Berita KPU Daerah

10 Tim Verifikator Balon Perseorangan Sumbar Resmi Bekerja

Sumbar.kpu.go.id - Tim verifikasi penelitian administrasi syarat dukungan bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) mulai memverifikasi syarat jumlah minimal dukungan dan sebaran serta verifikasi administrasi dan analisa dukungan ganda balon DPD RI.Sebanyak 26 orang syarat dukungan  balon DPD yang  telah  menerima Tanda Terima (TT) dilakukan verifikasi.Koordinator Tim Penelitian Adminstrasi Aan Wuryanto mengatakan kegiatan penelitian dan verifikasi syarat dukungan balon DPD dilakukan mulai 27 April-10 Mei 2018. Ada 10 tim verifikator, dimana masing-masing tim berisi dua orang, satu bertugas sebagai operator dan penginputan data sementara satunya bertugas meneliti syarat dukungan balon DPD.Wuryanto menambahkan, tim verifikasi tidak menargetkan berapa syarat dukungan yang dapat periksa dalam satu hari. Namun secara pribadi dia menargetkan mampu memverifikasi 5 ribu hingga 20 ribu lembar KTP syarat dukungan. “Dengan 10 tim kita sanggup untuk melakukan verifikasi,” kata Wuryanto.Dia menambahka bahwa tingkat ketelitian saat verifikasi sangat dibutuhkan mengingat prosesnya juga harus menyesuaikan Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Perseorangan (SIPPP) dengan hardcopy dan lampiran fotocopy E-KTP . (romel/ed diR)

Road Show KPU Bandar Lampung di Mal Bumi Kedaton

Bandar Lampung, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Lampung di Mal Bumi Kedaton, Jumat (27/4/2018). Acara yang diselingi berbagai jenis hiburan itu berhasil menarik perhatian para pengunjung dan karyawan mall.Komisioner KPU Kota Bandar Lampung Divisi SDM, Partisipasi Masyarakat dan Kampanye, Fadilasari, mengatakan, sosialisasi di mal dilakukan dengan pertimbangan tren masyarakat Kota Bandar Lampung yang banyak menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan. Menurut dia sosialisasi dengan mengunjungi pusat keramaian semacam ini sebelumnya juga sudah dilakukan di dua pasar tradisional, yaitu pasar Tugu dan pasar Way Halim.Hadir dalam kegiatan ini Komisioner KPU Kota Bandar Lampung lainnya, Dedy Triadi, sekretaris Jainudin, para staf dan tenaga pendukung di KPU Kota Bandar Lampung. Selain itu para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Bandar Lampung turut meramaikan acara tersebut.Dalam orasinya, Fadilasari mengajak pengunjung dan karyawan mall untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilgub 27 Juni mendatang. “Jangan sampai golput ya. Ada empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Silakan dipilih berdasarkan hati nurani masing-masing,” katanya.Mantan jurnalis itu menjelaskan,  siapa saja yang boleh memilih dalam pilkada nanti, yaitu warga yang sudah berusia 17 tahun atau sudah kawin, memiliki KTP elektronik (KTP-el), dan terdaftar dalam daftar pemilih.  “Ayo kita gunakan hak konstitusional warga negara dengan terlibat dalam memilih pemimpin, demi kemajuan provinsi Lampung dan negara ini,”  tambah Fadilasari.Sekretaris KPU Bandar Lampung, Jainudin, mengajak agar warga meramaikan pesta demokrasi mendatang dengan ikut memberikan hak suaranya. “ Untuk itulah kami hadir disini, mengingatkan masyarakat Bandar Lampung, bahwa pemilihan gubernur sudah hampir tiba waktunya. Ayo beramai-ramai datang ke tempat pemungutan suara pada 27 Juni mendatang,” katanya.Acara sosialisasi sendiri diselingi aneka hiburan, seperti solo song, gitar tunggal khas Lampung, stand up komedi, pembacaan puisi demokrasi, dan akustik. Duet pembaca acara dari staf pendukung KPU Kota Bandar Lampung, Gh

