Berita KPU Daerah

Ribuan Warga Lutra Ikut Kampaye Damai

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar kampanye damai dalam bentuk jalan santai. Kegiatan ini berlangsung dilapangan sepak bola Salassa Kecamatan Baebunta, Minggu (18/2/2018).Hadir dalam kegiatan kampanye damai ini  Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Kepolres Lutra AKBP Boy F.S Samola, Dandim 1403 Sawerigading Palopo yang diwakili oleh Perwira Penghubung wilayah Lutra Mayor CBA Sengke, Kejaksaan Negeri Lutra, Ketua Panwaslu Lutra Muhajirin, para pimpinan Partai Politik, Tim pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Para tokoh agama, Pemuda, Masyarakat, Perempuan serta masyaraka Umum yang turut ikut berpartisipasi.Dalam Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua, anggota Sekretais dan Staf PPK, Ketua PPS, Anggota, Sekretais, Staf PPS dan Petugas Pemuktahiran data Pemilih (PPDP) se Kabupaten LutraKetua KPU Lutra Suprianto mengatakan bahwa kegiatan ini adalah agenda Nasional yang dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia yang merupkan ajakan kepada masyarakat untuk menciptakan Kampanye damai dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018  masa kampanye, 15 Februari sampai 23 Juni 2018."Mari kita dukungan gerakan Kampanye damai ini dengan menghargai semua perbedaan sebagai budaya bangsa kita" tutur Suprianto.Dia mengatakan bahwa saat ini ada empat calon yang sudah ditetapkan oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan mereka adalah Putra-Putra Sul- Sel yang punya cita-cita yang sama yakni akan memperbaiki Sul-Sel serta meningkat kesejahteran Rakyat."Mari kita memilih dengan melihat visi misi serta kenali calon tersebut lihat program apakah sesuai dengan kebutuhan kita" Harap Suprianto.Selanjutnya Suprianto mengajak kepada warga untuk berpartisipasi aktif disetiap tahapan Pilgub ini dengan mengajak orang disekitar kita untuk turut berpartisipasi pentingnya untuk menggunakan hak pilih pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 dengan memastikan diri anda sudah terdaftar sebagai pemilih karena saat ini proses tahapan pemuktahiran data dan daftar pemilih sementara berjalan.Dalam pelaksanaan Kampanye ini, Suprianto juga mengajak kepada warga untuk saling hormat mehormati dalam pelaksanaan kampanye yang akan dilakukan oleh calon atau Tim pasangan calon karena masa kampanye ini waktunya sangat panjang masa, 15 Februari sampai 23 Juni 2018.Sehingga melalui kampanye ini mari kita tingkatkan rasa kekeluargaan yang tinggi demi suksesnya Penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2018.Sebagai bentuk komitmen dukungan dalam pelaksanaan kampanye damai kata Suprianto kami (KPU-red) akan melakukan penanda tanganan spanduk dengan semua unsur Muspida dan tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda serta para Pengurus Partai Politik Masyarakat umum di spanduk sepanjang 20 meter. Suprianto berharap melalui kegiatan ini akan menjadi awal dari komitmen kita bersama untuk berpilkada yang berbudaya dan bermartabat.Ditempat yang sama Kapolres Luwu Utara AKBP Boy F.S Samola mengatakan bahwa melalui Pilkada ini mari kita tingkatkan rasa kekeluargaan yang tinggi meskipun dalam pelaksanaan kampanye terdapat perbedaan satu dengan lainnya, tetapi harus tetap menjaga keamanan.“Kita berharap pilkada ini nantinya berlangsung damai, sebagaimana semua harapan masyarakat Lutra intinya Damai” Kata Boy F.S Samola.Karena Kampanye Damai ini bertujuan menguatkan komitmen agar kampanye dalam rangka Pilkada Sul-sel ini  berlangsung aman dan tertib. (Ramadhan Iqbal/ed diR)

