Berita KPU Daerah

Manfaatkan Valentine, KPU Badung Ajak Masyarakat Cinta Negeri

Kuta, kpu.go.id – Target partisipasi pemilih 80 persen di Pemilu 2019 menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung untuk menggiatkan diri dengan berbagai kreasi sosialisasi. Dan momentum hari kasih saying yang jatuh pada 14 November dimanfaatkan untuk mendekatkan pemilih muda untuk lebih mengenal pemilu dan berpartisipasi didalamnya. Bertempat di Ground Zero di Legian Kuta, pada Kamis (14/02/2019) KPU Badung membagikan bunga serta bahan sosialisasi kepada masyarakat yang ditemui. Mengambil tema “Tunjukkan Cintamu pada Negeri dan Datang ke TPS 17 April 2019” kegiatan ini cukup mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Mereka terlihat mendengarkan secara cermat informasi kepemiluan yang disampaikan para Relawan Demokrasi (Relasi) terkait tanggal dan hari pemungutan suara, pindah memilih hingga pentingnya menggunakan hak pilih. Sosialisasi tidak hanya kepada warga yang melintas, masyarakat yang tengah bekerja sebagai penjaga pantai, jasa pijat dan kepang rambut, serta berjualan makan minuman kecil, turut diimbau untuk menggunakan hak pilih pada 17 April 2019 nanti. Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta mengatakan pola sosialisasi semacam ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menggunakan hak suaranya di pemilu. Selain itu juga memanfaatkan momen valentine sebagai sarana menyampaikan pesan mencintai negeri dengan cara datang ke TPS 17 April 2019 nanti. “Melalui kegiatan sosialisasi ini harapa kami, tingkat partisipasi pemilih di wilayah Kuta dan Kuta Selatan lebih tinggi. Mencapai target partisipasi pemilih dalam Pemilu 17 April 2019 nanti, meningkat menjadi sebesar 80 persen,“ ucap Semara Cipta. (kpu badung/ed diR)

Sosialisasi Pemilu di Lutra Sasar Nelayan dan Pemilih Pemula

Tanalili, kpu.go.id - Gelombang sosialisasi dan pendidikan pemilih terus berlanjut di Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat menggelar dua kegiatan tersebut secara berkesinambungan dengan menyambangi pemukiman penduduk, bertemu dengan kelompok masyarakat yang tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemilu.Dimulai mendatangi kelompok nelayan di Desa Munte, Kecamatan Tanalili, Kamis (14/2/2019). Dikesempatan itu Ketua KPU Lutra mengajak para nelayan untuk peka terhadap segala macam informasi kepemiluan. Meski disibukkan dengan kegiatan melaut namun dihari pemungutan suara nanti diharapkan mereka datang ke TPS.Hadir dalam kegiatan ini Staf Sekretariat KPU Lutra Ramadhan, Anggota PPK Tanalili, Rahmat, Sekdes Munte, Ketua dan Anggota PPS, Pengawas Lapangan Desa Munte para tokoh masyarakat, agama, pemuda dan sejumlah masyarakat kelompok Nelayan.Dikesempatan lain, Syamsul juga hadir pada kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih di SMA Negeri 11 Lutra Kecamatan Malangke. Pada kegiatan itu pemilih pemula diajak untuk menjadi pemilih yang berintegritas dengan tidak terlibat dalam politik uang. Selain itu dihadapan 100 siswa-siswi juga diterangkan tentang lima surat suara yang akan digunakan pada Pemilu 2019 nanti. “Jadi sosialisasi ke sekolah-sekolah terus kita lakukan, partisipasi pemilih pemula jadi target kita pada pemilihan umum tahun 2019,” ucap syamsul. (ramadhan iqbal/ed diR) 

KPU Lutra Gelar Rakor Pengelolaan Logistik Pemilu 2019

Masamba, kpu.go.id – Guna meningkatkan kesiapan dalam pengelolaan logistik Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Logistik di Aula Demokrasi KPU Lutra Rabu (13/2/2019).Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri menjelaskan bahwa rakor ditujukan untuk menyatukan persepsi terkait proses pengelolaan logistik  dan pendistribusiannya. Juga meminta masukan dari PPK agar kegiatan berjalan sukses dan lancar.Syamsul menyebut bahwa pengelolaan logistik perlu perhatian serius, karena apabila ada kendala sedikit saja berpotensi menimbulkan persoalan yang besar. “Seperti pemungutan suara ulang (PSU) atau pidana,” jelas Syamsul.Rapat dihadiri Anggota KPU Lutra Rahmat, Syabil, Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati, para kasubag dan staf.Sebelumnya rakor terkait pengelolaan logistic juga digelar KPU Lutra dengan pemerintah daerah Kabupaten Lutra, Polres dan Kodim 1403 Sawerigading Palopo, Kesbangpol, Bawaslu  Senin (11/2).Syamsul kala itu menyampaikan kesiapan dan sejumlah logistik pemilu yang telah tiba di gudang seperti kotak dan bilik dan sudah dilakukan proses perakitan.Setelahnya menurut Syamsul pihaknya akan berkordinasi dengan lembaga terkait untuk menyukseskan proses pendistribusian. “Termasuk keamanannya. KPU akan terus berkoordinasi dengan pemda dan pihak keamanan untuk pengawalan dalam pendistribusian ke daerah,” tambah Syamsul.Sementara Asisten I Pemda Lutra  Andi Sarappi memastikan komitmen pemda untuk memberikan bantuan dan fasilitas demi kelancaran penyelenggaraan pemilu. “Jadi apa yang menjadi kewajiban pemda kami akan laksanakan, termasuk kelancaran distribusi logistik serta mamfasilitasi tempat di kecamatan, desa dan dusun," ucap Sarappi. (ramadhan iqbal/ed diR)

