Berita KPU Daerah

Masifkan Sosialiasi Coklit Klungkung dengan Mobling

Semarapura, kpu.go.id - Banyak cara dilakukan penyelenggara pemilu untuk mengoptimalkan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung, Bali yang memaksimalkan mobil keliling (mobling) untuk memantau dan menyosialisasikan coklit.Mobling sendiri dioperasionalkan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Nusa Penida. Berbekal pengeras suara yang ada dimobil tersebut, Ketua PPK Nusa Penida Nyoman Suarta beserta jajaran menelusuri jalan-jalan desa, banjar hingga pelosok dimana pemilih berada.Dalam bertugas PPK Nusa Penida menyampaikan materi sosialisasi kepada masyrakat, mengingatkan kepada mereka yang mempunyai hak untuk segera melakukan pencoklitan dan bagi yang belum merekam kartu tanda penduduk (KTP-el) untuk segera menghubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (disdukcapil).Melalui mobling, PPK juga mengingatkan masyarakat hari pemungutan suara 27 Juni 2018 serta jadwal coklit dimasing-masing rumah yang akan dilakukan PPDP. Kegiatan Mobling yang telah dilakukan PPK Nusa Penida ini juga akan dilaksanakan oleh PPK Dawan, Klungkung dan Banjarankan. (putras/ed diR)

Hasil Undian Nomor KPU Kotamobagu, Torang TBNK 1, JADI JO 2

Kotamobagu, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kotamobagu sukses menggelar pengundian nomor urut bagi dua pasangan calon pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwako) 2018.Pasangan Tatong Bara-Nayodo Korniawan yang diusung delapan partai politik pemilik 25 kursi DPRD Kota Kotamobagu, akhirnya mendapat nomor urut 1 sedangkan pasangan Jainudin Damopolii-Suharjo Malalag yang maju melalui jalur perseorangan (independen) mendapat nomor urut 2.“Pengundian ini dilakukan secara terbuka dan disaksikan banyak orang, ada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh masyarakat maupun tokoh adat. Sama sekali tidak ada rekayasa, karena prosesnya diawasi langsung Panwas Kota Kotamobagu,” kata Ketua KPU Kota Kotamobagu Nova Tamon menegaskan komitmen lembaganya Selasa (13/2/2018).Pengundian sendiri diawali pengambilan amplop oleh pasangan calon yang pertama mendaftar Tatong Bara-Nayodo Koerniawan (Torang TBNK) amplop A. diikuti pasangan Jainudin Damopolii-Suharjo Makalalag (JADI JO) amplop B.Setelah masing-masing mendapatkan amplop undian A dan B, keduanya kemudian bergantian mengambil nomor urut pasangan calon yang diletakkan di atas meja. Setelah itu kedua pasangan calon berdiri berjajar menghadap para undangan.Gemuruh pendukung pun bergema saat pasangan Torang TBNK memperoleh nomor urut 1 dan pasangan JADI JO memperoleh nomor urut 2. “Dengan sudah dilaksanakannya pengundian nomor urut pasangan calon peserta Pilwako 2018, maka KPU Kota Kotamobagu menetapkan dua pasangan calon tersebut sesuai nomor urut resminya dalam Surat Keputusan serta Berita Acara Penetapan,” tambah Nova. Setelah penetapan nomor urut ini kedua pasangan calon akan menjalani tahapan kampanye hingga 15 Februari-23 Juni 2018.“Tanggal 18 Februari 2018 KPU Kota Kotamobagu bahkan akan menggelar Deklarasi Damai atau Kampanye Damai. Rencananya kita akan mengundang Komisioner KPU RI, mudah-mudahan tidak berhalangan dan bisa datang ke Kota Kotamobagu,” jelas Iwan Manoppo.Ketua Divisi Hukum KPU Kota Kotamobagu, Amir Halatan menambahkan bahwa tanggal 14 Februari 2018 kedua tim pemenangan pasangan calon sudah harus memasukkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke KPU Kota Kotamobagu. “Mudah-mudahan tidak ada yang lupa, supaya ke depan tidak ada persoalan dengan dana kampanye,” pungkas Amir. (hupmas/ed diR)

