Berita KPU Daerah

Bernuansa Alam, KPU Kota Solok Gelar Kursus Kepemiluan

Solok, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar Pendidikan Pemilih melalui kegiatan “Kursus Kepemiluan, Pemilu 2019”. Bertempat di Pondok Pertemuan P3A Banda Tangah Karambia Paktikah, Kawasan Sawah Solok, kegiatan turut dihadiri Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok serta 20 orang peserta kursus kepemiluan gelombang I.Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Solok Budi Santoso menjelaskan bahwa kursus  kepemiluan  berisi pelatihan singkat terkait materi-materi kepemiluan sehingga bisa menambah pengetahuan peserta kursus. “Program Kegiatan Kursus Kepemiluan (Election Courses) yang kita laksanakan hari ini adalah gerakan sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih," ujar Budi, Rabu (9/5/2018). Terkait pelaksanaan kegiatan yang dilakukan di alam terbuka, dikawasan agrowisata Sawah Solok, Budi menjelaskan agar peserta dapat lebih mudah menyerap ilmu tentang kepemiluan. Dia juga menjelaskan bahwa tujuan akhir dari kegiatan ini juga nantinya akan ditempatkan sebagai pelopor (pioneer) demokrasi dengan membentuk komunitas-komunitas peduli pemilu. "Peserta kursus ini diharapkan nantinya akan  menjadi mitra KPU  Kota Solok, PPK dan PPS  dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih. Bentuk peran serta masyarakat ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran yang tinggi, serta tanggung jawab penuh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu  secara optimal," tambah Budi. Anggota KPU Kota Solok lainnya, Asraf Danil Handhika dan Jonnedi memaparkan materi tentang tahapan, program dan jadwal Pemilu 2019. Dalam pemaparan materi ini juga dibentuk forum diskusi kelompok yang membahas materi : tahapan pemilu 2019, pemutakhiran data pemilih, partai politik peserta pemilu 2019, kampanye serta pemungutan dan penghitungan suara di TPS Pemilu 2019. Masing-masing kelompok memaparkan hasil diskusinya dilanjutkan dengan tanya jawab. Seluruh peserta kursus kepemiluan mengikuti acara dari awal sampai akhir dan acara ditutup dengan evaluasi dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta kursus oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Solok. (kpu kota solok/ed diR).

KPU Kotamobagu Lantik PAW PPK dan PPS Pilkada

Kotamobagu, kpu.go.id – Melengkapi struktur panitia adhoc untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kotamobagu 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melantik pergantian antar waktu (PAW) satu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta empat Panitia Pemungutan Suara (PPS), Rabu (9/5/2018).Satu PPK yang dilantik adalah Samsul Lasena yang berasal dari Kecamatan Kotamobagu Utara menggantikan Ridwan Kalauw yang telah dilantik menjadi anggota KPU Kota Kotamobagu menggantikan Aditya Tegela yang mengundurkan diri.Sementara empat PPS yang dilantik Sapto Dwicahyo Mokoginta menggantikan Ari Pratama Umar (Genggulang, Kotamobagu Utara), Prayudi S. Bulow menggantikan Mardiana Dg Matadjang (Motoboi Kecil, Kotamobagu Selatan), Yelian Damopolii menggantikan Y Sugianti dan Endang Makalalag menggantikan Tersa Lomamay (Pobundayan dan Matali, Kotamobagu Timur).Ketua KPU Kota Kotamobagu, Nova Tamon, mengatakan pelantikan PAW empat petugas adhoc dalam rangka mengisi dan melengkapi struktur yang kosong yang ditinggalkan PPK maupun PPS sebelumnya. “Pengisian kursi kosong ini penting mengingat pelaksanaan pemungutan dan rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilkada 2018 tinggal beberapa hari lagi,” kata Nova.Senada, Anggota KPU Kota Kotamobagu, Asep Sabar berharap PPK dan PPS yang baru dilantik bisa langsung menyesuaikan diri. Menurut dia meski masa kerja PPK dan PPS hasil PAW hanya sebentar, namun komitmen untuk bekerja sungguh-sungguh sangat dibutuhkan. “Sebagaimana sudah disampaikan dalam pakta integritas dan sumpah janji,” jelas Asep.Asep juga meminta PPK dan PPS yang baru untuk menjunjung tinggi sikap netralitas, profesionalitas dan berintegritas dalam menjalankan tugas hingga akhir masa jabatan nanti. Terlebih dalam beberapa hari ke depan PPK dan PPS akan berhadapan dengan tahapan yang paling penting dan sangat menentukan, yaitu pemungutan suara serta rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilkada 2018. Pada tahapan tersebut dibutuhkan kerja serius dan penuh waktu. “Tahapan ini sangat menentukan kita semua, bukan hanya PPS, PPK, bahkan hingga KPU Kota Kotamobagu. Terutama yang terkait dengan kredibilitas dan komitmen kita terhadap pelaksanaan pilkada yang berintegritas beserta hasil-hasilnya,” tutup Asep. (kpu kota kotamobagu/ed diR)

