Berita KPU Daerah

Belajar Kepemiluan, TKP Unair Sambangi KPU Bojonegoro

Bojonegoro, kpu.go.id - Mahasiswa Tata Kelola Pemilu (TKP) Universitas Airlangga (Unair) kembali mengunjungi sejumlah Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Timur dalam rangka kuliah lapangan. Kunjungan ke KPU Kabupaten Bojonegoro diselenggarakan Jumat, (11/5/2018) dan diterima oleh jajaran komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Bojonegoro di Ruang Media Centre.Bumi Angling Dharma saat ini tengah menyelenggarakan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bojonegoro 2018.Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Abdim Munib menyampaikan terimakasih kepada TKP Unair memilih KPU Kabupaten Bojonegoro sebagai tempat kuliah lapangan. Dia mengatakan lembaga pimpinannya senantiasa bertindak berdasarkan ketentuan yang ada, walau tidak jarang muncul masalah dalam pelaksanaannya. “Masalah itu dievaluasi dan menjadi masukan dalam rangka perbaikan di masa yang akan datang,” ujar Abdim.Anggota KPU Bojonegoro Divisi Teknis Fathurohman, memaparkan proses penyusunan daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Bojonegoro untuk Pemilu 2019 yang tahapannya berhimpitan dengan Pilkada 2018. Menurut dia pada prosesnya muncul dua opsi dapil dan setelah dilakukan uji publik, seluruh partai politik sepakat memilih dapil yang telah digunakan pada pemilu sebelumnya yaitu lima dapil. “Jumlah penduduk Kabupaten Bojonegoro sebanyak 1.313.722 tersebar di 28 kecamatan dan 430 kelurahan. Jumlah kursi yang akan diperebutkan parpol peserta pemilu di Kabupaten Bojonegoro dalam pemilu 2019 sebanyak lima puluh kursi,” kata Fathurohman.Anggota KPU Bojonegoro lainnya Khudori menjabarkan proses penyusunan daftar pemilih di KPU Kabupaten Bojonegoro. Dalam menyusun daftar pemilih, lembaganya berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti disdukcapil untuk perekaman E-KTP, BPJS agar pemilih usia lanjut yang malas mengurus E-KTP segera mengurusnya. Dia juga menyampaikan coklit berkelanjutan untuk Pemilu 2019.Isu terkait pemilih di lembaga pemasyarakatan (lapas), di rumah sakit serta pekerja musiman di Kabupaten Bojonegoro turut dibahas pada sesi tanya jawab. Dari 415 jumlah napi yang memiliki hak pilih, 140 diantaranya penduduk Bojonegoro sementara sisanya berasal dari luar Bojonegoro. Adapun terkait pekerja musiman, KPU Kabupaten Bojonegoro akan mencari rumusan yang lebih teknis melalui rapat pleno.Dosen pendamping TKP Unair Kris Nugroho, mengatakan bahwa kegiatan ini bentuk implementasi dan tekad Program Studi S2 Ilmu Politik peminatan Tata Kelola Pemilu Fisip Unair memberikan pembelajaran kepemiluan di lapangan kepada mahasiswa. “Kami banyak belajar teori 40% dalam perkuliahan kelas dan 60% praktik di lapangan,” ucapnya.Kris melanjutkan, yang dibutuhkan mahasiswa adalah gabungan antara teori dan praktik, meskipun mahasiswa TKP UNAIR telah mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Manfaat khusus dari kegiatan ini yaitu penguatan kelembagaan KPU agar lebih profesional dalam melaksanakan tugas-tugas kepemiluan,” tutup Kris. (novembri yusuf simanjuntak/ed diR)

Gandeng Bhayangkari Sosialisasikan Pemilu di Kota Solok

Solok, kpu.go.id – Menggandeng Bhayangkari, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menyosialisasikan tahapan Pemilu 2019. Bertempat di Ruang Pertemuan Polres Solok Kota Jalan KS Tubun, melalui kegiatan ini diharapkan informasi kepemiluan bisa semakin dirasakan oleh masyarakat. Terlebih dari Bhayangkari juga beberapa ikut aktif sebagai penyelenggara pemilu.“Ibu-ibu Bhayangkari Polres Solok Kota ada yang menjadi bagian dari penyelengara Pemilu, yaitu Ibu Mega sebagai PPS Kel. Kampung Jawa,” ucap Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa, Jumat (11/5/2018).Hadir dalam acara ini Ketua, Wakil Ketua, Pengurus dan Anggota Bhayangkari Polres Solok Kota, Ketua dan Anggota KPU Kota Solok, serta Ketua Panwaslu Kota Solok. Dalam penyampaian materinya Budi juga mengucapkan terimakasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan oleh Pengurus Bhayangkari Polres Solok Kota untuk menyampaikan Sosialisasi Tahapan Pemilu 2019.Budi juga mengingatkan kepada seluruh anggota Bhayangkari beserta keluarga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, untuk mengecek kembali hak pilihnya. (kpu kota solok/ed diR)

