Berita KPU Daerah

34 Balon DPD Sumsel Undi Nomor Awal Sampel

Palembang, sumsel.kpu.go.id - Memasuki tahap klarifikasi faktual, 34 bakal calon DPD RI asal Sumsel melakukan pengundian nomor awal sampel, di Aula Sekretariat KPU Sumsel Selasa (29/5/2018) Selasa (29/5/2018).Ketua KPU Sumsel Aspahani menjelaskan, nomor awal sampel ini akan menjadi dasar pencuplikan 10 persen sampel dukungan perseorangan calon DPD Sumsel. “Hasil tahap ini nanti, menjadi penentu lolos tidaknya para Balon DPD untuk menjadi peserta dalam Pemilu DPD RI 2019 mendatang,” jelasnya didampingi komisioner KPU Sumsel lainnya, Alex Abdullah, Ahmad Naafi, Liza Lizuarni dan Sekretaris KPU Sumsel Sumarwan.Dia melanjutkan, KPU Sumsel telah menetapakan jumlah sampling dukungan sebanyak 10 persen dari batas minimal dukungan. Di Sumsel sendiri, batas minimal dukungan sebanyak 3 ribu berkas dukungan. “Artinya, sampel yang diambil 10 persennya atau 300 dukungan yang tersebar minimal 50 persen dari total kabupaten kota. Klarifikasi faktual dilakukan 30 Mei sampai 19 Juni 2018, kemudian tingkat provinsi rekapnya itu dilakukan 26 Juni 2018,”katanya.Sementara itu Alex Abdullah yang membidangi divisi hukum menambahkan, dalam tahapan ini, KPU akan menemui pemberi dukungan untuk mengklarifikasi benar tidaknya dukungan tersebut. Pemberi dukungan akan ditemui dikediamannya dan apabila tidak bertemu, petugas akan memiminta penghubung balon DPD untuk mempertemukan orang tersebut dengan petugas. “Bila tidak bertemu juga, penghubung diminta mendatangkan pendukung yang di sampling ke kantor KPU,” kata Alex.Menurut dia apabila belum bisa dihadirkan juga maka tahap terakhir dilakukan dengan video call. “Ini adalah upaya final yang dilakukan KPU untuk mengklarifikasi dukungan. Bila tidak bisa juga, maka dukungan tersebut dinyatakan belum memenuhi syarat,” jelasnya.Alex menambahkan, sesuai ketentuan, pihaknya memberikan sanksi 10 dukungan untuk setiap 1 dukungan yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Hasil akhirnya minimal memenuhi syarat 3 ribu dukungan. Misalkan usai klarifikasi faktual ada Balon DPD yang dukungannya berkurang menjadi 2.900 dukungan, untuk mencukupi angka 3 ribu, harus mencarikan dukungan perbaikan sebanyak 1.000 dukungan,” jelasnya.Berdasarkan pantauan, hanya beberapa orang Balon DPD saja yang hadir saat pengundian nomor awal sampling. Mayoritas diwakilkan dengan penghubungnya masing-masing. Saat pengundian, panitia menyiapkan sejumlah amplop yang berisi nomor awal sampling per kabupaten/kota untuk dipilih oleh Balon DPD atau perwakilannya. (kpu sumsel Mhq/ed diR)

KPU Sumsel Serahkan Berkas Perbaikan Balon DPD

Palembang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), menyerahkan berita acara hasil penelitian admininiatrasi perbaikan Bakal Calon (Balon) DPD RI asal Sumsel di Aula Sekretariat KPU Sumsel, Selasa (29/5/2018).Pleno penyerahan dan penandatanganan berita acara tersebut dipimpin oleh Ketua KPU Sumsel Aspahani, didampingi Komisioner Alex Abdullah, Ahmad Naafi, Liza Lizuarni serta Sekretaris KPU Sumsel Sumarwan.Aspahani dalam sambutannya mengatakan, berkas balon DPD yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) akan dilanjutkan pada penyaringan tahap terakhir, yakni klarifikasi faktual. Petugas akan mengecek langsung pemilik KTP yang memberikan dukungan pada masing-masing pasangan calon. Dengan cara, menganbil 10 persen dari jumlah dukungan yang memenuhi syarat. “Pengundian sampelnya di sini, kemudian kalarifikasi faktual di lapangan akan dilakukan oleh tim dari KPU kabupaten/kota,” katanya.Sementara itu Alex Abdullah mengatakan, berdasarkan data yang masuk di pantia ada 34 berkas balon DPD yang menyerahkan minimal 3.000 dukungan. Setelah penelitian administrasi, 10 berkas dinyatakan MS dan 24 belum memenuhi syarat (BMS). "Tapi semua yang belum memenuhi syarat telah melakukan perbaikan," kata pria yang memegang Divisi Hukum tersebut. (kpu sumsel/ed diR)

