Berita KPU Daerah

KPU Lutra Monitoring Rekap DPTb di Mappedeceng

Mappedeceng, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan monitoring dan supervisi Rapat Pleno Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Aula Kantor Camat Mappedeceng, Jumat (15/2/2019).Hadir dalam kegiatan monitoring ini Komisioner KPU Lutra Divisi Data Informasi dan Perencanaa Supriadi, staf Sekretariat Asnur, Endang, Suciyanti, Kapolsek, Ketua dan Anggota Panwascam dan Anggota PPS Mappedeceng. Rapat sendiri dimulai pada pukul 14.00 WITA dan dibuka oleh Ketua PPK Syamsir didampingi empat Anggota PPK lainnya.Komisioner KPU Lutra Supriadi menekankan pentingnya ketepatan jumlah DPTb bagi penyelenggara pemilu sebagai data untuk menentukan kebutuhan logistik di TPS. Meski demikian, DPTb hanya diperuntukkan bagi mereka yang sudah terdaftar dalam DPT dan karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya memilih di TPS didomisili yang bersangkutan.Lebih lanjut Supriadi juga mengingatkan agar masyarakat nanti memahami mereka masuk pemilih kategori apa saat memilih di TPS nanti, apakah pemilih DPT, DPTb, dan DPK. (ramadhan iqbal/ed diR)

KPU Lutra Gelar Rakor Pengelolaan Logistik Pemilu 2019

Masamba, kpu.go.id – Guna meningkatkan kesiapan dalam pengelolaan logistik Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Logistik di Aula Demokrasi KPU Lutra Rabu (13/2/2019).Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri menjelaskan bahwa rakor ditujukan untuk menyatukan persepsi terkait proses pengelolaan logistik  dan pendistribusiannya. Juga meminta masukan dari PPK agar kegiatan berjalan sukses dan lancar.Syamsul menyebut bahwa pengelolaan logistik perlu perhatian serius, karena apabila ada kendala sedikit saja berpotensi menimbulkan persoalan yang besar. “Seperti pemungutan suara ulang (PSU) atau pidana,” jelas Syamsul.Rapat dihadiri Anggota KPU Lutra Rahmat, Syabil, Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati, para kasubag dan staf.Sebelumnya rakor terkait pengelolaan logistic juga digelar KPU Lutra dengan pemerintah daerah Kabupaten Lutra, Polres dan Kodim 1403 Sawerigading Palopo, Kesbangpol, Bawaslu  Senin (11/2).Syamsul kala itu menyampaikan kesiapan dan sejumlah logistik pemilu yang telah tiba di gudang seperti kotak dan bilik dan sudah dilakukan proses perakitan.Setelahnya menurut Syamsul pihaknya akan berkordinasi dengan lembaga terkait untuk menyukseskan proses pendistribusian. “Termasuk keamanannya. KPU akan terus berkoordinasi dengan pemda dan pihak keamanan untuk pengawalan dalam pendistribusian ke daerah,” tambah Syamsul.Sementara Asisten I Pemda Lutra  Andi Sarappi memastikan komitmen pemda untuk memberikan bantuan dan fasilitas demi kelancaran penyelenggaraan pemilu. “Jadi apa yang menjadi kewajiban pemda kami akan laksanakan, termasuk kelancaran distribusi logistik serta mamfasilitasi tempat di kecamatan, desa dan dusun," ucap Sarappi. (ramadhan iqbal/ed diR)

KPU Lutra Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mulai menyortir dan melipat surat suara untuk kebutuhan Pemilu 2019. Kegiatan berlangsung di Arma Karya Jalan Suhada, Masamba Selasa (19/2/2019). Hadir dalam kegitan ini Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri, Komisioner KPU Lutra Suprianto, Syabil, Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati, para Kasubag dan Staf. Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Kapolres Luwu Utara AKBP Boy Fs Samola, Dandim 1403 Sawerigading Palopo, Kepala Kejaksaan Negeri Lutra, Ketua Bawaslu Muhajirin, Kadis Kesbang dan Politik Enyon, Kadis Satpol PP dan Damkar, Ketua dan LO partai Politik se Kabupaten Luwu Utara. Dalam laporanya Syamsul Bachri mengatakan bahwa jumlah surat suara yang diterima pihaknya mencapai 1.325 boks, terdiri dari surat suara DPR 441 boks, DPRD provinsi 441 boks, DPRD Lutra Dapil I 86 boks, Dapil II 135 boks, Dapil III 76 boks dan Dapil 4.146 boks. Adapun untuk kotak suara KPU Lutra menurut Syamsul juga telah menerima 5.062 kotak dan telah dilakukan perakitan. Pihaknya saat ini masih menunggu pengiriman dua jenis surat suara lainnya, yakni untuk DPD, Presiden dan Wakil Presiden dari KPU RI dan pihak penyedia. Syamsul menambahkan, untuk menuntaskan proses sortir dan pelipatan KPU Lutra mengerahkan 146 petugas bahwa dan ditargetkan tuntas dalam waktu 10 hari. Ditempat yang sama Bupati Lutra, Indah Putri Indriani berpesan agar petugas sortir dan pelipatan surat suara bekerja jujur dan ikhlas. Dengan integritas maka dia meyakini tidak akan ada tudingan dan prasangka buruk dari masyarakat. "Jadi saya titip amanah ini mohon diperhatikan setiap surat suara mungkin ada yang cacat seperti sudah tercoblos, rusak, tulisan ada bintik bintik di kolom karena terkadang percetakan bermasalah,” ujar Indah. (ramadhan iqbal/ed diR)

