Berita KPU Daerah

Kejar Partisipasi Diatas 80%, Gencarkan Sosialisasi Hingga Tingkat Banjar

Gianyar, kpu.go.id –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar mengupayakan partisipasi pemilih tetap diatas 80% pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018. Salah satu cara merealisasikan target tersebut adalah dengan menggencarkan sosialisasi dari tingkat desa hingga tingkat banjar.“Partisipasi pemilih, terkait dengan kehadiran terutama pada 27 Juni 2018 nanti. Untuk itu kami akan terus-menerus melaksanakan sosialisasi mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai pada ke tingkat banjar,” ujar Ketua KPU Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putra, dikantornya, Kamis (22/3/2018).Untuk tingkat kecamatan, sosialisasi dapat dilakukan dengan menggelar jalan santai. Menurut Gde Putra, kegiatan semacam ini mudah dilakukan dan potensial diikuti oleh banyak orang. “Sehingga nantinya akan semakin banyak masyarakat khususnya di KabupatenGianyar yang mengetahui pelaksanaan Pilgub 2018,” ucap Gde Putra.Sementara untuk ditingkat desa, sosialisasi dapat menyasar ke banjar-banjar berupa pementasan seni dan budaya. Kegiatan ini juga dapat digelar dibarengi dengan acara lain semisal piodalan-piodalan maupun dalam acara ulang tahun pemuda. “Selanjutnya yang terakhir, untuk ditingkat Banjar KPU Kabupaten telah menyampaikan kepada PPK dan PPS diwilayah bersangkutan atau di banjar-banjar agar bisa juga menyampaikan dalam pesangkepan-pesangkepan (rapat-rapat) yang dilaksanakan di banjar-banjar,” tambah Gde Putra.Sementara itu Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan dan Pengembangan SDM, AA Istri Agung Darmawati mengatakan, terkait sosialisasi untuk pemilih pemula dilaksanakan disemua SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Gianyar. “Baik itu, negeri maupun swasta dengan menyelipkan pentas seni dan budaya,” ujar Darmawati.Dia melanjutkan, selain pemilih pemula sosialisasi juga telah menyasar para kelompok nelayan, pemilih perempuan, pelaku wisata serta tokoh masyarakat. “Kalau perempuan dengan mengundang seluruh organisasi perempuan yang ada di KabupatenGianyar, sementara tokohmasyarakat, tokoh adat serta kepala instansi pemerintah baik ditingkat kecamatan maupun ditingkat kabupaten di Gianyar,” tutup Damawati. (aga/mc/ed diR)

Kreasi dan Inovasi Sosialisasi untuk Tingkatkan Partisipasi Pilkada

Serdang Bedagai, kpu.go.id —KPU Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Inovasi Sosialisasi Pilkada untuk Kamis, (22/3/2018). Acara ini ditujukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dengan sadar akan pentingnya memberikan suara dan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea mengatakan bahwa keberhasilan pemilihan kepala daerah (pilkada) dan pemilihan umum (pemilu) salah satunya dilihat dari tingginya partisipasi masyarakat. Menurut dia ada dua upaya meningkatkan partisipasi, pertama memaksimalkan sosialisasi dan kedua bekerja sama dengan institusi lain, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). “Ini bagian dari inovasi yang sederhana,” ujar Mulia di Theme Park Hotel Pantai Cermin Serdang Bedagai.Kedua menurut dia, membuat langkah kreatif dan inovatif sehingga masyarakat tertarik menggunakan hak pilihnya. Upaya itu seperti membuat diskusi publik atau acara yang memang dapat melibatkan banyak orang didalamnya. Acara ini sendiri sengaja mengundang komisioner KPU kabupaten/kota di Sumut yang memegang divisi partisipasi masyarakat. Menurut Mulia penting untuk meningkatkan partisipasi juga ditujukan bagi pemilih pemula. Sosialisasi bisa dengan mendatangi sekolah-sekolah. “Siswa yang sudah bisa ikut memilih datanya direkam oleh Disdukcapil,” tambah Mulia.Sementara itu Anggota KPU Provinsi Sumut Divisi SDM dan Parmas Yulhasni juga menyampaikan materi mengenai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dengan memanfaatkan forum warga. Misalnya perkumpulan pengajian, organisasi masyarakat, sekolah atau kampus, lembaga dan lain sebagainya. “Kita yang berada dalam lingkungan forum warga harus mengambil kesempatan untuk mensosialisasikan pilkada,” tutup Yulhasni. (kpu sumut/ed diR)