Paslon di OKI Tolak Politik Uang, SARA dan Hoax

Kayuagung, kpu.go.id - Tiga pasangan calon kepala daerah di Ogan Komering Ilir (OKI) diminta untuk tidak melakukan kampanye hitam dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018. Paslon Iskandar-Muhammad Dja’far Shodiq, Abdiyanto-Made Indrawan serta Azhari-Qomarus Zaman harus menolak hadinya politik uang, SARA serta hoax di pelaksanaan kampanye nanti.Dalam sambutannya, Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Deri Siswadi, mengingatkan pentingnya deklarasi kampanye damai agar Pilkada OKI 2018 mendatang berlangsung aman dan damai. “Deklarasi kampanye damai ini juga merupakan bentuk pernyataan perang terhadap semua kegiatan kampanye anti hoax, SARA dan politik uang,” ujar Deri.Berdemokrasi di era digital menurut dia memang penuh tantangan. Oleh karena itu seluruh kandidat harus berkomitmen untuk tidak melakukan tiga hal tersebut. “Karena derasnya arus informasi di media sosial saat ini tidak dapat dipungkiri Iagi. lnklusivitas dari media sosial telah membentuk ruang publik yang terbilang masif. Dimana semua orang dengan akses internet mampu ikut mengisi ruang publik tersebut,” ungkap Deri.Sementara itu, Plt Bupati OKI, H.M Rifai, mengajak seluruh kandidat bupati OKI agar bisa memanfaatkan waktu kampanye secara maksimal. “Meski berkompetisi kita harus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kedamaian. Kita berdoa pilkada ini dapat berjalan tertip dan damai,” harap Rifai.Ketua Panwaslu OKI, Fahruddin mengatakan sejak dimulainya kampanye (15/2/2018), hingga Minggu (18/2) Panwaslu OKI belum sekalipun menerima pemberitahuan adanya kampanye dari masing-masing tim paslon. ‘’Untuk itu kami berharap ketiga tim paslon agar menyampaikan kalau ketiga paslon bupati dan wakil bupati OKI belum menyampaikan agar segera menyampaikan jadwal kampanyenya,’’ tegasnya.Dalam kesempatan tersebut ketiga paslon melakukan penandatanganan deklarasi dilanjutkan pelepasan 27 burung Merpati dan karnaval keliling Kayuagung. (hupmas kpu oki/ed diR)

Kemeriahan Kirab Deklarasi Kampanye Damai KPU Jateng

Semarang, kpu.go.id - Dalam rangka menciptakan Pilgub Jateng "becik tur nyenengke", Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah menggelar deklarasi dan kirab kampanye damai Minggu (18/2) di Halaman Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah.Acara yang dihadiri oleh masing-masing pasangan calon Gubernur Jawa Tengah 2018 ini diawali dengan penandatanganan deklarasi kampanye damai yang disaksikan oleh ribuan warga Jawa Tengah. Dengan adanya deklarasi kampanye damai diharapkan masing-masing pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah dan tim kampanye mampu meredam hoax, politisasi suku, agama, dan ras, serta tanpa politik uang seperti semangat yang diusung KPU dalam deklarasi damai pilkada 2018, #antiHoax, #antiSARA, #antiPolitikUang.Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah menyampaikan perlunya iklim pilkada kondusif dengan hubungan yang baik antar pasangan calon. Hal ini perlu dibuktikan dengan hadirnya kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam acara kirab Kirab Deklarasi Kampanye Damai.“Tujuan acara ini adalah untuk mensosialisasikan kampanye damai kepada warga Jateng. Dan Pasangan Ganjar - Yasin dan Sudirman - Ida telah memberikan contoh yang baik kepada warga Jateng dengan hadir dalam acara ini," kata Joko Purnomo.Joko berharap, dengan adanya acara kirab deklarasi kampanye damai ini dapat menumbuhkan semangat persatuan dan toleransi. “Kita harus junjungan tinggi toleransi dan jangan sampai menggunakan isu SARA untuk saling menjatuhkan,” lanjutnya.Usai sambutan, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah beserta anggota dan pejabat struktural bersama dengan kedua Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta forkompinda melakukan pelepasan burung merpati dan pelepasan balon di halaman sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah, yang kemudian dilanjutkan dengan konvoi bersama melewati rute Jalan Veteran, Jalan Menteri Soetomo, Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan disertai orasi sosialisasi kampanye damai. (hupmas kpu jateng/ed diR)

