berkai kali dengan sekuat tenaga .Dipenghujung acara launching ini juga dilakukan pelepasan balon oleh Ketua KPU Kabupaten Pangkep yang dilakukan bersama-sama Muspida sebagai tanda dimulainya Coklit Serentak 2018.Hari pertama gerakan coklit serentak hari ini, yang menjadi sasaran coklit pertama KPU Pangkep adalah adalah rumah Bupati Pangkep, H.Syamsuddin A.Hamid , dilanjutkan rumah Ketua DPRD Kabupaten Pangkep H .Andi ilham Zainuddin.Kegiatan ini berakhir  pada pukul 10.30 WITA dan seluruh rangkaian acara berlangsung lancar tertib dan aman .(N12)

KPU Sumsel Tinjau Apel Kesiapan PPDP ke KPU Ogan Ilir

Indralaya, kpu.go.id - Sabtu (20/1) Hari pelaksanaan Gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Serentak - GCS di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir diawali dengan Apel Kesiapan PPDP yang dihadiri dan dipimpin langsung oleh Komisioner KPU Sumatera Selatan (Sumsel) Ahmad Nafi didampingi oleh Ketua dan seluruh Komisioner KPU Ogan Ilir, Sekretaris KPU Ogan Ilir dan Panwaslu Oan Ilir dengan peserta apel Sekretariat KPU Ogan Ilir, PPK, PPS dan PPDP.Ahmad Nafi menghimbau kepada seluruh PPDP mengenai Surat Edaran KPU RI Nomor 682 dimana disebutkan bahwa kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilu juga dilaksanakan oleh PPDP karena didalam ketentuan pendidikan dan sosialisasi pemilih bisa memanfaatkan kegiatan coklit secara door to door atau dari rumah ke rumah. Dan diharapkan PPDP dapat melaksanakan nya dengan metode tatap muka dan dialog dengan menyampaikan materi pentingnya pemilu dan pentingnya hak dan kewajiban pemilih.Ketua KPU Ogan Ilir Annahrir menambahkan agar PPK dan PPS untuk dapat mendampingi sekaligus memonitoring para PPDP dalam melaksanakan Coklit sehingga nantinya dapat menghasilkan data DPT yang berkualitas sesuai dengan Petunjuk Teknis yang telah di berikan melalui Bimtek PPDP oleh Amrah Muslimin Komisioner Divisi Program dan Data. Dan kepada seluruh masyarakat ogan ilir agar dapat proaktif bersama-sama dengan KPU Ogan Ilir mensukseskan kegiatan ini dan memberikan data-data kependudukan yang ada.Dengan selesainya apel kesiapan PPDP, KPU Ogan Ilir bersama Komisioner KPU Sumsel bersama-sama dengan PPK, PPS dan PPDP langsung menCoklit kerumah masyarakat. Dan berakhirnya kegiatan coklit pada hari ini tanggapan masyarakat pun menyambut hangat dan positif kegiatan ini.

Coklit Serentak, KPU Kolaka Utara di Tiap Kecamatan

Lasusua, kpu.go.id - Seluruh Komisioner KPU dan jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Kolaka Utara hari ini, Sabtu (20/1/2018) melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak di seluruh indonesia yang melakukan pemilihan serentak pada tanggal 27 Juni tahun 2018.Sebelum melakukan pencoklitan, ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terlebih dahulu melakukan briefing untuk mengarahkan kesiapan dan kebutuhan dari para PPDP ditiap wilayah kecamatan di kabupaten kolaka utara. Target pertama yang dilakukan dalam coklit perdana ini yakni lebih mengutamakan public figure di daerah wilayah masing-masing PPDP. Untuk di ibukota kabupaten, lasusua. PPDP beserta PPK dan didampingi oleh ketua KPU Kabupaten Kolaka Utara, Asriadi Budiwan dan salah seorang komisioner provinsi Sulawesi Tenggara Andi Sahibuddin. Mendatangi rumah H. Nur Rahman yakni Bupati Kolaka Utara dalam pencoklitan perdana serentak ini.Ada beberapa hal yang disampaikan diantaranya yaitu; tiap PPDP melakukan coklit sebanyak 5 rumah serta teknis mencoklit dengan menyiapkan Model A (model A-KWK, Model A-A2, Model A-A1, Model AA, dan model A3). Para tim komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Kolaka yang turun kelapangan mendampingi dan melakukan dokumentasi para PPDP dalam melakukan pencoklitan sebagai bahan laporan ke KPU provinsi Sulawesi Tenggara untuk selanjutnya ke KPU RI.Dengan sosialisasi coklit serentak ini bertujuan agar mampu mewujudkan kerja sungguh-sungguh dari para PPDP untuk mendatangi rumah ke rumah setiap warga dan melaksanakan prosedur ini dengan benar. Mencatat yang harus dicatat. Mencoret yang harus dicoret. Jadi tidak ada lagi petugas PPDP hanya dari belakang meja, dan tidak betul-betul datang ke rumah. Bukan karena merasa sudah hapal dengan data warga pemilih, lantas melakukan coklit hanya berdasarkan perkiraan.Petugas panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) di himbau untuk melaksanakan tugasnya melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) secara benar dan sungguh-sungguh.Pada coklit serentak ini PPDP tidak hanya melakukan pemutakhiran data pemilih di wilayah perkotaan saja. PPDP juga harus melakukan pemutakhiran data di wilayah-wilayah terisolir sebelum pemilu dilaksanakan.Setelah KPU melakukan Coklit Serentak pada tanggal 20 Januari 2018, para petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) mulai melanjutkan  pemutakhiran data pemilih hingga batas waktu pencoklitan.  Sehingga capaian KPU untuk pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada bulan Juni dapat benar-benar efektif dan maksimal (ti2)