Jemput Bola, KPU Kota Padang Dirikan Stan Pindah Memilih

Padang, kpu.go.id – Guna memudahkan pelayanan kepada masyarakat yang berencana memberikan hak suaranya bukan sesuai domisilinya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang membuka stan layanan pindah memilih di Kantor Pos yang berada di Jalan Bagindo Aziz Chan mulai Rabu (13/2/2019). KPU Kota Padang berharap makin beragamnya pilihan masyarakat akan lokasi pelayanan pindah memilih mampu mengantisipasi potensi meningkatnya permintaan pengurusan formulir pindah memilih (A5) dihari-hari mendatang. Untuk stan di Kantor Pos di Jalan Bagindo Aziz Chan buka 13-16 Februari mulai pukul 09.00-15.00 WIB. Tidak hanya itu, stan juga terbuka bagi mereka yang ingin mendapatkan nformasi lain seputar pemilu di Kota Padang.  Pada kegiatan ini KPU Kota Padang juga membagikan brosur berisi tentang jenis surat suara serta ajakan melindungi hak pilih dan menggunakannya di 17 April 2019. (Media-Center.1/ed diR)

Penyandang Disabilitas Juga Punya Hak Pilih

Watansoppeng, kpu.go.id – Mengisi Jumat (8/2/2019), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng menyambangi penyandang disabilitas yang ada di SLBN Pakkanrebete Watansoppeng untuk menyampaikan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak pemilih kelompok disabilitas untuk berpartisipasi pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.Pada kegiatan ini disampaikan beberapa hal penting, seperti akses penyandang disabilitas saat menggunakan hak pilih, Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan aksesibel bagi pengguna kursi roda, alat bantu untuk tuna netra serta pendampingan pemilih bagi penyandang disabilitas. Dengan adanya kemudahan ini diharapkan penyandang disabilitas tidak akan ragu untuk memberikan hak suaranya.Peserta sosialisasi pada kegiatan kali ini berjumlah 30 orang terdiri atas siswa-siswi disabilitas berusia 17 tahun serta guru. Narasumber mulai dari Ketua KPU Kabupaten Soppeng Andi Sri Wulandani serta Anggota KPU Soppeng Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Musakkir. (teknishupmassoppeng/da/ed diR)

Gandeng Pacah Paruik untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Padang, kpu.go.id - Upaya sedikit berbeda dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memberikan hak suara, KPU Sumbar menggandeng grup parodi asal Minang, Pacah Paruik.Grup dengan satu juta lebih viewers di media sosial (medsos) YouTube diharapkan mampu membantu KPU menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat. Khususnya kepada generasi muda lewat suasana cair dan menyenangkan.Anggota KPU Sumbar Gebril Daulai mengatakan sosialisasi pemilu tidak harus disampaikan dengan cara resmi, tapi perlu juga disampaikan dengan nuansa lucu dan menyenangkan. Dan kerjasama dengan Pacah Paruik akan dilakukan dengan prinsip itu, bahwa penyampaian informasi kepemiluan kepada masyarakat akan dilakukan oleh Pacah Paruik melalui konten video lucu mereka dengan mengambil tema kepemiluan.“Video ini nantinya berisi beberapa tema tentang pemilu, mulai mengenali rekam jejak caleg, jadwal pemungutan suara, tata cara memberikan suara, hal-hal yang tidak boleh dilakukan di TPS, tidak money politics dan TPS ramah difabel. Video berdurasi 20 menit diharapkan berpengaruh pada keinginan masyarakat untuk datang ke TPS,” jelas Gebril, Kamis (7/2/2019).Hasil dari tindaklanjut kerjasama ini, KPU Sumbar menurut Gebril juga telah menerima naskah dan draft video dari Pacah Paruik. Dan dalam waktu beberapa minggu kedepan sudah bisa tayang. “Video tersebut selain dipubikasikan oleh akun Pacah Paruik juga akan dibagikan pada akun-akun milik KPU. Sehingga pesan-pesan dalam video bisa sampai kepada masyarakat,” lanjut Gebril.Salah seorang personel Pacah Paruik, Praz Teguh, membeberkan konsep baru dalam video sosialisasi Pemilu 2019  yang akan tayang nanti. Menurut dia tiap pemeran di video nantinya akan memerankan tokoh sesuai cerita dan materi yang diberikan oleh KPU.Dia pun berharap video yang akan disuguhkan nanti dapat mengedukasi masyarakat dengan cara yang santai namun tetap sesuai dengan aturan. (romelt/ed diR)

Populer

Belum ada data.