Berita KPU Daerah

PPLN Hong Kong Resmi Bertugas

Hong Kong, kpu.go.id - Konsul Jenderal Tri Tharyat melantik Anggota Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) dan Sekretariat PPLN pada Perwakilan Hong Kong, Senin, (26/3/2018) di Ramayana Hall KJRI Hong Kong. Proses pelantikan diisi dengan pembacaan sumpah janji oleh Anggota PPLN dan penandatanganan Pakta Integritas bersama dengan Sekretariat PPLN.Di hadapan puluhan hadirin, Tri berpesan agar seluruh Anggota PPLN dan Sekretariat PPLN melaksanakan seluruh tugas dengan baik, penuh tanggung jawab dan komitmen. “Tugas ini memang menantang mengingat jumlah WNI yang berpotensi memiliki hak suara di wilayah akreditasi KJRI Hong Kong tercatat sekitar 150 ribu orang. Namun demikian, KJRI siap memberikan dukungan dan fasilitasi demi kesuksesan penyelenggaraan Pemilu Luar Negeri 2019,” ujar Tri.Dia mengatakan KJRI Hong Kong sendiri telah melakukan langkah persiapan untuk mendukung tugas PPLN. Seperti menyediakan tiga gedung di kawasan Hong Kong Island, Mong Kok dan New Territories yang akan digunakan untuk penyelenggaraan pemilu 14 April 2019 untuk Hong Kong dan Makau. “Kiranya Facebook Fanpage KJRI Hong Kong yang sudah di-follow 87 ribu orang dapat menjadi langkah awal yang bagus untuk sosialisasi dan edukasi calon pemilih di Hong Kong dan Makau,” uca[ Tri.Meski demikian, Anggota PPLN dan Sekretriat PPLN diharapkan tetap melakukan upaya-upaya lainnya guna mencapai target 51% partisipasi dari total pemilik suara di dua wilayah administrasi khusus RRT ini. Dengan jumlah WNI yang ada, PPLN pada Perwakilan RI Hong Kong berhak memiliki 7 Anggota PPLN yang terdiri atas Abdul Razak, Alfrince Since Mandiangan (dilantik kemudian), Elliana Makahaube, Medya Putri, Nurul Qoiriah, Sim Marestia Tania, dan Suganda Supranto, selaku Ketua PPLN. Di samping itu, terdapat pula 3 orang Sekretariat PPLN atas nama Andhika Galih P.H., Suci Aulia Maharani, dan Fajar Kurniawan yang bertindak selaku Sekretaris. (ppln hong kong/ed diR)

Penetapan Hasil Tes Tertulis Calon Anggota KPU Kabupaten, di Kalteng

Palangkaraya, kpu.go.id - Berdasarkan hasil rapat Pleno Tim Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten Kapuas, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat dan Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tentang Penetapan Hasil Tes Tertulis Calon Anggota KPU Kabupaten tersebut, Tim Seleksi mengumumkan nama-nama calon yang telah dinyatakan lulus tes tertulis.Pengumuman Nomor: 06/PP.06-Pu/62/Timsel-Kab/III/2018, tanggal 26 Maret 2018, selengkapnya KLIK DI SINI

284 Calon KPU Kab/Kota se-Sumbar Ikuti CAT

Padang, kpu.go.id - Sebanyak 284 peserta ujian calon anggota KPU kab/kota Sumatera Barat menjalani ujian akademik sistim Computer Assisted Test (CAT) di Pusat Labor Komputer Universitas Putra Indonesia (UPI YPTK) Padang Senin (26/3/2018).Pelaksanaan ujian CAT terbagi dua gelombang, dimana gelombang I dimulai pukul 07.30-09.30 WIB, sementara gelombang II dimulai pukul 10.00-12.00 WIB. Seleksi calon anggota KPU di 15 Kab/Kota ini dibagi dalam tiga kelompok tim seleksi. Tim Seleksi 1 meliputi daerah Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanahdatar dan Kota Bukittinggi. Tim Seleksi 2 terdiri dari Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Tim Seleksi 3 melingkupi Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat.Peserta Ujian CAT calon anggota KPU diikuti  berbagai latar belakang, mulai anggota KPU, dosen, profesional, unsur panitia adhoc pemilu serta elemen masyarakat lainya. Pelaksanaan sempat tertunda beberapa saat  karena server sempata mengalami gangguan, namun segera teratasi sehingga peserta dapat melanjutkan proses ujian. Usai mengikuti tes CAT, bagi peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti ujian psikologi pada 27-29 Maret 2018.(Romel/ed diR)

