Berita KPU Daerah

KPU Banyumas Raih Penghargaan Penyampaian RPD Harian Tepat Waktu

Purwokerto, kpu.go.id - Selama dua tahun terakhir, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menerima penghargaan Penyampaian Rencana Penarikan Dana (RPD) Tepat Waktu dan Akurat dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Purwokerto. Penyerahan penghargaan terakhir dilakukan di Aula Kantor KPPN Purwokerto, Kamis (20/12/2018) siang.Sekretaris KPU Banyumas, Hirawan Danan Putra mengatakan, KPU Banyumas menduduki peringkat kedua setelah Polres Banyumas (peringkat pertama) dalam hal penyampaian RPD tepat waktu ini. Dia pun menyebut prestasi ini merupakan hasil kerja semua jajaran sekretariat serta efektivitas koordinasi dengan badan adhoc serta unsur komisioner. “Alhamdulillah, KPU Banyumas bisa tertib dalam penyampaian RPD. Ini merupakan hasil kerja bersama dan harus dijaga serta ditingkatkan,” kata Hirawan usai menerima penghargaan.Penyerahan penghargaan dilakukan di sela-sela acara penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2019. Acara diikuti sekitar 70 satuan kerja yang menjadi mitra KPPN Purwokerto di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga. (hwo/ed diR)

Mahasiswa dan Satri Punya Andil Wujudkan Pemilu Demokratis

Jepara, kpu.go.id - Mewujudkan pemilu yang demokratis dan bermartabat bukan hanya tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum (KPU) tapi juga semua pihak yang ada dinegeri ini sesuai dengan fungsi masing-masing.Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri saat mengisi acara KPU Jepara Goes to Campus di Politeknik Balaikambang, Nalumsari, Kabupaten Jepara, Rabu (19/12/2018). Kampus Politeknik Balaikambang merupakan kampus yang berdiri di bawah Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin, asuhan KH M Ma’mun Abdullah.Pada kesepatan itu, di hadapaan seratusan mahasiswa Subchan menyampaikan, mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang tingkat pendidikannya lebih tinggi punya peranan penting untuk turut memperbaiki cara pikir masyarakat dalam menghadapi pemilu. “Mengubah perilaku politik masyarakat dalam pemilu itu tidak mudah. Tentu harus dimulai dari kelompok-kelompok berpendidikan seperti mahasiswa dan para santri ini,” katanya.Para mahasiswa dan santri ini juga diminta untuk menyebarluaskan pesan-pesan moral kepada masyarakat di sekitarnya dalam menyambut Pemilu 2019 ini. Setidaknya ada tiga pesan yang disampaikan KPU Jepara kepada para mahasiswa. Pertama soal pesan anti hoaks, kemudian pesan anti SARA dan anti politik uang. “Kita harus bisa memulai dari diri kita sendiri untuk komitmen anti hoaks, anti SARA dan anti politik uang. Baru kemudian kita sebarkan pesan moral ini kepada keluarga kita, saudara kita dan tetangga kita,” tutur Subchan.Komisioner KPU Jepara Siti Nur Wakhidatun yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan itu menyampaikan bahwa Pemilu 2019 menjadi sejarah baru bagi bangsa Indonesia karena akan menggabungkan pemilihan legislatif dan eksekutif. “Kita nanti akan memilih lima jenis surat suara sekaligus. Yakni memilih anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota serta memilih presiden dan wakil presiden” terangnya.Sementara itu Direktur Politeknik Balaikambang KH Miftahuddin, menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu berperan dalam Pemilu 2019 dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Mahasiswa harus bisa memberi contoh bagaimana menjadi pemilih yang cerdas dan baik. Sejalan dengan pesan KPU bahwa Pemilu 2019 harus bebas dari hoaks, isu SARA dan politik uang. (kpujepara sub/ed diR)

Sambil Diujicoba, KPU Banyumas Pastikan Kotak Suara Aman dan Siap Digunakan

Purwokerto, kpu.go.id - Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi memastikan kotak suara yang akan digunakan untuk Pemilu 2019 tersimpan aman dan siap digunakan. Dia juga meminta masyarakat tidak terombang-ambing oleh kabar yang mengkhawatirkan kualitas dari bahan kotak suara tersebut.“Kotak suara dari bahan karton kedap air, bukan kardus. Saat ini tersimpan di gudang dan nanti siap distribusi ke PPK di kecamatan,” kata Imam di sela-sela sosialisasi logistik di Gudang Penyimpanan KPU di Bojongsari, Kembaran, Rabu (19/12/2018).Dihadapan Polres Banyumas, unsur pemerintahan, stakeholder dan puluhan wartawan media massa, Imam mengingatkan bahwa saat ini banyak berita bohong (hoaks) yang menyoal soal kualitas bahan kotak suara yang tidak kuat dan rawan terjadi kecurangan. Dia meminta masyarakat percaya kepada penyelenggara pemilu dan mengajak masyarakat ikut mengawal jalannya tahapan pemilu. “Kami mengajak wartawan agar bisa melihat langsung kondisi penyimpanan di gudang,” lanjut Imam.Pada kesempatan tersebut, KPU Banyumas memang mendemonstrasikan perakitan kotak dan bilik suara. Selanjutnya untuk mengukur kekuatan masing-masing logistik dilakukan uji ketahanan kotak dengan mendudukinya dan juga dengan berdiri. Setelah itu para undangan diajak masuk ke area gudang dan melihat penyimpanan logistik. “Gudang dijaga oleh petugas kepolisian dan sebelum digunakan sudah melalui prosedur fumigasi,” tutup dia. (hwo/ed diR)