KPU Parepare Gunakan Pakaian Adat di Pengundian Nomor Urut Paslon

Parepare, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare selesai menggelar pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) pemilihan walikota dan calon wakil walikota 2018. Pasangan Taufan Pawe-Pangerang Rahim mendapatkan nomor urut 1, sedangkan pasangan Andi Sapada-Asriadi Samad mendapat nomor urut 2.Hal menarik terlihat selama acara berlangsung, para peserta rapat pengundian nomor urut seragam, menggunakan pakaian adat khas Bugis. Mulai dari jajaran Ketua dan Anggota KPU Kota Parepare, hingga staf dan panitia menggunakan Songkok Recca atau Songkok To Bone (songkok  orang Bone) bagi laki-laki dan bagi perempuannya menggunakan Baju Bodo lengkap dengan Lipa' (sarung) Sa'be.Ketua KPU Kota Parepare Nur Nahdiyah mengatakan, tujuan menggunakan pakaian adat khas Bugis ini sebagai bentuk perwujudan tagline KPU Provinsi Sulawesi Selatan, “Mari Ber-Pilkada  yang Berbudaya dan Bermartabat”.“Sengaja kita gunakan Pakaian adat khas Bugis, karena ini sesuai tagline KPU Provinsi Sulsel,” jelas Nur Nahdiyah di Islamic Center, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung Kota Parepare. Selasa (13/2/2018).Hal senada juga dikenakan oleh masing-masing pasangan calon. Apalabila pasangan Taufan Pawe-Pangerang Rahim mengenakan pakaian berwarna oranye, lain halnya dengan pasangan Andi Sapada-Asriadi Samad yang menggunakan pakaian berwarna putih.Pengundian dan pengumunan nomor urut sendiri dimulai pukul 13.30 WITA hingga selesai. Pasangan Faisal Andi Sapada - Asriady Samad (FAS) datang pertama disusul pasangan Taufan Pawe dan Pangerang Rahim (TP). Acara diawali dengan pembacaan laporan ketua panitia oleh Sekretaris KPU Kota Parepare Santoso, kemudian sambutan Ketua KPU Parepare Nur Nahdiayah serta penjelasan tata cara pengambilan nomor urut oleh Komisioner KPU Divisi Teknis Sudirman. (hupmas, ruslan anwar/ady/ed diR)

Cara Unik KPU Kota Bima Undi Nomor Paslon

Kota Bima, kpu.go.id - Kegiatan pengundian nomor urut pasangan calon walikota dan calon wakil walikota Bima telah selesai diselenggarakan tiga hari lalu. Pengundian yang melibatkan tiga pasang kandidat menghasilkan pasangan A Rahman-Ferra Amelia (Manufer) memperoleh nomor urut 1, pasangan Muhammad Lutfi-Ferri Sofyan (Lutfer) mendapat nomor urut 2 dan pasangan Subhan-Wahyudin (Mataho) mendapat nomor urut 3.Namun ada yang menarik dari kegiatan pengundian yang diselenggarakan Selasa (13/2) di Paruga Nae Conventon Hall ini, KPU Kota Bima membuat mekanisme penentuan nomor urut berdasarkan kombinasi nomor yang didapat calon walikota dengan calon walikotanya. Sebagai contoh apabila calon walikota mendapatkan gulungan berisi angka 1, kemudian pasangannya  calon wakil walikota mendapat angka 5, maka kombinasi angka keduanya 15 sebagai nomor urutan (bukan nomor urut-red)Ketua KPU Kota Bima, Bukhari menjelaskan, mekanisme ini ditempuh sebagai cara agar semua calon baik calon walikota maupun calon wakil walikota berperan dalam proses penentuan nomor urut. “Kita ingin mengaktifkan juga calon wakil walikota agar memiliki andil dalam pengundian nomor urut ini,”jelas Bukhari.Menurut dia mekanisme semacam ini juga dipandang lebih realistis ketimbang cara penentuan nomor urut pada umumnya. Pasangan yang mendapat nomor kombinasi 1 dengan 5 menurut dia lebih kecil ketimbang pasangan yang mendapat nomor kombinasi 3 dengan 3. “Ini yang kita hindari, alternatifnya, kedua angka yang didapat satu paslon itu disandingkan, maka nilai yang didapat pasangan calon itu apakah 15 dan yang lain memperoleh nilai 33,” tuturnya.Dalam kegiatan pengundian nomor urut sendiri, pasangan A Rahman-Ferra Amelia mendapat angka kombinasi 2 dengan 3 (23), pasangan Muhammad Lutfi-Feri Sofiyan mendapat angka kombinasi 4 dengan 3 (43) serta pasangan Subhan-Wahyudin mendapat angka kombinasi 6 dengan 1 (61).Kombinasi angka kemudian digunakan setiap pasangan calon untuk menentukan urutan pengambilan nomor urut, hingga pasangan Manufer memperoleh nomor urut 1, pasangan Lutfer memperoleh nomor urut 2 dan pasangan MATAHO memperoleh nomor urut 3. (hupmas kota bima/ed diR)