Sidak BNN Kab Muna: KPU Negatif Narkoba

Muna, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna menerima kunjungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muna yang dipimpin Kepala BNN Kab Muna La Hasariy. Kunjungan mendadak BNN Kab Muna sendiri adalah untuk melakukan pemeriksaan dan tes narkoba kepada seluruh jajaran KPU Kab Muna baik komisioner maupun sekretariat.“Agar tidak ada upaya untuk menghindari pemeriksaan dan tes narkoba atau adanya upaya rekayasa terhadap hasil pemeriksaan jika adanya pemberitahuan terlebih dahulu terhadap rencana kunjungan,” ujar La Hasariy Jumat (27/4/2018).Pemeriksaan bebas narkoba sendiri dilakukan dengan cara memeriksa urine dimana Ketua KPU Kab Muna La Ode Muhamad Amin sebagai orang pertama  yang diambil sampelnya untuk kemudian diperiksa. Pemeriksaan berlanjut ke Sekretaris KPU Kab Muna Halisi dan dilanjutkan ke seluruh jajaran sekretariat KPU Kab Muna. Pemeriksaan yang dilakukan oleh BNN selama sekitar satu jam.“Seluruh peserta negatif atau dapat dismpulkan KPU Kab Muna bebas narkoba atau tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba,” tambah La Hasariy.Menyikapi pemeriksaan ini Amin mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BNN Kab Muna dan sepakat bahwa perlu ada pemeriksaan dadakan untuk memastikan tidak ada peserta tes yang menghindar atau mencari cara agar hasil pemeriksaan tidak terbukti menggunakan narkoba. Dia juga bangga bahwa seluruh jajaran KPU Kab Muna bebas narkoba. “Saya merasa bahagia bahwa di akhir masa jabatan tidak ada pejabat maupun staf di KPU Kab Muna yang terindikasi menggunakan narkoba dan berharap semoga ini bisa dipertahankan sampai seterusnya,” kata Amin.Sekretaris KPU Kab. Muna menegaskan bahwa sebelumnya tidak ada penyampaian resmi dari BNN Kab Muna tentang rencana kunjungan ke KPU Kab Muna. Terhadap hasil pemeriksaan dan tes narkoba kepada seluruh jajaran sekretariat KPU Kab Muna baik dirinya selaku Sekretaris, para Kasubag dan Staf baik PNS maupun non PNS dimana hasilnya negatif saya bersyukur kata Halisi, artinya bahwa Sekretariat KPU Kab. Muna sebagai bagian dari penyelenggara Pemilu telah benar-benar siap menjadi penyelenggara yang baik dan berharap agar jangan pernah mendekati narkoba apalagi memakainya.Diakhir kunjungan ini Kepala BNN Kab Muna mengucapakan terimakasih kepada Ketua dan seluruh jajaran KPU Kab. Muna dan berharap KPU turut menjadi pionir dalam ikut mengkampanyekan anti narkoba. (kpu kab muna/ed diR)

