Berita KPU Daerah

Sosialisasi Pedoman Pelaksana Keuangan Pemilu 2019 di Dharmasraya

Pulau Punjung, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Dharmasraya menggelar Sosialisasi Pedoman Pelaksanaan Keuangan tahapan Pemilu 2019  di Gunung Medan Selasa (15/5/2018). Kegiatan dibuka oleh Kuasa Jabatan Ketua KPU Dharmasraya Zainal Efendi serta dihadiri Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Sekretaris dan Bendahara serta Sekretaris dan Bendahara Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kabupaten Dharmasraya. Dalam sambutannya, Zainal menyampaikan beberapa hal meliputi penyamaan persepsi terhadap pengertian dan pemahaman tentang proses pengelolaan keuangan badan penyelenggara pada jajaran kerja, baik itu di tingkatan KPU Kabupaten, PPK maupun PPS.Materi pertama tentang Struktur Organisasi dan Para Pejabat Pengelola Keuangan Daerah serta Pengelolaan Penggunaan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Pilkada 2019 disampaikan oleh Bahrum, SKM (Auditor Madya dari Kantor Inspektorat Kabupaten Dharmasraya), beberapa hal yang disampaikan antara lain Dasar Hukum, Prinsip - prinsip pengelolaan keuangan, Alur Pengelolaan Keuangan,dll.Pada Sesi Kedua Materi Pedoman dan Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran Tahapan Pemilu tahun 2019, beberapa hal yakni latar belakang, dasar hukum, tugas dan wewenang, dan tanggungjawab PPK/PPS, masa tugas PPK, jumlah penyelenggara ad hoc, Petunjuk Operasional Kerja (POK) disampaikan oleh Yenrizal Effendi, SE (Sekretaris KPU Kabupaten Dharmasraya) dan Iwan Prasetyo, A.Md (Bendahara).Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan akan didapat pengelolaan keuangan yang profesional, terbuka dan bertanggungjawab, sebagai uoaya untuk mewujudkan keterbukaan dan akuntabilitas pelaporan keuangan Pemilu. (wen/ed diR)

PKK di DKI Bersaing Dalam Lomba Cerdas Cermat Pemilu 2019

Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui Lomba Cerdas Cermat tingkat kabupaten/kota. Peserta dari lomba ini para ibu yang aktif sebagai pengurus Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Posisi seorang ibu dipandang memiliki peran vital dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi anggota keluarga serta lingkungan disekitarnya.Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Moch Sidik mengatakan, tujuan dari lomba ini adalah menyosialisasikan informasi mengenai tahapan dan jadwal Pemilu 2019 kepada masyarakat. “Selain itu, melalui lomba cerdas cermat diharapkan partisipasi masyarakat meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya,” ujar Sidik di Ruang pertemuan Blok G lantai 22 Balaikota DKI Jakarta Selasa (15/5/2018).Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lasari mendukung suksesnya Pemilu 2019. Seperti saat ini dukungan diberikan pada proses pencocokan dan penelitian (coklit) untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS). “Diharapkan ibu PKK di Provinsi DKI Jakarta juga ikut mendukung dan menyosialisasikan tahapan ini kepada masyarakat agar pendaftaran pemilih dapat berjalan dengan maksimal,” kata Premi.Lomba cerdas cermat ini berlangsung dengan meriah dengan sorak sorai pendukung masing-masing peserta. Pendukung juga menyiapkan yel-yel yang menambah semarak lomba. Keluar sebagai pemenang, PKK dari Kota Jakarta Barat, diikuti juara II tim Kota Jakarta Pusat dan juara III tim dari Kota Jakarta Utara. Masing-masing pemenang mendapatkan piala serta uang tunai dari KPU Provinsi DKI Jakarta. (hupmas kpu dki jakarta/ed diR)