KPU Banyumas Sosialisasikan Kesiapan Logistik Pemilu 2019

Purwokerto, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menyosialisasikan kesiapan logistik yang akan digunakan pada Pemilu 2019, bersama Bawaslu, Kepolisian, Pemerintah Daerah serta media Rabu (19/12/2018).Sosialisasi yang digelar di Gudang Aridas, Kembaran ini dipimpin langsung Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi. Yang bersangkutan mengatakan bahwa tujuan sosialisasi untuk menginformasikan perkembangan logistik kepada masyarakat. “Agar masyarakat tahu perkembangan dan persiapan logistik pemilu di Banyumas,” ujar Imam.Imam pada kesempatan itu memang menjelaskan perkembangan logistik, seperti 80% kebutuhan mencoblos (kotak dan bilik) sudah tiba di gudang KPU. Kotak suara karton dari jumlah kebutuhan 27.482 buah sudah masuk 27.452 buah (kurang 30 buah). Bilik suara karton dari jumlah kebutuhan 3.248 buah sudah masuk 3.224 buah (kurang 24 buah). Sedangkan dari alat kelengkapan TPS dari kebutuhan 212.043 item, sudah masuk 8.757 item (kurang 203.286 item).Sementara untuk tiga jenis logistik lainnya, menurut Imam belum diterima karena memang proses produksinya baru dilakukan di Januari 2019 nanti. “Yaitu surat suara, buku panduan KPPS dan formulir DCT,” jelasnya.Adapun untuk logistik yang telah tiba seluruhnya di gudang antara lain tinta, segel, perlengkapan rekap suara dan segel plastik (kabel ties). Pada prosesnya nanti, KPU Kabupaten Banyumas berencana melakukan pengesetan formulir dan pelipatan surat suara di enam gudang berbeda. Tujuannya untuk meminimalisir tertukarnya surat suara antar dapil.(kpu banyumas/ed diR)

Ajak Animator di Kota Padang Sosialisasikan Pemilu 2019

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menggelar Kursus Kepemiluan bersama 50 animator Kota Padang yang tergabung dalam Kelompok Animator dan Industri Kreatif se-Kota Padang dan Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (Ainaki), Rabu (19/12/2018).Kursus Kepemiluan kali ini memang sengaja mengangkat tema tentang “Peran IT dan Kelompok Kreatif Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilu 2019". Tujuannya mengajak para animator dan programmer turut berkotribusi menyukseskan pemilu serentak pertama di Indonesia.Kasubag Program dan Data KPU Sumbar Agustian Piliang mengajak para animator terlibat dalam kegiatan kepemiluan. Dengan keahlian yang beraneka ragam, animator dan programmer dapat berkreasi dalam menyampaikan sosialisasi kepemiluannya. “Sehingga mampu mengemas dan menampilkan materi-materi yang rumit menjadi bentuk yang sederhana dan mudah dipahami oleh semua kalangan,” kata Agustian.Sementara itu Komisioner KPU Kota Padang Mahyuddin juga membekali para animator dan programer informasi kepemiluan di 2019. Seperti penggunaan lima surat suara di TPS, cara memeriksa daftar pemilih hingga mengenalkan secara langsung contoh surat suara yang akan digunakan di 17 April 2019 nanti.Ketua Ainaki Taufik Gusman, menyambut baik kegiatan ini dan berharap ada juga kegiatan lomba yang dapat merangsang kreativitas para animator dan programer tentang Pemilu 2019.(media-center 1/ed diR)

Rakor Mutarlih Berkelanjutan Semester II Bersama Disdukcapil

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menggelar Kursus Kepemiluan bersama 50 animator Kota Padang yang tergabung dalam Kelompok Animator dan Industri Kreatif se-Kota Padang dan Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (Ainaki), Rabu (19/12/2018).Kursus Kepemiluan kali ini memang sengaja mengangkat tema tentang “Peran IT dan Kelompok Kreatif Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilu 2019". Tujuannya mengajak para animator dan programmer turut berkotribusi menyukseskan pemilu serentak pertama di Indonesia.Kasubag Program dan Data KPUSumbar Agustian Piliang mengajak para animator terlibat dalam kegiatan kepemiluan. Dengan keahlian yang beraneka ragam, animator dan programmer dapat berkreasi dalam menyampaikan sosialisasi kepemiluannya. “Sehingga mampu mengemas dan menampilkan materi-materi yang rumit menjadi bentuk yang sederhana dan mudah dipahami oleh semua kalangan,” kata Agustian.Sementara itu Komisioner KPU Kota Padang Mahyuddin juga membekali para animator dan programer informasi kepemiluan di 2019. Seperti penggunaan lima surat suara di TPS, cara memeriksa daftar pemilih hingga mengenalkan secara langsung contoh surat suara yang akan digunakan di 17 April 2019 nanti.Ketua Ainaki Taufik Gusman, menyambut baik kegiatan ini dan berharap ada juga kegiatan lomba yang dapat merangsang kreativitas para animator dan programer tentang Pemilu 2019.(media-center 1/ed diR)

Populer

Belum ada data.