Berita KPU Daerah

PPK Jatilawang Sosialisasikan Pilgub Jateng ke Masyarakat Bonokeling

Jatilawang, kpu.go.id –Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jatilawang, Banyumas ikut menyosialisasikan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018 kepada masyarakat adat Bonokeling Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang. Sosialisasi diselenggarakan di kediaman Ketua Pelestari Adat Bonokeling, Sumitro pada Selasa (20/3/2018) malam.Sebanyak 50 peserta hadir mengikuti sosialisasi yang berlangsung khidmat dan menarik tersebut.Dalam pemaparan materinya, Ketua PPK Jatilawang Masturi  berharap melalui kegiatan sosialisasi ini masyarakat dapat mengetahui lebih banyak informasi tentang penyelenggaraan Pilgub Jateng 2018. “Mari kita simak bersama agar informasi terkait Pilkada yang disampaikan bisa kita mengerti,” ucapnya.Pada kesempatan PPK juga mengenalkan dua pasangan calon yang maju dalam kontestasi Pilgub Jateng 2018, antara lain pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen dan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Ia mengimbau agar masyarakat memilih secara cerdas, menentukan pasangan calon berdasarkan program dan visi misi yang diusung.“Kita harus jadi pemilih cerdas. Pilih calon yang bisa mensejahterakan kita. Tolak politik uang,” tambahnya.Lebih jauh dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak lupa untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu 27 Juni 2018 mendatang. Sebab satu suara yang diberikan akan menentukan kualitas pemimpin yang akan datang. “Jangan sampai ada anggota kelompok adat Bonokeling yang golput,” pungkasnya. (rfk/ed diR)

PPK Ogan Ilir Ikuti Bimtek Tungsura

Indralaya, kpu.go.id – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Ogan Ilir mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2018 di Gedung Serbaguna RM Sederhana, Selasa (20/3/2018).Hadir sebagai pembicara para komisioner KPU Ogan Ilir yang dipimpin oleh Ketua Annahrir. Dalam paparannya dia mengajak PPK untuk mendukung suksesnya Pilgub Sumsel 2018 dan Pemilu 2019. Untuk mencapai dua tujuan itu maka penting bagi jajaran tingkat kecamatan membantu kegiatan sosialisasi dengan menyampaikan informasi tentang pilgub maupun pemilu kepada masyarkat.Annahrir juga mengingatkan tentang pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang diangkat oleh PPS atas dasar keputusan KPU kabupaten/kota. Dia juga berpesan agar memerhatikan masa kampanye pasangan calon dan metode yang diperbolehkan sesuai Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2016 meliputi Kampanye Pertemuan Terbatas, Kampanye Pertemuan Tatap Muka, Penyebaran Bahan Kampanye dan Alat Peraga Kampanye (APK).Sementara itu anggota KPU Ogan Ilir Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Massuryati menyampaikan paparan mengenai tata cara pelaksanaan pemilu dimulai dari persiapan sebelum hari Pemungutan suara, perhitungan suara hingga rekapitulasi hasil perhitungan suara sesuai dengan aturan PKPU Nomor 8 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 9 Tahun 2018. Persiapan dan perlengkapan TPS menurut dia harus diperhatikan mulai dari tempat dan keadaan atau kondisi TPS harus layak serta memadai, lokasi mudah dijangkau, perlengkapan logistik dicek dan harus siapkan satu hari sebelum pemungutan suara, jumlah surat suara harus sesuai dengan DPT dan ditambah 2,5 % dari jumlah DPT yang ada, pembagian tugas dan fungsi KPPS, PPS memastikan anggota KPPS harus teliti dalam kegiatan pemungutan dan perhitungan suara, formulir yang disediakan harus diisi sesuai dengan fungsi formulir itu sendiri.Massuryati juga mengingatkan agar setiap kejadian yang berlangsung saat pemungutan suara dan perhitungan suara dicatat didalam kejadian khusus. “Agar setiap kegiatan apapun yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan karena kegiatan pemilihan ini berdasarkan peraturan yang ada,” tutupnya. (kpu ogan ilir/ed diR)

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, KPU Purworejo Gelar FGD

Purworejo, kpu.go.id - Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Komunitas Semua Segmen di Hotel Ganesha, Selasa (20/1/2018). Kegiatan FGD diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua ormas, mahasiswa serta insan pers di Purworejo.Ketua KPU Kabupaten Purworejo Dulrokhim menjelaskan tujuan dari digelarnya FGD adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu ditengah tren partisipasi masyarakat dari pemilu ke pemilu yang cenderung menurun. Di Jateng sendiri partisipasi masyarakat dalam Pilgub 2008 sebanyak 62,46 persen dan 2013 sebanyak 58,52 persen.Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Purworejo Pudjiono mengusulkan agar KPU melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula terutama OSIS dan guru PKN. KPU juga diharapkan mendorong paslon dan parpol menggerakkan kadernya mengajak masyarakat datang ke TPS. “Selain itu, para intelektual juga perlu digarap,” ucap Pudjiono.Sementara itu perwakilan insan pers, Gunarwan mengusulkan agar KPU Purworejo memanfaatkan jajaran hingga tingkat bawah, PPS untuk memperkuat sosialisasi. KPU Purworejo menurut dia juga harus mengawal kegiatan tersebut agar benar terlaksana. “Dalam kegiatan keagamaan juga perlu disampaikan pesan pentingnya memilih pemimpin yang amanah. Sedang untuk pemilih di luar kota supaya dibujuk agar bisa kembali dan mencoblos saat pemilihan. Dan melibatkan tokoh masyarakat dalam sosialisasi,” imbuh Gunarwan. (Dr/Foto Hupmas/ed diR)