Warga Kudus, Jumat Ini Ayo Saksikan Debat Cabup-Cawabup

Kudus, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus akan menggelar debat perdana Calon Bupati dan Calon Bupati Kabupaten Kudus 2018-2023. Debat terbuka yang yang dinantikan oleh masyarakat ini rencananya akan digelar disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional I News TV serta jejaring media sosial (medsos) Facebook KPU Kabupaten Kudus Jumat (11/5) pukul 19.00-21.00 WIB.Debat dipastikan menarik karena para paslon akan memaparkan visi, misi serta programnya kepada masyarakat.Komisioner KPU Kabupaten Kudus Divisi Parmas Eni Misdayani mengajak masyarakat untuk menyaksikan debat Pilkada Kab Kudus perdana. Dia mengatakan bahwa debat penting disaksikan karena bagian dari pendidikan politik bagi masyarakat. Selain itu visi, misi serta program dari pasangan calon nantinya bersinggungan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJPMD) Kabupaten Kudus. “Dan visi, misi serta program tersebut harus direalisasikan oleh pasangan calon,” kata Eni.Lebih jauh Eni mengatakan, melalui debat jadi bekal bagi masyarakat untuk menentukan pilihannya di 27 Juni nanti. Mana paslon yang memiliki program yang sejalan dengan keinginan pemilih. (mnf/ed diR)

Baru Perdana, Dua Paslon Kota Padang Terlibat Debat Sengit

Padang, kpu.go.id – Debat publik perdana Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang digelar di Hotel Mercure, Padang, Senin (7/5/2018) malam. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menghadirkan dua pasangan calon (paslon), Emzalmi-Desri Ayunda (nomor urut 1) serta Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa (nomor urut 2) yang terlibat perdebatan sengit, membahas tema “Pemerintahan yang Bersih, Tertib dan Melayani”.Emzalmi mewakili pasangan nomor urut satu menegaskan bahwa pemerintahan yang bersih dan melayani merupakan misi pasanganya jika terpilih nanti. Mereka juga berjanji akan menjalankan roda pemerintahan yang transparan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan ekonomi, pendidikan yang layak, menekan angka penggangguran di Kota Padang serta mewujudkan Padang menjadi kota industri,” kata Emzalmi.Sementara mewakili pasangan nomor urut dua, Mahyeldi memastikan kelanjutan dari program yang telah dijalankannya sejak lima tahun yang lalu seperti memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, menjaga aparatur sipil di pemerintahan Kota Padang terhindar dari korupsi serta memberikan pelayanan yang baik hingga tingkat kecamatan, kelurahan sampai RT. “Memberikan perlindungan dan kenyamanan maksimal terhadap masyarakat melalui penguatan pasukan penegak perda demi melindungi warga dari penyakit masyarakat,” tutur Mahyeldi.Debat dihadiri Ketua KPU Kota Padang M Sawati, Anggota KPU Kota Padang Divisi Hukum Riki Eka Putra, Ketua Panwaslu Kota Padang Dorri Putra, Ketua KPU Sumatera Barat (Sumbar) Amnasmen beserta anggota lain, Anggota Bawaslu Sumbar Fifner Rangkoto, Forkompimda, pimpinan partai politik pengusung pasangan calon serta massa dari kedua paslon. Debat terdiri dari lima segmen, disiarkan langsung oleh Padang TV, TVRI serta RRI Padang. Hadir sebagai panelis, Rusdi Lubis, Muhammad Taufik, Aidinil Zetra, Edi Utama, Khairul Fahmi dengan moderator Charles Simabura. Debat selanjutnya akan digelar 12 Mei mendatang dengan tema “Pembangunan Ekonomi, Industri, Pariwisata serta Pembangunan Kelautan dan UMKM. Sementara tema debat ketiga membahas “Agama, Pendidikan dan budaya”. (romel/ed diR)