Serunya Sosialisasi Pilkada Bareng Pemuda di Banyumas

Purwokerto, kpu.go.id – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Suharso Agung Basuki hadir sebagai pembicara sosialisasi Pilkada 2018 bersama Karang Taruna Muda Sejahtera Desa Susukan Kecamatan Sumbang, Banyumas Rabu (21/3/2018) malam. Sosialisasi digelar di Pendopo Sasana Wasesa dan turut dihadiri Camat Sumbang, Polsek Sumbang, Kepala Desa Susukan, panitia pengawas kecamatan (panwascam) setempat serta peserta lainnya.Dalam penyampaiannya, Agung mengingatkan posisi penting pemuda dalam suksesnya pilkada. Dia meyakini pemuda memiliki kesadaran tinggi terhadap nilai satu suara berarti dalam suatu pemilihan. Oleh karena itu dia mengimbau pemuda untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos pada 27 Juni 2018 nanti. “Sesuai dengan tagline kita, wong Banyumas mesti nyoblos,” ujar Agung.Dia juga mengingatkan bahwa tahapan pilkada akan memasuki tahapan uji publik Daftar Pemilih Sementara (DPS). Prosesnya akan dimulai pada 24 Maret 2018. Dia berharap setelah DPS terpasang di tempat-tempat umum, masyarakat bisa melihat dan kemudian mengoreksi kebenaran daftar yang ditampilkan. “Jika ada nama yang salah, adanya daftar pemilih yang sudah meninggal atau nama yang belum terekap dalam DPS, masyarakat lapor kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau ketua RT setempat. Pastikan daftar namanya benar dan lengkap. Jika ada yang keliru segera laporkan,” pinta Agung. Setelah uji publik DPS berakhir tahapan akan berlanjut ke penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).Usul E-VotingSementara itu saat sesi diskusi, Ketua Karang Taruna Muda Sejahtera Fajar Triono mengusulkan penggunaan sistem e-Voting dalam pemilihan. Dia menilai sistem tersebut dapat mengefisienkan waktu dan tenaga penyelenggaraan pemilihan. Selain itu dapat meminimalisir kegandaan penggunaan hak suara.Merespon hal itu Agung mengapresiasi, meski dia mengingatkan masih adanya keterbatasan didaerah tertentu untuk bisa melaksanakan sistem e-voting. “Realita di Indonesia masih memiliki daerah terpencil dan jauh dari kemudahan akses internet, akan menghambat sistem pemilihan secara online. Namun, bukan berarti e-voting tidak akan dilakukan, melainkan KPU berupaya memperbaiki sistemnya agar penyelanggaraan pemilihan ke depan lebih mudah,” tutup Agung. (rfk/ed diR)

Pendidikan Pemilih Bagi Masyarakat Marginal dan Disabilitas

Kabanjahe, kpu.go.id - Menekan angka golput dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumut 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo menggelar pendidikan pemilih dan sosialisasi pada masyarakat, khususnya kelompok marginal dan penyandang disabilitas. Dua kelompok ini dianggap rentan tidak ikut dalam proses pemilihan sehingga perlu mendapatkan edukasi lebih dari penyelenggara.Anggota KPU Kabupaten Karo Rahel Sukatendel, mengajak kelompok marginal dan disabilitas untuk menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni 2018. Menurut dia perlu ditanamkan sikap optimis terhadap calon pemimpin dengan memberikan kesempatan kepada mereka memimpin Sumut untuk lima tahun mendatang.Rahel melanjutkan, pemilu merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat. Melalui pemilu lah rakyat berperan aktif dalam menentukan penyelenggara pemerintahan. “Pemilu sebagai sarana melakukan pergantian pemimpin secara konstitusional. Melalui pemilu kita dapat mengeliminasi para pemimpin yang dirasa tidak dapat mengerjakan tugas dengan baik,” kata Rahel di Aula Kantor KPU Kabupaten Karo, Rabu (21/03/18).Rahel juga mengatakan menjadi pemilih cerdas adalah dengan mengetahui visi, misi dan program pasangan calon. Maka perlu bagi pemilih mengenali riwayat hidup dan rekam jejak pasangan calon yang akan dipilih. Memilih menggunakan penilaian obyektif tanpa dipengarungi faktor uang, hubungan kekerabatan, suku, daerah, agama dan lain-lain. "Mari memilih dengan hati nurani, kita harus lihat dengan hati nurani siapa sebenarnya calon akan kita pilih, bagaimana kualitas moralnya, intelektual dan keterampilan profesional yang dimilinya,“ tambah Rahel.Sementara itu Anggota KPU lainnya Anwar Tarigan dan Gemar Tarigan menjelaskan tentang tahapan pemutakhiran daftar pemilih. Setelah itu disambut sejumlah pertanyaan oleh peserta marginal dan disabilitas yang hadir. (kpu karo/ed diR)

