Berita KPU Daerah

Logistik Surat Suara Tiba di KPU Lutra

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menerima pengiriman logistik surat suara dari pihak penyedia, Sabtu (16/2/2019).Hadir dalam penerimaan tersebut Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri, Kapolsek Masamba AKP Jufri, Kasat Intel Polres Lutra IPTU Muhajir, Ketua Bawaslu Lutra Muhajirin, Komisioner Bawaslu Ibrahim Umar,  Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati, Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik Fadliah Nur Hilaluddin para pejabat penerima hasil pekerjaan (PPHP) KPU Lutra.“Alhamdulillah hari ini kami sudah menerima kiriman surat suara DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Lutra empat daerah pemilihan dari penyedia sebanyak 1.325 box dan satu box 500 lembar surat suara  yang dimuat dua truk kontainer,” ujar Syamsul.Syamsul menjelaskan bahwa logistik tersebut tiba di Gudang KPU Lutra Arma Karya Jalan Suhada Masamba pada pukul 14.00 WITA dengan pengawalan ketat pihak kepolisian. Dan selanjutnya oleh tim dilakukan pemeriksaan dokumen dan muatan kedua mobil untuk memastikan semua lengkap dan sesuai.Syamsul menambahkan bahwa untuk jenis pengiriman surat suara pertama meliputi surat suara legislatif DPR RI Dapil 3 Sulawesi Selatan sejumlah 441 box, DPRD Sulsel Dapil 11 sejumlah 441 box, DPRD Kabupaten Luwu Dapil I sejumlah 86 box, DPRD Lutra Dapil 2 sejumlah 135 box, DPRD Lutra Dapil 3 sejumlah 76 box dan DPRD Lutra Dapil 4 sejumlah 146 box.“Selanjutnya untuk surat suara DPD, Presiden dan Wakil Presiden masih menungguh jadwal informasi dari KPU RI dan pihak penyedia,” tambah Syamsul. (ramadhan iqbal/ed diR)

Pemilih Pemula Ikut Tentukan Masa Depan Bangsa

Padang, kpu.go.id – Kegiatan pendidikan pemilih yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang berlanjut dengan mendatangi SMKN 2 Padang, Sabtu (16/2/2019). Bersama Relawan Demokrasi (Relasi) basis pemula, para siswa-siswi yang telah berusia 17 tahun mendapat pemahaman tentang kepemiluan yang disampaikan langsung Komisioner KPU Kota Padang Mahyudin serta Kasubag Teknis Sutrisno.  Yang bersangkutan menjelaskan mulai dari makna pemilu hingga tujuan akhir dari pemilu. Khusus tujuan akhir pemilu menurut Mahyudin adalah untuk kesejahteraan dan upaya untuk menciptakan ketertiban, keamanan. “Supaya negara kita ini punya keteraturan, aman dengan pemimpin yang kita pilih,” ujar Mahyudin. Pada kesempatan itu Mahyudin juga menjelaskan pembagian daerah pemilihan (dapil) di Kota Padang hingga pembagian kursi bagi DPRD Kota Padang. Sementara itu Sutrisno dikesempatan selanjutnya mengingatkan kepada siswa-siswi yang telah berusia 17 tahun untuk segera membuat KTP Elektronik (KTP-el). Kepala sekolah SMKN 2 Padang, Siti Zizi Fauziah berterimakasih atas kunjungan KPU Kota Padang bersama Relasi yang menyampaikan materi kepada siswa-siswi. Dia meyakini melalui kegiatan semacam itu dapat membentuk karakter generasi muda untuk sadar dan aktif dalam pemilu. “Supaya kedepannya dalam penyelenggaraan pemilu para siswa-siswi juga bisa menjadi penyelenggara pemilu dan menjadi motivasi bagi mereka untuk masa depan bangsa,” pungkasnya. (Madia-Center.1/ed diR)

