Berita KPU Daerah

Relasi Si Balu Siap Terjun ke Masyarakat

Baturraden, kpu.go.id - Sebanyak 50 anggota Relawan Demokrasi (Relasi) Si Balu, Kabupaten Banyumas usai mengikuti kegiatan Training of Trainers (TOT) di Hotel Queen Garden, Baturraden sejak 31 Maret – 1 April 2018. Selama dua hari Relasi Si Balu mendapat pembekalan dari fasilitator di Banyumas, seperti Bangkit Ari Sasongko dan Agus Wahyudi. Selain itu, sejumlah anggota KPU Kabupaten Banyumas juga turut memberikan pembekalan terkait hal teknis dalam melakukan sosialisasi.“Pahami betul kode etik relawan dan teknik kita dalam menyosialisasikan Pilkada kepada masyarakat,” ucap Imam Arif Setiadi, anggota KPU Kabupaten Banyumas divisi SDM dan Parmas.Relasi Si Balu sendiri hadir membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menyosialisasikan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) kepada masyarakat Banyumas. Usai mengikuti TOT, Relasi Si Balu siap diterjunkan ke masyarakat.Menurut Imam, Relasi Si Balu yang merupakan bagian dari penyelenggara pemilihan memiliki tanggung jawab besar dalam suksesnya Pilkada melalui sosialisasi yang mereka lakukan. Dia mengimbau agar Relasi Si Balu setidaknya menggelar sosialisasi minimal empat kali dalam satu bulan. Pertemuan bulanan sesama anggota Relasi Si Balu juga akan dilakukan setiap bulannya yang digunakan sebagai ajang evaluasi dan pembahasan rencana sosialisasi ke depan. “Anda adalah orang terpilih di Banyumas yang berkesempatan untuk berbuat lebih kepada Negara dan Banyumas,” tandas Imam dengan menggebu memberikan motivasi kepada peserta. (rfk/ed diR)

Sosialisasi Tiap Kecamatan dengan Target Pemilih Marjinal

Lasusua, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka Utara dibantu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menggelar sosialisasi tatap muka di sejumlah Kantor Kecamatan di Kolut, Minggu (1/4). Sosialisasi ini digelar sebagai upaya menginformasikan kepada pemilih marjinal yang domisilinya jauh dari perkotaan, diperbukitan, agar dapat mengetahui tahapan kepemiluan.Anggota KPU Kolut Divisi Program dan Data, Mahjur mengatakan sudah waktunya penyelenggara tidak berdiam diri, mendatangi warga langsung dari rumah-rumah. Dia mengatakan, untuk membentuk pemilih cerdas dan antusias tidak cukup hanya mengundang, namun juga mendatangi langsung. “Oleh karena itu, kita berinisiatif untuk mendatangi mereka lebih dekat lagi yakni mengumpulkan para peserta ini di kantor kecamatan,” ucap Mahjur.“Intinya kami menerangkan apa itu pemilihan, dan mengajak mereka untuk bisa berpartisipasi dalam pemilihan gubernur serta kapan diadakannya pemilihan khususnya pemilihan gubernur 2018. Karena kami berharap dengan gencarnya sosialisasi yang dilakukan, dapat meningkatkan partisipasi pemilih di wilayah Kabupaten Kolaka Utara," terang Mahjur M. (ti2/ed diR)