KPU Ogan Ilir Gelar Uji Publik Penataan Dapil

Indralaya, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (13/2) menggelar uji publik usulan penataan daerah pemilihan (dapil) dan alokasi kursi Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir 2019.Kegiatan dimaksud sesuai dengan PKPU Nomor 16 Tahun 2017 serta Keputusan KPU RI Nomor 18 Tahun 2018. Uji publik ini berlangsung  di Ruang Serbaguna RM Sederhana Indralaya dan berlangsung seru serta menarik. Beberapa kali diskusi diwarnai dengan silang pendapat antara partai politik maupun tokoh masyarakat dan LSM. Kegiatan uji publik ini juga sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan publik penyelenggara pemilu atas keputusan yang akan dibuat, yang berdampak luas bagi perkembangan demokrasi di Kabupaten Ogan Ilir. Hasil uji publik diharapkan dapat menghasilkan usulan yang nyata terhadap kebutuhan perkembangan demokrasi di Kabupaten Ogan Ilir. Pada akhir acara semua ketua parpol,  lembaga dan tokoh masyarakat menandatangani berita acara notulensi acara. (hupmas/ed diR)

Usai Penetapan Nomor Urut, Calon Pilkada Magelang Dapat Hak Pengawalan

Mungkid, kpu.go.id - Rapat Pleno Terbuka Pengundian nomor urut pasangan calon dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magelang Tahun 2018 menetapkan pasangan calon Zaenal Arifi-Edi Cahyana (PADI) sebagai pasangan calon dengan nomor urut 1, dan pasangan calon M Zaenal Arifin-Rohadi Pratoto (Zaroh) nomor urut 2.Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut digelar Selasa (13/2/2018) dipimpin Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afiffuddin, bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Gemilang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang. Acara  ini dihadiri jajaran Forkompimda Kabupaten Magelang, dua pasangan calon, parpol pengusung beserta tim kampanye, ratusan pendukung kedua paslon, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kabupaten Magelang.Dalam rapat tersebut juga digelar pembacaan ikrar pemilihan damai yang dibaca secara bersama oleh kedua pasangan calon dan dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Magelang. Rapat pleno terbuka ini juga dimeriahkan penampilan kesenian tradisional oleh Komunitas Lima Gunung Magelang.Di akhir acara, Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo menyerahkan secara simbolis pengawalan melekat kepada kedua pasangan calon yang berlaku sejak penetapan paslon peserta pilbup Magelang 2018 kepada Ketua KPU Kabupaten Magelang ditandai penandantangan Berita Acara  (BA) Penyerahan Pengawalan Melekat antara Kapolres Magelang, Ketua KPU dan kedua paslon. (iik/medcenterkpukabmgl/ed diR)

Populer

Belum ada data.