Berita KPU Daerah

Teliti Koreksi Hasil Ujian Tertulis Calon PPS Bangka Tengah

Koba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah telah merampungkan proses ujian tertulis bagi calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan hasil tes untuk kemudian diumumkan pada 26-27 Februari 2018.Komisioner KPU Kabupaten Bangka Tengah Divisi SDM dan Parmas, Hendra Sinaga meminta kepada tim pengawas ujian untuk memeriksa hasil tes peserta secara tepat dan teliti. Pengumuman sendiri akan dilakukan melalui media sosial serta laman KPU Kab Bangka Tengah. “Kami minta kepada tim yang telah dibagi mengawas ujian tertulis agar segera mengoreksi hasil ujian tertulis calon PPS,” ujar Hendra saat bertindak sebagai pembina Apel, Senin (26/02/2018).Hendra menjelaskan untuk wawancara sendiri baru dilaksanakan pada 28 Februari-1 Maret 2018. Secara khusus dia menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah menyukseskan kegiatan ujian tertulis. “Kedepannya semoga kerjasama yang baik ini dapat ditingkatkan pada pekerjaan kita selanjutnya,” tambah Hendra.Sementara itu Kasubbag Program dan Data KPU Kabupaten Bangka Tengah, Mirfandi mengungkapkan, selama proses pemeriksaan ujian tertulis ditemukan nilai yang sama dari peserta. Maka penentuannya akan dilakukan dengan melihat soal yang telah dikerjakan terutama yang tepat menjawab soal mengenai tugas dan fungsi PPS. “Ada yang memperoleh nilai sama yaitu 62, maka kami periksa hasil ujian tertulis mereka tentang tugas dan kewajiban PPS” tutup Mirfandi. (c2p/ed diR)

686 Calon PPS Tanah Datar Ikuti Tes Tulis

Batusangkar, kpu.go.id - Sebanyak 686 calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mengikuti ujian tertulis, yang digelar serentak di 14 kecamatan di Kabupaten Tanah Datar, Selasa (27/2/2018).Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Datar Arwin mengatakan pelaksanaan ujian tertulis ini diadakan serentak di 14 kecamatan lebih dikarenakan pertimbangan wilayah yang berjauhan antar kecamatan. Di Tanah Datar sendiri nantinya dibutuhkan 225 PPS untuk 14 kecamatan dari 75 Nagari. Jumlah penerimaan anggota PPS berbeda disetiap kecamatan namun untuk Nagari akan ada Tiga PPS. “Hasil tes akan diumumkan pada 1 atau 2 Maret 2018. Pengumumanya bisa dilihat di kantor KPU Kabupaten Tanah Datar atau Instagram serta laman website KPU Tanah Datar,” ujar Arwin.Komisioner KPU Tanah Datar  lainnya, Heni Sari menambah, dalam pelaksanaan ujian tertulis kali ini ada empat kecamatan yang digabungkan dalam dua lokasi yakni kecamatan Tanjung Ameh dengan kecamatan Padang Gantiang dan kecamatan Salimpauang dan kecamatan Tanjung Baru. Sementara itu Komisioner Fitri Yenti  juga mengatakan jumlah  PPS yang lulus seleksi administrasi 759 orang namun yang berhak mengikuti ujian tertulis hanya 686 orang. “Jadi yang tidak hadir sebanyak 73 orang,” tutup Fitri. (Romel/ed diR)Teks Foto : Calon anggota PPS untuk Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 tingkat Kabupaten Tanah Datar ikuti ujian tertulis Selasa, (27/2) di salah satu kecamatan (foto Yeye)