KGTC di Kolut Sasar Pemilih Pemula

Lasuasua, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka Utara (Kolut) menyosialisasikan tahapan pemilihan kepada pemilih pemula ke sejumlah sekolah di Kabupaten Kolaka Utara, Sabtu (31/3/2018). Kegiatan bertajuk KPU Kolut Goes To School (KGTC) ini melibatkan siswa-siswi kelas 3 SMA 1 Batu Putih, SMA 1 Pakue, SMK 1 Pakue Tengah serta SMA 1 Porehu.Kegiatan ini dilengkapi dengan paparan materi, tanya jawab serta kuis. Bahkan setiap siswa-siswi yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah souvenir. Sosialisasi pemilih pemula sebelumnya dilaksanakan di satu tempat dengan mengundang para siswa dan siswi, namun kali ini KPU Kolaka Utara melakukannya dengan mendatangi langsung sekolah.Anggota KPU Kolut, Martani Mustafa yang sosialisasi di Kecamatan Batuputih mengajak pemilih pemula menjadi pemilih yang cerdas dengan mengedepankan kecermatan dan tidak mudah terpengaruh dengan godaan uang atau money politic. “Sebab hal tersebut sangatlah merendahkan diri pribadi apalagi sebagai siswa siswi yang berpendidikan patutnya untuk tidak tergiur dengan hal seperti itu,” kata Martani.Anggota KPU Kolut lainnya, Sumardin Pere mengingatkan pelajar yang sudah berusia 17 tahun naun belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), untuk segera melakukan perekaman di Disdukcapil. “Sebab, kalau tidak melakukan perekaman tidak bisa memilih,” kata Sumardin. (ti2/ed diR)

Bimtek Coklit PPK Bangka Tengah: Berikan Pemahaman Tugas PPDP

Koba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah menggelar Bimbingan Teknis Pencocokan dan Penelitian (Coklit) pemutakhiran data pemilih kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Bangka Tengah pada Pelaksanaan Pemilihan Umum 2019, di Ruang Rapat KPU Kabupaten Bangka Tengah Sabtu (31/3/2018).Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada PPK ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tugas-tugas Petugas Pemutakhiran Data Pemilih(PPDP) yang dibentuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih. Ketua KPU Kabupaten Bangka Tengah Suryansyah dalam sambutannya menekankan penyelenggaran pemilu untuk paham dan mengerti tugas penyelenggara pemilu. Dia juga berharap PPK berkoordinasi dan tidak membuat keputusan sendiri. “PKPU nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilih di dalam negeri penyelenggaraan Pemilihan umum telah diterbitkan, untuk itu kita harus belajar dan berpedoman kepada PKPU tersebut, dan jangan sekali-kali kita melaksanakan kegiatan dengan tidak berpedoman pada peraturan yang berlaku, jika ada yang kurang dipahami bisa bertanya” ujar Surya.Surya berharap kedepannya pemutahiran data pemilih dapat berjalan lancar dengan tetap belajar dan koordinasi yang baik. “Materi dan video yang kami sampaikan agar dipelajari lagi karena kedepannya tugas kita akan banyak sekali, untuk itu dibutuhkan kerjasama yang baik antara KPU Kabupaten Bangka Tengah, PPK, PPS dan Pantarlih untuk menghasilkan data pemilih yang akurat.” tutup Surya.Anggota KPU Bangka Tengah Marhaendra Yuliansyah menambahkan, PPDP berkoordinasi dengan RT atau RW sebelum dan setelah melakukan coklit. Dia mengingatkan bahwa RT/RW yang memahami tentang kependudukan di wilayahnya.Sementara itu Kasubbag Program dan Data KPU Kabupaten Bangka Tengah Mirfandi menampilkan video terkait tugas pantarlih dengan demikian PPK yang hadir dapat mendapatkan gambaran tugas pantarlih. “Disini kami sampaikan ada beberapa formulir pelaksanaan seperti yang ditampilkan sekarang yaitu Model A-KPU, Pantarlih melakukan coklit dengan cara mendatangi pemilih langsung untuk mencocokan daftar pemilih pada formulir tersebut dengan KTP-El atau surat keterangan.” jelas Mirfandi. (c2p/ed diR)