DPTb 14.499, KPU Kalteng Tambah 51 TPS

Palangka Raya, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (‎KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tuntas menggelar Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pemilu 2019 Selasa, (19/2/2019). Dari hasil rekapitulasi terungkap, jumlah DPTb di Kalteng 14.499 pemilih dengan rincian pemilih laki-laki 10.476 dan pemilih perempuan sebanyak 4.023. Mereka tersebar di 14 kabupaten/kota, 106 kecamatan, 386 desa/kelurahan dan 913 TPS.   Sementara untuk pemilih keluar dari Kalteng sejumlah 1.587, dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 935 dan pemilih perempuan berjumlah 652. Imbas dari jumlah DPTb ini, terjadi penambahan TPS sebanyak 51 TPS yang tersebar di 40 desa/kelurahan, 20 kecamatan dan 8 kabupaten. Ketua KPU Provinsi Kalteng Harmain menghimbau kepada semua pihak untuk memeriksa kembali hak pilihnya. Usai penetapan DPTb ini KPU menurut dia tetap mendata pemilih yang ingin pindah memilih dan membuka posko di tempat-tempat strategis pemilih pindahan seperti perusahaan serta di kampus. Anggota KPU Provinsi Kalteng Wawan Wiraatmaja menegaskan hasil rapat pleno ini merupakan tindaklanjut dari rapat pleno yang dilakukan di tingkat sebelumnya. (G.C)

Dialektik, Cara KPU Kab Semarang Rangkul Pemilih Disabilitas

Tuntang, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang menyampaikan sosialisasi Pemilu 2019 kepada kelompok difabel melalui acara bertajuk “Dialektik: Difabel Melek Politik”. Kegiatan sosialisasi yang bertempat di Balai RW 06, Desa Jombor, Kecamatan Tuntang tersebut dihadiri sekitar 40 orang penyandang disabilitas eks-Karesidenan Tuntang dan Tengaran. Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi menyampaikan sosialisasi “Pemilu Ramah Difabel”. Selain menyampaikan informasi mengenai penyelenggaraan Pemilu 2019 secara umum, dirinya juga memastikan bahwa setiap warga negara memiliki hak politik yang sama. Termasuk hak dalam partisipasi penyelenggaraan pemilu. “Sebagaimana amanat PKPU Nomor 3 Tahun 2018, penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi penyelenggara, menjadi Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),” ujar Maskup Selasa (19/2/2019). Selain itu, dirinya juga berharap para penyandang difabel memberikan masukan apabila masih menemui Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sulit diakses. Menurut dia, sikap ini telah menjadi komitmen lembaganya untuk melayani dan menyelenggarakan pemilu yang ramah dan aksesibel bagi semua warga negara. Dia juga menyampaikan bahwa di Pemilu 2019, perhatian kepada pemilih disabilitas tidak berhenti disitu, tapi juga dengan ditambahkannya kolom khusus yang mencatat data pemilih disabilitas pada Formulir Model C1 (Sertifat Hasil Perhitungan Suara). Dan akan menjadi kali pertama dalam sejarah penyelenggaraan pemilu di Indonesia. (kpu kab semarang/ed diR)

1.179 Warga Kota Padang Urus Pindah Memilih

Padang, kpu.go.id – Bertempat di Hotel Kyrad Bumi Minang, Senin(18/2/2019) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang  menggelar Rapat Pleno Terbuka Penyusunan dan Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tahap Pertama Tingkat Kota Padang Dalam Pemilihan Umum 2019. Rapat dihadiri oleh seluruh Anggota KPU Kota Padang berikut PPK dari tiap kecamatan. Selain itu turut hadir perwakilan partai politik, Disdukcapil, Kejaksaan Tinggi Negeri Padang, Bawaslu, Polresta, Kesbangpol, DPRD dan Dandim. Ketua KPU Kota Padang M Sawati dalam sambutannya mengatakan bahwa rapat penyusunan dan rekapitulasi ini juga dimaksudkan untuk menyampaikan ke publik perkembangan daftar pemilih pasca berpindahnya sejumlah pemilih dari dan ke Kota Padang. Dia juga memastikan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk melayani para pemilih agar haknya tidak hilang di pemilu kali ini. Sementara itu pada proses pembacaan hasil rekapitulasi, Anggota KPU Kota Padang Divisi Program dan Data Yusrin Trinanda meminta masing-masing PPK untuk membacakan hasil rekapitulasi yang dimilikinya. Berdasarkan data yang diungkap, jumlah DPTb sebanyak 919 pemilih, terdiri dari 454 pemilih laki-laki dan 465 pemilih perempuan. Mereka tersebar di 70 kelurahan dan 187 TPS. Sedangkan untuk pemilih keluar mencapai 1.179 pemilih, dengan rincian 808 pemilih laki-laki dan 371 pemilih perempuan, tersebar di 759 TPS. “KPU akan terus membuka layanan untuk pemilih yang ingin menggunakan hak pilihnya di wilayah padang. Dari Kebanyakan yang mengurus pindah memilih adalah mahasiswa dan orang yang bekerja di Kota Padang,” jelas Yusrin. (Media-Center.1/ed diR)

Populer

Belum ada data.