Dihadapan KPU Kab Magelang, KNPI Ikrarkan Anti Golput

Mungkid, kpu.go.id - Keinginan untuk mewujudkan masa depan  Kabupaten Magelang yang lebih baik melalui mendorong kalangan pemuda  yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Magelang mengikrarkan diri untuk tidak menjadi bagian dari golongan putih (golput).Deklarasi dilaksanakan seusai acara Sosialisasi Tahapan Pilgub Jateng dan Pilbup Magelang Tahun 2018 oleh KPU setempat, bertempat di  Progosari Resto, Mungkid, Selasa (27/2).  Kegiatan ini disaksikan Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afiffuddin, yang saat itu hadir sekaligus sebagai narasumber sosialisasi.Dalam kesempatan itu Afiffuddin mendukung  sikap KNPI. Dia mengatakan ikrar KNPI ini dapat menjadi stimulan positif bagi gerakan serupa dari kelompok masyarakat lainnya di Kabupaten Magelang  dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pilbup Magelang  dan Pilgub Jateng  dalam 2018.Ketua KNPI Kabupaten Magelang, Ariyanto mengajak seluruh pemuda Magelang untuk tetap taat dengan Pancasila dan UUD Tahun 1945, serta anti golput dalam Pilgub Jateng dan Pilbup Magelang Tahun 2018 nanti.Ariyanto mengatakan  saatnya pemuda Magelang menunjukkan sikap peduli akan nasib daerahnya, dengan cara berperan aktif dalam pesta demokrasi untuk memilih pemimpin Magelang dan Jawa Tengah lima tahun kedepan. Acara ini dihadiri sekitar seratus anggota KNPI dari berbagai elemen organisasi kepemudaan di Kabupaten Magelang. (iik/Medcenterkpukabmgl/ed diR)

Ratusan Peserta Ikuti Tes Tulis PPS Kota Solok

Solok, kpu.go.id – Ratusan peserta calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) mengikuti tes tulis yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok Selasa (27/2/2018). Ujian tertulis diikuti 133 orang, terdiri dari 65 orang berasal dari Kecamatan Lubuk Sikarah sementara 68 orang berasal dari Kecamatan Tanjung Harapan.Ketua KPU Kota Solok, Budi Santosa mengatakan bahwa para peserta yang berhak mengikuti ujian tulis adalah mereka yang telah dinyatakan lulus administrasi. Ada lima orang yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam proses tersebut, satu orang dari Kecamatan Lubuk Sikarah sementara empat berasal dari Kecamatan Tanjung Harapan.Tes tertulis sendiri dimulai pada pukul 14.00 - 16.00 WIB di SDN 03 Kampung Jawa-Kota Solok. Materi soal yang diberikan meliputi pengetahuan tentang pemilu yang mencakup tugas, wewenang dan kewajiban PPS, penelitian syarat dukungan calon perseorangan anggota DPD, teknis pemungutan suara, penghitungan perolehan suara dan rekapitulasi perolehan suara hingga pengetahuan kewilayahan.KPU Kota Solok menurut Budi juga membuka kesempatan bagi masyarakat apabila ada yang mempunyai tanggapan atau masukan dari nama-nama calon anggota PPS. Bagi calon anggota PPS yang lulus ujian tertulis, proses selanjutnya ujian wawancara yang diselenggarakan 3 -5 Maret 2018. (KPU Kota Solok/ed diR)

KPU Luwu Bentuk Badan Penyelenggara Ad Hoc Pemilu 2019

Luwu, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu mulai menyeleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitian Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Sebelumnya KPU Kabupaten Luwu mengevaluasi melalui kuesioner untuk menentukan anggota PPK dan PPS yang pantas dipertahankan untuk Pemilu 2019.Komisioner KPU Luwu, Divisi SDM dan Parmas, Adly Aqsha menjelaskan, kegiatan yang berlangsung 26-27 Februari 2018, diikuti 110 PPK dan 681 PPS. Dia mengatakan seleksi terhadap penyelenggara adhoc terpaksa dilakukan mengingat pada Pemilu 2019 jumlah PPK dikurangi dari lima orang, menjadi tiga orang per kecamatan. “Sesuai petunjuk KPU RI dan PKPU Nomor 3 Tahun 2018 pasal 37 huruf (b), bahwa evaluasi ini dalam rangka mengetahui kerja-kerja penyelenggara adhoc serta nantinya akan dibentuk penyelenggara  adhoc untuk kebutuhan pemilu 2019,” ujar Adly, Selasa (27/2).Adly meminta kepada petugas adhoc agar mengikuti seleksi dengan sebaik-baiknya. Dan bagi yang tidak terpilih harus menerima hasil keputusan.Adapun dalam evaluasi kali ini KPU Kabupaten Luwu menurut dia akan sejumlah acuan untuk memutus apakah yang bersangkutan dapat dilanjutkan. “Yang kami jadikan acuan untuk menjadi anggota PPK pada Pemilu 2019, yakni kinerja, baik dari beberapa hasil laporan terkait divisi masing-masing serta melihat integritas dan netralitas para penyelenggara,” tambah Adly. (adm/kpuluwu/ed diR)

Populer

Belum ada data.