109 Pemilih Lapas Parepare Belum Miliki Kartu Identitas

Parepare, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare menggelar pertemuan dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Parepare Sulawesi Selatang untuk menindaklanjuti 109 warga binaan yang belum memiliki kelengkapan identitas.Mereka yang belum lengkap datanya diketahui belum memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). “Sebelumnya terdata sebanyak 158 warga binaan yang telah lengkap datanya. Tersisa 109  warga binaan itu yang harus melengkapi datanya,” ujar Komisioner KPU Kota Parepare, Divisi Program dan Data, Abdullah di Lapas Klas II Parepare, Senin, (26/3/2018)Turut hadir dalam kunjungan tersebut Panwas Kota Parepare dan diterima langsung Kepala Lapas Klas II Parepare Didik Heru Sukoco.Abdullah berharap Lapas Klas II Parepare dapat membantu 109 warga binaan untuk bisa melengkapi data kependudukannya, paling lambat pada 2 April mendatang. “Kalau sampai pada 2 April masih belum dipastikan datanya, dengan sangat terpaksa, mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya,” lanjut Abdullah.Kepala Lapas Klas II Parepare, Didik Heru Sukoco memastikan pihaknya akan semaksimal mungkin membantu warga binaannya yang belum terdata bisa menggunakan hak pilihnya dihari pemungutan suara nanti. Pihaknya juga akan segera memanggil dan mengecek langsung warga binaan yang disebut belum lengkap data kependudukannya. “Kami akan panggil satu persatu, kemudian kami sampaikan untuk harus melengkapi datanya. Jika sampai pada 2 April masih ada yang tidak memiliki kelengkapan data, apa boleh buat, terpaksa dia tidak bisa memilih,” pungkasnya. (hupmas kpu parepare/ruslan anwar/ady/ed diR)

KPU Pinrang Monitoring Pengumuman DPS Tingkat Desa

Pinrang, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pinrang menggelar monitoring dan supervisi pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat desa/kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pinrang, Senin (26/3/2018).Tujuan diselenggarakannya monitoring melihat tingkat partisipasi masyarakat dalam merespon pengumuman DPS. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari (26-27 Maret 2018) ini juga bertujuan melihat kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam mengumumkan dan mempublikasikan DPS kepada masyarakat baik masyarakat yang sudah terdaftar maupun yang belum terdaftar dalam DPS.Total DPS di Kabupaten Pinrang sendiri sebanyak 260.804 dengan rincian Laki-laki 125.773 dan Perempuan 135.031. “Kami menempelkan DPS dikawasan Kantor Lurah/Desa agar masyarakat dapat melihat langsung dan mengumumkan di tempat ibadah agar masyarakat pro aktif dalam mendaftarkan dirinya sebagai pemilih’ ungkap Ketua PPS Pacongan Tri  Handayani.Salah satu contoh di Kelurahan Pacongan Kecamatan Paleteang, PPS telah mengumumkan DPS di kantor kelurahan setempat dengan jumlah pemilih sebanyak 5.804 terdiri dari Laki-laki 2.755 dan Perempuan 3.049. “Alhamdulillah, sampai hari ketiga pengumuman DPS banyak masyarakat datang ke Kantor Kelurahan untuk melihat apakah namanya sudah tercatat di Daftar Pemilih Sementara, tambahnya.Selanjutnya Masyarakat juga bisa mengoreksi DPS apabila terdapat ketidaksesuaian identitas daftar pemilih yang ada di DPS sehingga PPS menindaklanjuti dengan memperbaiki daftar pemilih yang ada. Selama tiga hari dilaksanakan pengumuman DPS (sejak 24 maret) terdapat kendala teknis yakni adanya daftar nama yang sudah tercoklit tapi pada saat keluar daftar pemilih sementara nama tersebut tidak ada, sehingga membutuhkan ketelitian dan kejelian bagi PPS, PPK dan Operator tingkat kabupaten pada saat perbaikan daftar pemilih sementara yang jatuh pada tanggal 3 s/d 7 April 2018. (kpu pinrang/ardi arifin/ed diR)

Sosialisasi Sehari ala KPU Kab Banyumas

Purwokerto, kpu.go.id – Di hari yang sama, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menyambangi dua tempat untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi Pilkada Serentak 2018. Tempat pertama yang dikunjungi, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banyumas dengan target sosialisasi perempuan, anggota Pangurus Cabang (PC) Fatayat Nahdhatul Ulama (NU) Banyumas. Sementara tempat kedua Lapangan Banteran, Sumbang dengan target sosialisasi masyarakat umum.Ditempat pertama materi sosialisasi diisi Anggota KPU Kab Banyumas Ikhda Aniroh, yang menyampaikan tentang peran penting perempuan dalam pembangunan demokrasi di Indonesia. Setidaknya ada peran yang kerap jalankan perempuan dalam demokrasi, jadi pelaku dengan menjadi anggota legislatif serta menjadi pengguna hak pilih yang cerdas. “Yang tidak kalah penting juga perempuan bisa ikut menjadi penyelenggara pemilihan,” terang Ikhda, Minggu (25/3/2018).Dengan peran itu, perempuan menurut Ikhda dapat memperjuangkan kelompoknya dalam dunia politik. Ikut meningkatkan kualitas hidup perempuan, melakukan perbaikan hukum serta penguatan lembaga yang berkaitan dengan perempuan.Sementara itu, di kegiatan Lapangan Banteran, penyampaian informasi dilakukan dengan menyelipkan informasi pemilih melalui kesenian khas Banyumas, Ebeg (Kuda Lumping). Sosialisasi semacam ini dianggap lebih efektif mengingat saat ini tahapan pilkada sudah memasuki uji penyampaian Daftar Pemilih Sementara (DPS). “Jika ada yang kurang, kelebihan atau salah datanya, silakan laporkan ke ketua RT atau Panitia Pemungutan Suara setempat,” tutup Anggota KPU Kabupaten Banyumas Suharso Agung Basuki. (rfk/ed diR)

Populer

Belum ada data.