PPDP Semangat Mencoklit

Kotamobagu, kpu.go.id - Tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih Pilkada Serentak di Kota Kotamobagu diresmikan langsung oleh Ketua KPU Kota Kotamobagu, Nova Tamon, Sabtu (20/01/18).Dalam sambutan sebelum melepas Nova berharap Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) bekerja ikhlas dan jujur, serta saling koordinasi satu dengan lainnya. “Dan yang lebih penting lagi PPDP harus kerja penuh waktu. Jangan sampai waktu yang hanya sebulan coklit ini tidak dimanfaatkan dengan baik,” ujar NovaKepada seluruh penyelenggara ditingkat bawah, Nova meminta kerjasamanya agar setiap persoalan dan problem yang muncul di lapangan bisa diselesaikan dengan baik. “PPK dan PPS diminta untuk mem-backup kerja-kerja PPDP. Karena kerja PPDP sekarang semuanya dicatat di buku kerja,” tegasnya. Total PPDP yang memulai coklit hari ini sebanyak 242 berasal dari 33 desa/kelurahan dengan 242 tempat pemungutan suara (TPS). Mereka akan mencoklit di hari pertama ini masing-masing minimal sebanyak lima rumah. “Tapi diharapkan kepada PPDP untuk tidak berpatokan pada lima rumah saja, lebih banyak yang dicoklit pada hari pertama ini lebih bagus,” tambah Asep Sabar, Komisioner KPU Kota Kotamobagu yang membidangi data pemilih.Saat melepas ratusan PPDP, PPK dan PPS untuk melakukan colkit, Asep berpesan untuk menuntaskan nama-nama pemilih yang ada di formulir atau daftar pemilih yang sudah diberikan ke PPDP.“Bila nantinya ditemui ada warga yang memang sudah lama menetap di wilayahnya namun tidak terdata di daftar pemilih langsung dikoordinasikan dengan PPS. Karena bisa saja mereka terdaftar di TPS lain atau memang sama sekali tidak terdaftar.”Surat Edaran KPU RI Nomor 60 Tahun 2018 sudah menegaskan bahwa pemilih yang sama sekali tidak memiliki dokumen kependudukan, PPDP tidak mendaftar pemilih yang bersangkutan dan menyarankan pemilih tersebut untuk mengurus administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kotamobagu agar dapat didaftar dalam daftar pemilih.“Sedangkan untuk pemilih yang belum memiliki atau melakukan perekaman KTP elektronik, PPDP harus memeriksa kartu keluarga (KK) dan atau KTP pemilih yang bersangkutan untuk memastikan pemilih tersebut benar-benar penduduk daerah pemilihan. Pemilih tersebut dicatat didalam formulir dengan keterangan belum KTP elektronik.” Hingga berita ini diturunkan proses coklit masih berlangsung. “Bahkan ada informasi yang diperoleh rata-rata PPDP sudah mendatangi lebih dari lima rumah. Mudah-mudahan semua lancar-lancar dan sesuai dengan aturan yang sudah dijelaskan saat bimtek,” pungkas Asep kepada media ini di ruang kerjanya. (**)

Masyarakat Kota Bima Sambut Baik GCS

Bima, kpu.go.id - Gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Serentak - GCS yang digalang Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk mendatangi minimal lima rumah oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada hari pertama masa GCS, Sabtu, (20/1) mendapat sambutan baik dari seluruh penyelenggara baik KPU Kota Bima, PPK, PPS maupun PPDP.Hari pertama pelaksanaan coklit untuk pemutakhiran daftar pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun 2018, KPU Kota Bima mengawalinya dengan apel gabungan pada pukul 07.30 Wita bersama PPK, PPS dan PPDP di Halaman Kantor KPU Kota Bima. Apel kesiapan yang diikuti hampir 500 orang penyelenggara ini untuk mendapatkan briefing dari Ketua KPU Kota Bima terkait proses pencoklitan khususnya coklit hari pertama yang ditujukan kepada para tokoh masyarakat di masing masing wilayah kerja PPDP. Briefing ini juga untuk menyemangati PPDP agar dapat bekerja dengan sebaik baiknya dalam mencoklit data pemilih.Selain itu Ketua KPU Kota Bima, Bukhari, juga mengingatkan, GCS seluruh Indonesia yang digalang hari ini akan diusulkan oleh KPU RI pada Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan coklit jumlah rumah terbanyak dalam satu waktu.Usai apel gabungan, PPDP bersama PPK dan PPS langsung turun lapangan untuk mendatangi rumah warga di masing masing wilayah kerjanya untuk melakukan coklit.Coklit perdana ini juga melibatkan Komisioner KPU Kota Bima ikut bersama PPDP dalam mencoklit di beberapa kediaman para tokoh masyarakat Kota Bima. Beberapa tokoh masyarakat itu antara lain, H. Qurais H. Abidin, selaku Walikota Bima, H. Gany Maskur, selaku Tokoh Agama, H. Umar H. Abubakar Husen, selaku mantan Wakil Walikota Bima , Drs. M. Saleh Ismail, selaku Ketua MUI Kota Bima dan H. Yusuf Usman selaku Ketua Ormas Islam Kota Bima.Selanjutnya, PPDP se Kota Bima yang berjumlah 374 orang ini bekerja melakukan pencoklitan hingga tanggal 18 Februari 2018.

Populer

Belum ada data.