Sosialisasi KPU Banyumas Ajak Kader HMI Mencoblos

Purwokerto, kpu.go.id – Meningkatkan kesadaran pemilih pemula di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menggelar sosialisasi bersama Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwokerto. Sosialisasi disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Banyumas Waslam Makhsid, di Restoran Libero, Purwokerto pada Selasa (15/5/2018) malam.Waslam mengungkapkan, pemuda harus peka terhadap situasi politik kebangsaan khususnya di Banyumas. “Menjelang hari pemilihan yang semakin dekat, ayo kita pahami situasu politik yang sedang terjadi di Banyumas,” ucap Waslam.Waslam menambahkan, Pemuda harus cerdas dalam mengenali setiap pasangan calon yang bertanding di Pilkada Banyumas. Dia membantu peserta sosialiasi dengan mengenalkan pasangan calon menggunakan leaflet. Disana terdapat nama, visi dan misi dari masing-masing calon. “Silakan maknai visi misi ini. Jadikan landasan memilih di antara dua pasangan calon ini,” terang Waslam.Lebih lanjut, Waslam menekankan kepada peserta agar menggunakan hak pilihnya, datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos di hari Rabu tanggal 27 Juni 2018.Sosialisasi berlangsung dua arah, menjelang akhir kegiatan, peserta berdikusi dengan menyampaikan tanggapan dan pertanyaan. Diskusi berlangsung cukup hangat, peserta menyampaikan tentang sistem demokrasi di Indonesia, ragam layanan dari KPU untuk pemilih serta tentang Pilkada yang sedang berlangsung di Banyumas sendiri. (rfk/ed diR)

Doorling, Cara PPK Panjang Sosialisasikan Pilgub

Bandar Lampung, kpu.go.id - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Panjang, Bandar Lampung memiliki terobosan sosialisasi bernama Doorling Show. Doorling adalah sejenis musik organ keliling yang  masih eksis di Kecamatan Panjang.“Biasanya Doorling ini disewa oleh warga yang hendak menggelar hajatan dengan biaya murah meriah. Kali ini kita gunakan sebagai media untuk memeriahkan acara sosialisasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung,” ujar Ketua PPK Panjang, Yusri, Rabu (15/5/2018).PPK dan juga PPS se-Kecamatan Panjang sendiri menggelar sosialisasi di empat tempat, yakni Pasar Senggol Kampung Baru dan Pasar Panjang di Kelurahan Panjang Utara, kemudian di  Jalan Trans (eks kantor transmigrasi) di Kelurahan Pidada, dan Pasar Rabu di Kelurahan Karang Maritim.Kegiatan sosialisasi berlangsung meriah. Yusri beserta tim PPK dan PPS, secara bergantian menyampaikan kepada warga waktu pelaksaan pemilihan gubernur, nama-nama pasangan calon gubernur dan mengajak warga menggunakan hak pilih.Menariknya, setiap kali PPK mengajukan pertanyaan warga saling berebut maju untuk menjawab pertanyaan. Bagi warga yang bisa menjawab pertanyaan, diberikan hadiah. Disela-sela sosialisasi, biduan dari organ Doorling menyanyi dan bergoyang bersama PPK dan PPS, sehingga menarik perhatian warga untuk mendekat.Anggota PPK Kecamatan Panjang, Firmansyah, mengatakan, sosialisasi dengan konsep Doorling itu tidak hanya digelar sehari saja. “Nanti mendekati pemilihan, yaitu tanggal 20 Juni, sosialisasi akan kami lanjutkan ke kelurahan lainnya,” ungkapnya.Sementara itu Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Fadilasari, mengajak warga menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara, dan meminta warga memilih sesuai hati nurani. “Ada empat pasangan calon gubernur kita, silakan dipilih mana yang terbaik. Tidak ada paksaan dan tekanan hendak memilih yang mana, Yang penting jangan Golput ya bapak ibu,” katanya.Ketua Divisi SDM, Partisipasi Masyarakat dan Kampanye KPU Kota Bandar Lampug itu mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh PPK dan PPS di Kecamatan Panjang. “Kegiatan ini sangat positif, karena PPK sebagai penyelengara pemilihan di tingkat kecamatan turut serta dalam mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya,” tutup dia. (kpu bandar lampung/ed diR)