KPU Lutra Monitoring Rekap DPTb di Mappedeceng

Mappedeceng, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan monitoring dan supervisi Rapat Pleno Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Aula Kantor Camat Mappedeceng, Jumat (15/2/2019).Hadir dalam kegiatan monitoring ini Komisioner KPU Lutra Divisi Data Informasi dan Perencanaa Supriadi, staf Sekretariat Asnur, Endang, Suciyanti, Kapolsek, Ketua dan Anggota Panwascam dan Anggota PPS Mappedeceng. Rapat sendiri dimulai pada pukul 14.00 WITA dan dibuka oleh Ketua PPK Syamsir didampingi empat Anggota PPK lainnya.Komisioner KPU Lutra Supriadi menekankan pentingnya ketepatan jumlah DPTb bagi penyelenggara pemilu sebagai data untuk menentukan kebutuhan logistik di TPS. Meski demikian, DPTb hanya diperuntukkan bagi mereka yang sudah terdaftar dalam DPT dan karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya memilih di TPS didomisili yang bersangkutan.Lebih lanjut Supriadi juga mengingatkan agar masyarakat nanti memahami mereka masuk pemilih kategori apa saat memilih di TPS nanti, apakah pemilih DPT, DPTb, dan DPK. (ramadhan iqbal/ed diR)

Pemohon A5 Di Banyumas Meningkat, Tanda Masyarakat Sadar Pemilu

Purwokerto, kpu.go.id – Jelang batas akhir pengurusan pindah memilih, jumlah pemohon formulir A5 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melonjak. Pada Kamis (14/2/2019), petugas bagian program dan data mencatat telah membuat 85 lembar form pindah memilih keluar Kabupaten Banyumas. Anggota KPU Banyumas, Khasis Munandar mengatakan, lonjakan pemohon form A5 atau pindah memilih ini menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin baik. Dia mengatakan bahwa pelayanan form A5 untuk saat ini memang dibatasi hanya sampai 17 Februari 2019. “Ya hari ini terasa ada lonjakan pemohon A5,” kata Khasis yang membawahi Divisi Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin). Khasis menambahkan, bahwa sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu disebutkan pengurusan pindah memilih atau pelayanan kategori pemilih tambahan adalah H-30 hari pemungutan suara. Menurutnya, pembatasan hingga 17 Februari ini merupakan langkah maksimal guna mendapatkan data DPTb yang valid yang tentunya berkaitan dengan kebutuhan logistik surat suara. “Kami maksimalkan sosialisasi dan jemput bola pelayanan DPTb ke kantong-kantong pindah pemilih, seperti ponpes, kampus,lapas/rutan, hotel, dan lainnya,” tambah Khasis. Hingga berita ini dibuat, terdata ada 271 pencetakan form A5 keluar kabupaten Banyumas. Jumlah ini terdiri dari 48 cetak manual, 173 cetak dari Sidalih, dan 50 dari pemilih Lapas/Rutan. (hwo/ed diR)