KPU Sumbar Serahkan LIP ke Komisi Informasi

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyerahkan Laporan Layanan Informasi Publik (LIP) ke Komisi Informasi (KI) setempat Selasa (20/3/2018). Penyerahan ini  sesuai amanat Peraturan KPU (PKPU) 1 Tahun 2015 dan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang pengelolaan informasi publik bagi setiap  penyelenggara termasuk KPU Sumbar.Penyerahan dilakukan langsung Kepala Bagian (Kabag) Teknis, Hukum dan Hupmas Agus Caturianto dan diterima Ketua KI Sumbar Syamsu Rizal. Hadir dalam acara serah terima Komisioner KI lainnya Dt Sondri, Adrianto Tuswandi, Yurnaldi serta Arfitriati.Dalam penjelasannya, Agus Caturianto mengatakan dalam laporan yang disampaikan, KPU Sumbar telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya ketebukaan informasi publik dibidang kepemiluan.Sementara itu Syamsu Rizal mengapresiasi  ketaatan asas KPU Sumbar menindaklanjuti amanat UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik maupun terhadap Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2015.Adapun Komisioner KI lainnya Adrianto Tuswandi mengatakan, Maret 2018 adalah batas akhir penyerahan Laporan Layanan Informasi Publik ke KI dan laporan ini menurutnya akan dijadikan satu dan sekian indikator penilaian pemeringkatan badan publik tahun 2018. (Romel/ed diR)

Sosialisasi Pilgub dan Pemilu di Lutim Berbasis Keluarga

Malili, kpu.go.id - Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 27 Juni 2018 serta Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) semakin gencar sosialisasi serta memberikan pendidikan pemilih kepada masyarakat.Salah satu metode sosialisasi dan pendidikan pemilih yang digunakan adalah berbasis keluarga. Cara ini dianggap cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih terutama bagi pemilih perempuan, pemilih pemula dan disabilitas.Komisioner KPU Lutim Divisi Sosialisasi, Muhammad Ayyub mengatakan khusus untuk segmen pemilih perempuan dapat menjadi basis sasaran karena dianggap punya kemampuan menyebarluaskan informasi yang diterimanya kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.Selain itu Ayyub juga meminta agar sosialisasi dan pendidikan pemilih diarahkan untuk mencegah masyarakat terlibat dalam politik uang dan menolak segala bentuk informasi yang menyesatkan. “Pentingnya memilih pemimpin, dampak politik uang, nomor urut pasangan calon serta nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019,” tutur Ayyub Selasa (20/3/2018).Kegiatan sosialisasi sendiri mulai dilaksanakan KPU Lutim sejak 12 Maret 2018 di Pesisir Pantai Lauwo Kecamatan Burau, dilanjutkan di TPI Malili Desa Wewangriu Kecamatan Malili pada 20 Maret 2018. Dan terus dijadwalkan hingga pelaksanaan Pilgub 2018 dan Pemilu 2019. “Tempat yang menjadi sasaran kegiatan diutamakan yang memiliki partisipasi rendah pada Pilkada 2015 lalu,” tambah Ayyub. (hupmas lutim/ed diR)

Tertarik Angkat Sao Macca KPU Kabupaten Soppeng Jadi Skripsi

Watansoppeng, kpu.go.id – Meski baru satu tahun namun keberadaan Sao Macca dilingkungan KPU Kabupaten Soppeng telah menarik minat mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar untuk mengangkatnya menjadi sebuah judul skripsi.Sao Macca sendiri adalah nama Rumah Pintar Pemilu (RPP) milik KPU Kabupaten Soppeng. Keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kepemiluan di Soppeng dan Indonesia pada umumnya. Atas dasar ini, mahasiswi bernama Andi Muhrani kemudian mengangkatnya dalam karya ilmiah “Studi Peran Serta Rumah Pintar Pemilu Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih”.Ditemui saat yang bersangkutan berkunjung ke Sao Macca Selasa (20/3/2018) lalu, Muhrani mengatakan bahwa kedatangannya untuk melakukan wawancara terkait tujuan dan fungsi didirikannya RPP di Kabupaten Soppeng maupun disemua tempat di Indonesia.Dia juga menjelaskan progres hasil penelitian yang tengah dilakukannya, seperti penentuan responden yang berasal dari masyarakat umum baik pemilih pemula (dari kalangan siswa SLTA), awak media dan partai politik yang pernah mengunjungi Sao Macca, maupun yang belum pernah mengunjungi tetapi pernah mendengar.Muhrani dalam penelitiannya juga ingin menanyakan lebih jauh terkait belum tingginya minat masyarakat menyambangi Sao Macca serta masih minimnya sarana dan prasarana yang tersedia disana. Dia berharap melalui penelitian yang dibuatnya ini bisa bermanfaatbaik publikasi Sao Macca kepada masyarakat mengingat peran RPP sebagai penambah pengetahuan kepemiluan dan bahan evaluasi bagi KPU. ”Sao Macca sebagai bangunan yang salah satu tujuan utamanya memberikan pendidikan pemilih yang berimbas padapeningkatan Partisipasi masyarakat pada pemilu,” pungkas Muhrani. (darma/teknishupmassoppeng/ed diR)

Populer

Belum ada data.