Pemilih Pemula Harus Cerdas

Bandar Lampung, kpu.go.id – Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) juga dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung. Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (15/5/2018) di Aula Yayasan Pendidikan (YP) Universitas Lampung(Unila), Kecamatan Enggal, Bandar Lampung ini lebih menyasar pemilih pemula.Seratus siswa siswi antusias mendengarkan setiap materi yang dibawakan Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Dedy Triyadi dan Fadilasari. Disela-sela penyampaian diisi sesi tanya jawab baik dari pemateri maupun dari para siswa. Setiap siswa yang bisa menjawab ataupun bertanya mendapat souvenir dari KPU Kota Bandar Lampung.Saat dikonfirmasi, Dedy Triyadi mengatakan bahwa pemilih pemula harus aktif dalam setiap tahapan pemilu diawali dengan mengurus data kependudukan agar segera mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). “Pada pesta demokrasi yang akan datang, baik pemilihan gubernur maupun pemilihan legislatif, seorang warga negara harus memiliki KTP elektonik. Atau setidak-tidaknya memiliki surat keterangan (suket) dari Disdukcapil,” kata ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Bandar Lampung itu.Senada Anggota KPU Kota Bandar Lampung bidang SDM, Partisipasi Masyarakat dan Kampanye, Fadilasari, mengajak siswa sebagai generasi milineal menjadi pemilih cerdas.  Pemilih cerdas berarti kritis meneliti siapa calon yang akan dipilih, mencermati visi dan misinya, lalu bisa memilih pemimpin yang baik dan berkualitas. “Pemilih cerdas tidak memilih berdasarkan money politik dan tentunya, pada saat hari pemilihan, datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk memberikan  suaranya,” kata Fadilasari.Perempuan yang sempat berprofesi sebagai jurnalis menegaskan bahwa berpartisipasi dalam pemilu, adalah wujud tanggungjawab kepada bangsa dan negara dimana rakyat yang berdaulat. “Memilih di TPS itu sebentar, tidak sampai 5 menit. Dengan begitu, kita sudah menentukan siapa kepala daerah yang kita beri mandat melaksanakan pembangunan di provinsi Lampung ini selama 5 tahun,” tambah dia.Diakhir sesi para siswa menyaksikan pemutaran video cara tentang tata cara memilih di TPS. Acara makin meriah dengan penampilan stand up comedy yang dibawakan oleh staf KPU Bandar Lampung secara bergantian, yaitu Wahyu Nita Sari dan Ayu Kartika Sari dengan tema masa-masa indah SMA. (hupmas kpu kota bandar lampung/ed diR)

10 Calon Anggota KPU Sumbar Jalani Fit and Proper Test

Padang, kpu.go.id – Sepuluh calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 2018-2023 menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Hotel Grand Ina Muara Padang Selasa (15/5/2018).Uji kepatutan dan kelayakan tahap terakhir yang harus dijalani para calon sebelum ditetapkan lima di antaranya sebagai Anggota KPU Sumbar hingga lima tahun mendatang. Hadir sebagai penguji dua Anggota KPU RI, Evi Novida Ginting Manik serta Wahyu Setiawan.Kegiatan uji kepatutan dan kelayakan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Berikut kesepuluh calon Anggota KPU Sumbar 2018-2023, Aermadepa, Afrianto Korga, Amnasmen, Fikon, Gebril Daulay, Izwaryani, Nova Indra, Toni Marsi, Yanuk Sri Mulyani serta Yuzalmon. (romel/ed diR) Teks foto : Sepuluh orang calon komisioner KPU Sumbar ikuti ujian kelayakan dan kepatutan, Selasa (15/5) di Hotel Grand Ina Muara Padang.

Populer

Belum ada data.