KPU Kota Solok Gelar Pendidikan Pemilih Berbasis Keluarga

Solok, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar pendidikan pemilih bertema “Forum Warga Berbasis Keluarga” kepada Perkumpulan Dalam Kaum Suku Melayu di Bawah Talang, Kelurahan Tanah Garam Kota Solok Kamis (10/5/2018). Hadir dalam kegiatan ini, Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok serta Anggota Perkumpulan Dalam Kaum Suku Melayu.Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan Pemilu 2019 serta tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) yang saat ini tengah berjalan. Dia berharap seluruh pihak berpartisipasi aktif dalam proses ini yang telah dimulai 17 April dan berakhir 17 Mei 2018. “Dengan memastikan seluruh rumah telah dikunjungi oleh pantarlih dan dilakukan coklit. Karena kita tidak ingin ada masyarakat Kota Solok yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, tidak terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019,” kata Budi.Adapun untuk dapat terdaftar sebagai pemilih, beberapa syarat yang diatur dalam Undang-undang (UU) seperti genap berumur 17 tahun atau lebih pada hari pemungutan suara, sudah kawin atau sudah pernah kawin, tidak sedang terganggu jiwa/ ngatannya, tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadi lan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.Selanjutnya masyarakat yang berdomisili di wilayah administratif pemilih yang dibuktikan dengan KTP-el, dalam hal pemilih belum mempunyai KTP-el dapat menggunakan Surat Keterangan (Suket) yang diterbitkan oleh dinas yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil setempat. Syarat lain, tidak sedang menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), atau Kepolisian Negara Republik Indonesia”. (kpu kota solok/ed diR)

KPU Banyumas Matangkan Persiapan Pencoblosan

Purwokerto, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Penghitungan Suara tahap II Pilkada Serentak 2018. Kegiatan selama dua hari Rabu-Kamis (9-10/5) digelar di Hotel Wisata Niaga, Purwokerto, diikuti oleh Ketua, Divisi Teknis dan operator Aplikasi Penghitungan (Situng) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Banyumas.Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi menyampaikan, bimtek ini digelar untuk mematangkan persiapan PPK menghadapi Tungsura yang pelaksanaannya sudah semakin dekat. “Dalam Bimtek ini kami lebih menekankan kepada praktik setelah teori. Kami yakin Bapak Ibu akan lebih mudah memahami jika praktik,” ungkap Unggul.Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Teknis Ikhda Aniroh melanjutkan, simulasi pemungutan dan penghitungan suara sengaja dibuat dengan berbagai persoalan. Langkah ini dilakukan untuk membiasakan penyelenggara menghadapi persoalan yang mungkin terjadi di lapangan sebenarnya."Ujian pretest menjadi kegiatan yang paling awal dilakukan. Peserta Bimtek diuji sejauh mana pengertian mereka terhadap Tungsura. Setelah itu barulah materi disampaikan dilanjutkan dengan praktik atau simulasi atas apa yang telah disampaikan," jelas Ikhda. Dia juga menegaskan agar peserta mencermati setiap informasi yang disampaikan. Informasi yang didapat, lanjutnya, harus disampaikan lagi kepada penyelenggara di bawahnya.“Ini sangat penting. Pahami betul tata caranya jangan sampai ada kekeliruan pada saat pelaksanaannya nanti,” tegasnya.Dalam simulasi, peserta berperan sebagai penyelenggara layaknya yang sebenarnya. Tahap demi tahap disimulasikan secara utuh dimulai dari pembacaan sumpah penyelenggara sampai perekapan hasil pemungutan suara. Rencananya, Bimtek serupa akan dilakukan oleh PPK divisi teknis kepada PPS dan KPPS di waktu mendatang. (rfk/ed diR) 

10 Calon KPU Kalteng Jalani Fit and Proper Test

Palangkaraya, kpu.go.id - Sebanyak 10 (sepuluh) orang calon Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Rabu (9/5/2018). Kegiatan yang bertempat di Swissbell Hotel Danum Palangka Raya ini menjadi rangkaian terakhir dari tahapan seleksi calon Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah periode 2018-2023.Pelaksanaan tes dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 16.15 WIB. Penguji pada kegiatan ini dua Komisioner KPU RI, Hasyim Asy’ari dan Viryan memberikan pengarahan sebelum dilakukannya Uji Kepatutan dan Kelayakan (fit and proper test). Saat Uji Kepatutan dan Kelayakan dimulai kepada 10 (sepuluh) orang calon Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah Periode 2018-2023 diberikan kesempatan kepada setiap calon menjelaskan materi terkait integritas, wawasan kepemiluan dan organisasi KPU dalam waktu 30 menit. (G.C/ed diR)Berikut nama 10 (sepuluh) calon yang mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan  (fit and proper test).1.            Anyualatha Haridison, M.Si.2.            Bhayu Rhama, ST., MBA, Ph.D.3.            Eko Wahyu Sulistiobudi, SE.4.            Gazalirrahman, S.Pd.I. M.AP.5.            Harmain, M.Pd.I6.            Sahlin, Drs.7.            Sapta Tjita, S.Sos8.            Sastriadi, S.Pd., M.Hum9.            Taibah Istiqamah, S.Pd. 10.         Wawan Wiraatmaja, ST, M.Si.

Populer

Belum ada data.