Perempuan Punya Peran Sentral dalam Politik

Tondano, kpu.go.id - Geliat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terus dilakukan. Strategi segmentasi target kelompok dalam sosialisasi pilkada menjadi rujukan.  Setelah sebelumnya fokus pada ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemilih pemula, kali ini segmen penting yang disasar KPU minahasa adalah Pemilih Perempuan.Terbaru,  sosialisasi pemilih perempuan digelar di Kecamatan Remboken, Senin (7/5/2018). Ketua KPU minahasa,  Meidy Tinangon sekaligus Korwil II,  menjelaskan bahwa sosialisasi untuk pemilih perempuan penting sebab perempuan memiliki posisi yang sama dengan pemilih laki-laki. “Laki-laki dan perempuan sama kedudukan serta hak dan kewajiban dalam politik termasuk dalam hajatan pilkada," ujar Tinangon.Menurut dia, sejak dulu perempuan Minahasa telah menunjukan peran yang besar dalam memimpin atau menentukan pemimpin. Dia mencontohkan tokoh Maria Walanda Maramis adalah salah satu pejuang yang mewakili perempuan di lembaga legislatif, Minahasa Raad atau Dewan Minahasa di era kolonial. “Kita berharap peran perempuan dalam Pilkada 2018 juga akan makin signifikan. Sekalipun tak ada perempuan sebagai calon tetapi pemilih perempuan harus tampil sebagai motor dalam mewujudkan pilkada yang kredibel dan aman,” tutur Tinangon. Tinangon mengatakan, keikutsertaan perempuan bukan sekadar menggunakan hal pilih,  tapi berperan menjadi penyelenggara pemilu, menjadi pengawas atau pemantau ataupun juga turut memainkan peran sebagai insan peneduh dan pembawa suasana damai di masa pilkada yang dimulai dari relasi dan komunikasi ibu dengan suami dan anak-anak. (admin/ed diR)

Kemah Demokrasi KPU Banyumas Lahirkan Seratus Pemimpin Muda

Purwokerto, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melaksanakan kegiatan Kemah Pemimpin Muda Untuk Pilkada Berintegritas di Baturraden Sabtu-Minggu (5-6/5/2018). Sebanyak 100 peserta mengikuti kemah tersebut menyatakan siap mendukung dan menyukseskan Pilkada Serentak 2018 di Banyumas serta siap untuk menjadi pemimpin di waktu yang akan datang.Kemah yang diadakan di Lereng Gunung Slamet dimaksudkan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada peserta. Anggota KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif Setiadi mengatakan, generasi muda yang kelak menjadi pemimpin adalah yang menentukan sejahtera atau bobroknya negeri. Oleh karena itu, generasi muda diajak mengikuti kemah demokrasi untuk bisa menjadi pemimpin yang mensejahterakan. “Mari bersama-sama kita bangun negeri ini menjadi lebih baik,” ungkap Imam saat materi sesaat sebelum Api Unggun khas perkemahan menyala.Hadir juga pada kegiatan itu Sunanto, Kordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (Kornas JPPR) sebagai pemateri. Sunanto atau yang lebih akrab dipanggil Cak Nanto ini menyampaikan akan pentingnya pemilih mengenali calon beserta visi misinya. Ia mengajak kepada agar menjadi pemilih yang cerdas.Paska pembekalan materi, peserta mendeklarasikan kesiapan mereka menyukseskan Pilkada Tahun 2018. Kesiapan itu dituangkan dalam penandatangan papan deklarasi oleh peserta. Setiap perwakilan dari 20 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang menjadi peserta menandatanganinya satu-persatu.“Kami peserta Kemah Pemimpin Muda siap menyukseskan Pilkada Serentak Tahun 2018,” ucap peserta dengan lantang secara bersama-sama.Sebagai upaya mengeratkan kekompakan antar peserta, instruktur kemah menyiapkan beragam permainan menarik dalam outbond di Minggu paginya. Terdapat permainan Buldoser, Pindah Air, Samson dan Dahlia, Traffic Jam dan Ular Tangga Demokrasi. Peserta terlihat menikmati sejumlah rangkaian kegiatan di kegiatan itu. Eka widyanti, salah seorang peserta menyampaikan apresiasinya atas kemah ini. Menurutnya, kemah ini sukses besar. Ia berharap, akan ada follow up sebagai langkah nyata atas selesainya kegiatan ini. (rfk/ed diR)

Populer

Belum ada data.