KPU Kab Magelang Terus Sosialisasi Prosedur Pindah Memilih

Kota Mungkid, kpu.go.id – Fasilitasi pindah memilih juga terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Magelang kepada warga yang memerlukan. Pindah memilih lebih dikarenakan faktor bekerja, menempuh pendidikan diluar domisili, bencana atau bahkan tengah menjalani rawat inap di rumah sakit harus difasilitasi agar hak pilih warga tidak hilang. Hal tersebut disampaikan Anggota KPU Kabupaten Magelang Divisi Perencanaan dan Data, Wardoyo saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi  Tata Cara Pindah Memilih dan Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pemilu Tahun 2019 tingkat Kabupaten Magelang, di Atria Hotel, Kamis (14/2/2019). Kegiatan sosialisasi ini mengundang dinas dan instansi terkait, para pimpinan dan pengasuk pondok pesantren, pimpinan sekolah tinggi, serta kepala sekolah SMA  dan SMK berasrama (boarding school) di Kabupaten Magelang serta juga perwakilan Relawan Demokrasi (Relasi) Pemilu 2019. “Biasanya pondok pesantren bahkan sekolah tinggi serta SMA/SMK boarding school tidak sedikit peserta didiknya berasal dari luar daerah dan pada saat hari pemungutan suara ingin memberikan suaranya di TPS  wilayah Kabupaten Magelang. Potensi inilah yang ingin  difasilitasi sebaik mungkin oleh KPU,” lanjut Wardoyo. Untuk mengurus pindah memilih sendiri menurut Wardoyo tidaklah rumit, pemilih cukup datang ke PPS asal sesuai domisili atau Kantor KPU tujuan (setempat) dengan membawa KTP Elektronik (KTP-el) untuk kemudian mendapat Formulir A5 (formulir pindah memilih). “Nanti data dari KTP-el yang bersangkutan akan dicek di Sidalih apakah sudah masuk di Daftar Pemilih Tetap ( DPT) di alamat asal sesuai domisili atau belum. Bila sudah maka akan ditandai bahwa yang bersangkutan mengajukan pindah memilih di TPS mana. Ini agar pemilih bersangkutan tidak tercatat ganda sebagi pemilih di TPS asal maupun TPS tujuan,” jelas pria alumnus Fisipol UGM ini. Prosedur pindah memilih sesuai ketentuan KPU paling lambat dilakukan atau diajukan tanggal 17 Februari 2019.Wardoyo juga mengimbau pemilih yang ingin mengurusnya untuk sesegera mungkin melaporkan kepada penyelenggara pemilu setempat agar dapat terlayani dengan baik dan datanya dapat terekap dalam DPTb di TPS tujuan. (iik/Medcenterkpukabmagelang/ed diR)

KPU Gowa Sosialisasi Pemilu Lewat Pagelaran Seni di Sekolah

Gowa, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa semakin massif menjaring partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 mendatang. Selain menggelar sejumlah program tatap muka dan sosialisasi surat suara di 18 kecamatan, KPU Gowa juga terpantau mengunjungi sejumlah sekolah dan komunitas melalui program KPU Goes to School and Community.  Di Kecamatan Bajeng Barat misalnya, KPU menarik perhatian pemilih pemula melalui Pagelaran Seni di SMA Negeri 19 Gowa, Bajeng Barat, Kamis (14/2/2019). Dibawakan pula sejumlah persembahan seni oleh para siswa SMA 19 Bajeng Barat yang tergabung dalam sanggar seni Daeng Dumba. Anggota KPU Gowa Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Nuzul Fitri yang hadir pada kesempatan itu mengajak pemilih pemula untuk berpikir kritis dan cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. “Ingat ya adik-adik, pastikan kita hadir menggunakan hak pilih di TPS tanggal 17 April 2019. Jadilah pelajar yang kritis dan cerdas dalam memilih pemimpin dan wakil rakyat kita,” ucap Nuzul.  Selain itu, Nuzul juga mengajak peserta sosialisasi untuk memastikan diri terdaftar di DPT dengan mengecek di laman wibesite atau di sekretariat PPS terdekat. Dan bagi yang belum untuk segera mengurus identitas dirinya ke disdukcapil. “Untuk melakukan perekaman KTP-el" tambahnya. Sementara itu, salah seorang siswa Risma, menilai kegiatan sosialisasi yang digelar KPU cukup efektif untuk menarik simpati pemilih pemula. Apalagi sepanjang kegiatan, tidak hanya diisi oleh penyampaian materi tapi juga sosialisasi yang tidak membosankan. “Lebih menarik minat pemilih baru kayak kita ini, suasana kegiatannya membuat suasana tidak membosankan" ujar siswa kelas 3 IPS SMA Negeri 19 Gowa tersebut. (kpu gowa/ed diR)

Populer

Belum ada data.