Pastikan Kembali Hak Pilih di DPT Pilkada 2018

Kotamobagu, kpu.go.id – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kotamobagu Asep Sabar mengingatkan bahwa tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) telah memasuki masa pengumuman daftar pemilih tetap (DPT). Oleh karena itu dia berharap masyarakat yang telah memiliki hak pilih dan telah memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau surat keterangan untuk memastikan kembali hak pilihnya dalam DPT.“Kalau belum terdaftar, sebaiknya lapor ke panitia pemungutan suara (PPS) yang ada di masing-masing kelurahan/desa dengan membawa KTP-el serta surat keterangan dari Dinas Dukcapil. Bagi yang belum terdaftar di DPT akan disiapkan daftar pemilih tambahan (DPTb),” jelas Asep dikantornya Jumat (27/4/2018).Asep juga mengajak kepada semua pihak untuk sama-sama mengawasi dan memantau DPT tersebut. Sebab menurut dia bisa saja nama-nama yang ada didalam DPT belum mencantumkan nama kerabat atau mencantumkan nama pemilih yang sudah tidak berhak seperti meninggal pindah status dan seterusnya. “Silakan sampaikan semua masalahnya ke PPS di desa/kelurahan masing-masing,” lanjut Asep.Sebagaimana diketahui, hasil pleno DPT tanggal 17 April 2018 lalu jumlah pemilih Kota Kotamobagu pada pilkada tahun 2018 sebanyak 85.800 orang. Jumlah terdiri dari Kecamatan Kotamobagu Barat 29.958 orang, Kotamobagu Selatan 22.281 orang, Kotamobagu Timur 21.452 orang, dan Kecamatan Kotamobagu Utara 12.109 orang.Pada Pleno DPT Pilkada 2018 yang tertuang dalam berita acara bernomor 79/PL-03.1-BA/7174/KPU-Kot/IV-2018 dan ditandatangani lima Komisioner KPU Kota Kotamobagu tersebut, tercatat pemilih baru sebanyak 565 orang, sedangkan untuk pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 726 orang. “Diminta kepada PPS dan PPK untuk memantau pelaksanaan pengumuman DPT yang akan berlangsung hingga hari H pemungutan suara 27 Juni 2018 mendatang. Yang terpenting lagi jangan sampai DPT yang terpasang tersebut rusak, sehingga tidak bisa dibaca oleh pemilih,” pungkasnya. (kpu kota kotamobagu/ed diR)

26 Balon DPD Daftar di Sumbar

Sumbar, kpu.go.id - Penyerahan syarat dukungan bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) resmi ditutup Kamis (26/4) pukul 24.00 WIB. Selama lima hari (22-26 April 2018) proses penyerahan syarat dukungan calon perseorangan balon DPD RI,  tim verifikasi pendaftaran calon peserta perseorangan KPU Sumbar mengeluarkan 26 tanda terima (TT) untuk balon DPD yang mendaftar. Anggota KPU Sumbar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat selama proses penyerahan syarat dukungan balon DPD RI.Terutama kepada seluruh tim verifikator penyerahan syarat dukungan balon DPD RI KPU Sumbar. Juga kepada Bawaslu Sumbar yang hingga dini hari masih mengawasi jalannya penutupan pendaftaran bersama di jajaran Polda Sumbar serta Polsek Padang Utara.Nurhaida mengatakan, usai ditutup, selanjutnya tim verifikator balon DPD RI KPU Sumbar 27 April-10 Mei 2018 akan bekerja memeriksa syarat dukungan dari para pendaftar. “Yang diverifikasi jumlah minimal dukungan dan sebaran, verikasi administrasi dan analisa dukungan ganda,” tutup Nurhaida di Aula KPU Sumbar Jumat (27/4/2018) dini hari.Ke-26 balon DPD RI  yang telah menerima TT dan selanjutnya akan diverifikasi antara lain, Zul Evi Astar (dukungan 4.758 lembar, tersebar di 19 kabupaten/kota), Muslim M Yatim (dukungan 2.945 lembar, tersebar di 13 kabupaten/kota), Ibrani (dukungan 2.311 lembar, tersebar di 15 kabupaten/kota), Nurkhalis (dukungan 2.576 lembar, tersebar di 16 kabupaten/kota), Helmy Panuh (dukungan 3.361 lembar, tersebar di 16 kabupaten/kota), Irdam Imran (dukungan 2.864 lembar, tersebar di 15 kabupaten/kota), Julia F Agusta (dukungan 2.321 lembar, tersebar di 14 kabupaten/kota), Leonardy Harmaini (dukungan 3428 lembar, tersebar di 19 kabupaten/kota), Zainal Akil (dukungan 2.874 lembar, tersebar di 19 kabupaten/kota), Alkudri (dukungan 5.442 lembar, tersebar di 19 kabupaten/kota).Mulyadi Afmar (dukungan 3.220 lembar, tersebar di 14 kabupaten/kota), Icu Zulkafril (dukungan 2.222 lembar, tersebar di 13 kabupaten/kota), Alirman Sori (dukungan 2.382 lembar, tersebar di 11 kabupaten/kota), Afrizal (dukungan 2.591 lembar, tersebar di 12 kabupaten/kota), Ramal Saleh (dukungan 2.719, tersebar di 14 kabupaten/kota), Komi Chaniago (dukungan 3.178 lembar, tersebar di 14 kabupaten/kota), Attila Majidi (dukungan 3.403 lembar,tersebar di 15 kabupaten/kota), Yushardi Malay (dukungan 2.090, tersebar di 13 kabupaten/kota), Desra Ediwan (dukungan 3.433 tersebar di 18 kabupaten/kota), Ema Yohana (dukungan 2.842 lembar, tersebar di 15 kabupaten/kota), Chairul Umaiya (dukungan 2.612 lembar, tersebar di 13 kabupaten/kota), Salman (dukungan 2.481 lembar, tersebar di 12 kabupaten/kota), Asnawi Bahar (dukungan 2.564 lembar, tersebar di 12 kabupaten/kota), Tukiman (dukungan 2.552 lembar, tersebar di 11 kabupaten/kota), Rany Hastyasih (dukungan 2.696 lembar, tersebar di 11 kabupate/kota), Yuherman (dukungan 2.960  lembar, tersebar di 16 kabupaten/kota). (romel/ed diR) Teks Foto : Anggota KPU Sumbar Nurhaida Yetti tutup penyerahan syarat dukungan balon DPD RI Rabu, 26/4 di aula KPU Sumbar. 26 balon DPD siap diveifikasi.