Sosialisasi Tahapan Pemilu 2019 di DPRD Kota Solok

Solok, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar sosialisasi Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019 di DPRD Kota Solok Kamis (29/3/2019). Hadir dalam acara ini Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kota Solok, Pimpinan, Anggota dan Sekretariat DPRD Kota Solok.Dalam paparannya Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa menjelaskan tahapan dan program apa saja yang berjalan selama Pemilu 2019 di Kota Solok.  Mulai dari yang telah berjalan seperti tahapan pendaftaran dan verifikasi peserta Pemilu 2019, yang tengah berjalan tahapan penataan dan penetapan daerah pemilihan Pemilu 2019 atau pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih, hingga ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU kab/kota 15 – 21 Agustus 2018.Dijelaskan juga tahapan pencalonan anggota DPRD kab/kota 1-3 Juli 2018; pengajuan daftar calon 4-17 Juli 2018 dan verifikasi kelengkapan administrasi daftar calon dan bakal calon, tanggal : 5 – 18 Juli 2018.Sementara itu dalam pembukaannya Wakil Ketua DPRD Kota Solok Irman Yefri Adang mengucapkan terimakasih atas pemaparan tahapan, program dan jadwal Pemilu 2019. Menurut dia pemaparan ini menjadi bagian informasi yang sangat penting  bagi DPRD untuk ikut menyukseskan Pemilu 2019 di Kota Solok. “Untuk itu kepada seluruh yang hadir agar dapat mengikuti acara ini dari awal sampai akhir pertemuan, agar mendapatkan pemahaman yang sama terhadap pelaksanaan tahapan Pemilu 2019,” kata Irman.Irman juga meminta semua pihak ikut mendukung suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kota Solok, agar partisipasi pemilih meningkat dari Pemilu sebelumnya. Sebagai informasi tingkat partisipasi pemilih Pemilu di Kota Solok 2014 74,66 persen,  sementara untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 di Kota Solok adalah 65,04 persen. Adapun untuk Pilkada Kota Solok 2015 tingkat partisipasi 70,41 %. (KPU Kota Solok/ed diR)

PMII Unila Sambangi Mahan Demokrasi KPU Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung, kpu.go.id -  Sebanyak 15 mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon FISIP Universitas Lampung (Unila),berkunjung ke Mahan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung, Kamis (29/3/18).  Kunjungan yang bertajuk “Sekolah Demokrasi” itu mengangkat tema isu-isu starategis Undang-Undang Pemilu No 7 Tahun 2017 dan peran KPU Kota Bandar Lampung dalam pemilihan kepala daerah.Ketua PMII Rayon FISIP Unila, Ahmad Roby Ulzikri mengatakan, tujuan dari kunjungan tersebut adalah rangka pembelajaran demokrasi melalui pemahaman dan pengenalan undang-undang pemilu dan juga pembelajaran pemilu di Mahan Demokrasi  “Kami ingin belajar tentang pelaksanaan pemilu mendatang, dan bagaimana  KPU sebagai lembaga negara melaksanakan tugas dan fungsinya,” kata Roby.Para mahasiswa itu berdiskusi di Mahan Demokrasi dengan ketua KPU Kota Bandar Lampung, Fauzi Heri, Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Fadilasari, dan sekretaris KPU, Jainudin. Fadilasari meminta agar kader PMII menjadi pemilih yang cerdas dan aktif berpartisipasi dalam setiap moment kepemiluan. “Sekarang ini adalah tahapan pengumuman daftar pemilih sementara (DPS). Ayo, coba cek nama masing-masing, apakah sudah masuk semua dalam daftar pemilih,” katanya.Bila sudah masuk dalam daftar pemilih, jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya. “Mahasiswa zaman sekarang makin kritis, tentunya bisa memilih pemimpin secara cerdas. Jangan sampai Golput, itu berarti mengabaikan hak pilih sebagai warga negara,” katanya.Usai berdiskusi, mahasiswa lalu menonton film dokumenter pelaksanaan Pilwakot di Bandar Lampung tahun 2015 lalu. “Setelah menonton film itu, kami jadi tahu, ternyata tahapan pemilihan itu sangat panjang. Dimulai dari pendataan pemilih, pencalonan, penetapan calon, kampanye, sosialisasi, pencetakan logistik, baru kemudian tahap pemungutan suara,” kata Roby.Acara kemudian dilanjutkan dengan penjelasan simulasi pemungutan suara di ruang di simulasi, dipandu oleh staf Kasubbag Teknis KPU Kota Bandar Lampung, Manzully Arwan.  Suasananya yang sangat rilek, membuat mahasiswa kembali berdiskusi tentang tahapan pemilu. (kpu kota bandar lampung/wahyu nita sari/ed diR)

Populer

Belum ada data.