Pastikan Hak Pilih Warga Binaan di Purworejo

Purworejo, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo menggelar sosialisasi kepada 130 warga binaan dan tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Purworejo, Rabu (21/3/2018). Sosialisasi dihadiri Ketua KPU Kabupaten Purworejo Dulrokhim, Anggota Suwardiyo serta Kepala Rutan Purworejo Eko Bekti Susanto.Dulrokhim dalam kesempatan itu memberikan materi tentang hak memilih bagi warga negara, persyaratan pemilih, proses penyusunan daftar pemilih, pemilu yang berkualitas, para bakal calon serta cara mencoblos.Adapun Suwardiyo memberikan materi tentang pemutakhiran daftar pemilih dan menindaklanjuti 13 warga binaan yang diketahui belum merekam KTP elektronik dan 30 warga binaan lainnya yang KTP-el nya saat ini masih ditahan oleh pihak kepolisian. “Kami akan segera koordinasi dengan Disdukcapil Purworejo agar warga binaan yang belum rekam KTP-el bisa segera merekam dan memiliki. Selain itu kami akan segera koordinasi dengan Kapolres Purworejo, agar KTP-el warga binaan yang masih ditahan bisa segera dikembalikan untuk digunakan pada saat mencoblos,” jelas Suwardiyo.Sementara itu Kepala Rutan Purworejo Eko Bekti Susanto mengapresiasi kegiatan sosialisasi KPU Kabupaten Purworejo ini. “Paling tidak kegiatan sosialisasi ini mampu memberikan pencerahan kepada warga binaan kami. Selain itu harapan kami semoga Pilgub Jateng dapat berjalan dengan baik. Hak pilih warga binaan kami bisa disalurkan,”  tambah Eko. (kpu purworejo Dr/ed diR) 

639 PPS Aceh Tamiang Jalani Bimtek Tata Kerja

Karang Baru, kpu.go.id - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tamiang, menggelar bimbingan teknis (bimtek) Tata Kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Aceh Tamiang untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Rabu (21/3/2018). Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 21-22 Maret 2018. Di hari pertama bimtek, peserta dibagi dalam tiga tempat pelaksanaan, di Aula Kantor Camat Kecamatan Sekerak untuk PPS dari Kecamatan Sekerak dan Kecamatan Bandar Pusaka, di Aula Kantor Kecamatan Kejuruan Muda untuk PPS dari Kecamatan Kejuruan Muda, Kecamatan Tamiang Hulu dan Kecamatan Tenggulun serta di Gedung Sosial Pertamina Rantau untuk PPS dari Kecamatan Rantau dan Kecamatan Seruway.Adapun untuk hari kedua bimtek juga membagi PPS dalam tiga lokasi pelaksanaan, di Aula Dishubkominfo Kabupaten Aceh Tamiang untuk PPS dari Kecamatan Karang Baru dan Kecamatan Kualasimpang, di Gedung PHR Gampong Tualang Baro untuk PPS dari Kecamatan Manyak Payed serta di Gedung Banta Ahmad Sungai Iyu untuk PPS dari Kecamatan Banda Mulia dan Kecamatan Bendahara.Ketua KIP Kabupaten Aceh Tamiang, M Alhamda menjelaskan bahwa kegiatan bimtek bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman akan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) PPS sebagai penyelenggara Pemilu 2019. Menurut dia sebagai penyelenggara PPS bukan hanya sebagai pelaksana teknis saja tetapi juga salah satu mata rantai informasi kepada masyarakat dalam kepemiluan. “Untuk itu bagi PPS nantinya dapat juga melayani masyarakat dengan informasi yang baik dan akurat sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terkait penyelenggaraan Pemilu,” kata Alhamda. Alhamda melanjutkan, bimtek sebagai ajang yang tepat untuk membangun kekompakan dan silaturahmi antar PPS terpilih. “Ini kegiatan awal, kami berharap mereka saling kenal dan terbangun kekompakan diantara kita,” tutup Alhamda. (PPID-KIP Kab. Aceh Tamiang/ed diR)

Populer

Belum ada data.