Gelar Debat Publik Perdana, Paslon di Luwu Adu Visi Misi

Luwu, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu menggelar debat publik tahap pertama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Luwu 2018-2023, di Aula Kantor Bappeda Luwu, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu. Kamis (26/4/2018). Debat disiarkan langsung stasiun Televisi Swasta Fajar TV dan mengambil tema “Pembangunan Ekonomi, Pembangunan pertanian, pendidikan, dan Pelayanan Publik Untuk Kesejahteraan Masyarakat".Debat dihadiri oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Paslon Nomor urut 1, Basmin Matayyang-Syukur Bijak, dan Paslon nomor urut 2, Patahudding-Emmy Tallesang, Pendukung paslon, sejumlah undangan lainnya seperti masyarakat, Pemuda dan lainnya.Terdapat enam segmen debat, salah satunya pemaparan visi dan misi setiap pasangan calon.Sementara itu, moderator dalam debat ini, Komisioner KPID Sulsel, Periode 2014-2017, Fauziah Erwin, sedangkan para panelis, Dosen Ekonomi pembangunan FEBI UIN Alaudin makassar, Sirajuddin, Dosen administrasi/kebijakan Publik UNIFA Makassar, Muliyadi Hamid, aktivis Perempuan,LSM KPI,SP, WALHI dan juga Dosen Unismuh Makassar, Wahidah Rustam.Dalam sambutannya, Ketua KPU Luwu, Abd Thayyib Wahid R, menyampaikan bahwa debat publik ini merupakan bagian dari tahapan Pilkada Luwu, dimana KPU Luwu berharap dengan debat publik ini masyarakat Luwu dapat menentukan pemeeintahannya selama lima tahun kedepan. “Debat kandidat ini adalah bagian dari proses menentukan pimpin Luwu yang dinginkan masyarakat. Masyarajat bisa memilih dan melihat visi-misi dari masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu tahun 2018,” ujar Thayyib.Keseruan terjadi selama pelaksanaan debat,  setiap paslon memaparkan visi dan misinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Sawerigading. Meski demikian suasana para pendukung masing-masing pasangan calon tetap kondusif. Debat mendapat pengawalan ketat dari aparat Gabungan TNI - POLRI. (kpu kab luwu/ ed diR)

Populer

Belum ada data.