Kampanye Damai Pilkada Gianyar Berbalut Seni dan Budaya

Gianyar, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar menggelar deklarasi kampanye damai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gianyar 2018 dengan nuansa seni dan budaya yang kental. Mengusung tema "Pemilih Berdaulat, Negara Kuat", acara dihadiri langsung Ketua KPU Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putra, I Putu Agus Tirta Suguna, Ngakan Nyoman Oka Sudaryana, AA Istri Agung Darmawati, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, Sekretaris KPU Gianyar, Pande Putu Sunarta, Kasubag, staf sekretariat KPU Kabupaten Gianyar serta seluruh tenaga pendukung di KPU Kabupaten Gianyar.Dalam kesempatan itu dihadiri juga oleh, Bupati Kabupaten Gianyar, dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gianyar, Panwaslu Kabupaten Gianyar serta pihak-pihak yang terkait lainnya di Kabupaten Gianyar. Disela pelaksanaan deklarasi Ketua KPU Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putra, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini agar proses kampanye dapat berjalan dengan beriringan, damai dan kondusif.“Apa dilihat masyarakat umum di Kabupaten Gianyar  satu dengan lainnya yang saling berpelukan serta saling tersenyum. Sehingga, hal tersebut setidaknya dapat juga diteruskan hingga kebawah-bawah, bahwasannya tidak ada sama sekali masalah,” ujarnya Minggu (18/2/2018).Dia mengingatkan, pilihan boleh berbeda namun tetap satu tujuan, membangun Gianyar ke arah yang lebih baik lagi kedepan. “Meski berbeda pilihan dan wadah akan tetapi, tetap memiliki tujuan yang sama untuk Kabupaten Gianyar yang lebih baik lagi kedepan,” tuturnya.Dia menambahkan, pilkada ini bukan hanya untuk saling bersaing keras,  tetapi tetap harus dirajut dengan seni dan budaya. Dengan begitu menurut dia, wisatawanpun bisa turut hadir menyaksikan hajatan Demokrasi di Kabupaten Gianyar ini. (aga/mc/ed diR)

KPU Kab Maros Tertibkan APK Milik Paslon

Maros, kpu.go.id - Usai  menetapkan dan mengundi nomor urut pasangan calon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan penertiban alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon.APK ini sendiri sebelumnya menjadi alat sosialisasi pasangan calon sebelum ditetapkan oleh KPU sebagai peserta. Penertiban APK sendiri sesuai dengan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Pasal 70 ayat 5 yang berbunyi “Dalam hal Alat Peraga Kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat (4) sudah terpasang sebelum masa Kampanye dimulai, Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota yang menjadi Pasangan Calon wajib menurunkan Alat Peraga Kampanye tersebut dalam waktu 1x24 jam.KPU Kabupaten Maros melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berkoordinasi dengan Panwaslu Kabupaten Maros, panwascam kecamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja bersama-sama melakukan penertiban Alat Sosialisasi di 14 Kecamatan Se Kabupaten Maros.Pembongkaran Alat sosialisasi dilaksanakan pada hari Minggu (18/2/2018)  di 14   Kecamatan di Kabupaten  Maros. Penertiban dilakukan setelah berakhirnya masa sosialisasi pasangan calon dan masuknya masa kampanye. (160/ R12 –TknsHpms/ed diR)

Deklarasi Kampanye Damai dengan Gerak Jalan Sehat

Makassar, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan dan KPU Makassar  Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Deklarasi Kampanye Damai Minggu (18/02/2018). Acara yang dirangkai dengan gerak jalan sehat  ini juga menghadirkan Ketua KPU Republik Indonesia Arief Budiman, Gubernur Sulsel, Bawaslu, DKPP, Kemendagri, Kapolda Sulsel, perwakilan DPP Partai Politik, Forkopminda Provinsi Sulsel dan Makassar serta sejumlah KPU Kabupaten di Yang terdekat dari wilayah Makassar antara lain KPU Maros, Pangkep, Gowa dan Takalar.Kegiatan ini dilakasanakan serentak oleh  oleh KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota di 171 daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2018 yang terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten di seluruh Indonesia.Rombongan KPU Kabupaten  Maros yang terdiri dari Komisioner dan Sekretariat beserta PPK di 14 Kecamatan dan 103 PPS ikut memeriahkan acara ini,  diawali dengan Jalan Sehat berawal di Jalan Ahmad Yani  yang dilepas secara langsung oleh Ketua KPU RI Arief Budiman  dan berakhir di Anjungan Pantai Losari.Empat Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dan dua Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar turut hadir dalam kegiatan Kampanye Damai tersebut  beserta pendukung masing-masing.Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan serta  Walikota dan Wakil Walikota Makassar kepada Masyarakat Sulawesi Selatan khususnya Makassar sebagai tempat kegiatan tersebut.Kegiatan diakhiri dengan Deklarasi Kampanye Damai yang ditandangani oleh Keempat Pasangan Bakal Calon Gubernur Sulawesi Selatan  dan dua Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar serta pelepasan burung merpati sebagai simbol kedamaian dalam Pemilihan Serentak 2018.(M@2L – TknsHpms/ed diR)

Populer

Belum ada data.