Antusiasnya Pemilih Disabilitas di Sumsel Ikuti Simulasi Pencoblosan

Palembang, kpu.go.id - Panti Sosial Tuna Daksa Budi Perkasa, Palembang mendadak ramai. Ratusan penyandang disabilitas mengikuti sosialisasi dan simulasi pencoblosan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (28/5/2018).Meski dengan keterbatasannya, mereka terlihat antusias mengikuti rangkaian sosialisasi pemilih yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel bekerjasama dengan Palembang Pos.Kegiatan ini sendiri dihadiri langsung Ketua KPU Sumsel Aspahani,  Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Liza Lizuarni serta Divisi SDM Parmas Ahmad Naafi, yang sekaligus mengisi materi dan memandu jalannya simulasi.Pada kesempatan itu, Aspahani menjelaskan tentang pentingnya menyalurkan hak pilih. Dia juga mengenalkan empat pasangan calon yang bersaing berikut programnya. “Menyalurkan suara pada pilkada ini merupakan hak bagi setiap warga. Negara mengatur itu dalam Undang-undang,” ucap Aspahani.Aspahani melanjutkan, tidak ada alasan bagi siapapun untuk melarang kelompok disabilitas menyalurkan hak pilih. Menghalangi orang yang memiliki hak pilih untuk menyalurkan pilihnya merupakan pelanggaran hukum dan diancam penjara. “Ini tidak main-main, pemilihan bisa juga diulang karena itu,” katanya.Usai mendapat materi, para pemilih disabilitas selanjutnya mengikuti simulasi pencoblosan. Suasana ruangan disulap menjadi tempat pemungutan suara, lengkap dengan bilik suara, kotak suara, surat suara khusus disabilitas serta perangkat pemilihan lainnya. Sementara Duta KPU bertindak sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS).Simulasi pencoblosan berjalan lancar, para peserta mengikuti dengan tertib dan teratur. Dengan membawa tongkat, kursi roda, dituntun bahkan ada yang harus merangkak, mereka mulai dari mendaftar ke PPS. Kemudian duduk di antrean, mengambil surat suara, mencoblos, memasukan surat suara dan meyelupkan kelingking ke tinta sebagai tanda telah mencoblos. (hupmas kpu sumsel mhq/ed diR)

RPP Sejawan untuk Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

Koba, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Sejawan, Senin (28/5) pagi. Acara peresmian yang diselenggarakan di Halaman Kantor KPU Kabupaten Bangka Tengah tersebut dihadiri Bupati Bangka Tengah, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Kapolres Bangka Tengah, Bawaslu Bangka Tengah dan Perwakilan Pengurus Partai Politik Peserta Pemilu 2019.Ketua KPU Kabupaten Bangka Tengah Suryansyah mengatakan RPP Sejawan merupakan program dari KPU RI guna meningkatkan partisipasi masyakat pada pemilu dan pilkada dengan cara memberikan informasi kepemiluan. “KPU terus berusaha meningkatkan partisipasi masyakat dalam pemilu dan pilkada, salah satunya adalah dengan RPP (Rumah Pintar Pemilu),” katanya pada sambutannya.Surya menambahkan pemberian nama “Sejawan” mempunyai arti Selalu Mengaja Amanah, Berwawasan dan Transparan. “KPU Kabupaten Bangka Tengah berharap dengan adanya RPP Sejawan maka dapat melaksanakan Pemilu dan Pilkada dengan menjaga amanah, berwawasan dan transfaran” tambahnya.Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh, dengan adanya RPP Sejawan berharap Pemilu dan Pilkada khususnya di Kabupaten Bangka Tengah bukan hanya peningkatan kuantitas tetapi kualitas juga. “Target Pemilu dan Pilkada di Kabupaten Bangka Tengah belum memenuhi target nasional yaitu 75 persen, saya berharap dengan adanya pendidikan pemilu di RPP SEJAWAN bukan hanya peningkatan jumlah pemilih secara angka tetapi juga adanya kualitas partisipasi itu sendiri.” ungkap Ibnu.Ibnu pun memberikan gambaran terkait partisipasi masyarakat yaitu dengan timbul kesadaran masyarakat menggunakan hak suara dengan baik dan benar. “Percuma jika angka partisipasi masyarakat mencapai 75%  atau lebih tetapi banyak yang tidak sah, itu sebabnya pemilih harus mengetahui tata cara pengunaan suara dengan baik dan benar, tetapi juga yang tidak kalah penting adalah terciptanya suasanya aman, tentram, dan tertib.” tambahnya. (c2p/ed diR)

KPU Banyumas Sosialisasi Pilkada Ke Pengunjung Pasar Ramadan

Purwokerto, kpu.go.id – Bulan Ramadan tidak menyurutkan semangat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas untuk meningkatkan sosialisasi ke tengah masyarakat. Bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Purwokerto Selatan sosialisasi Pilkada 2018 dilakukan di pasar dadakan Ramadhan Komplek Taman Makam Pahlawan, Tanjung, Purwokerto Minggu (27/5/2018).Sosialisasi dilakukan dengan menggelar hiburan seni budaya kethongan menyita perhatian pengunjung yang sengaja datang sekaligus mencari panganan berbuka puasa.Sosialisasi dipimpin Anggota KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif Setiadi yang mengingatkan bahwa pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tersisa satu bulan. “Pelaksanaannya tanggal 27 Juni. Dan sekarang sudah 27 Mei. Berarti tinggal menghitung hari,” terang Imam.Dia melanjutkan, di sisa waktu yang semakin dekat masyarakat diimbau untuk cermat dan kritis terhadap program dan visi misi setiap pasangan calon. Dengan memiliki pengetahuan yang cukup akan pogram dan visi misi calon akan mempermudah dalam menentukan pilihan. “Jadi kita memilihnya karena program, bukan karena iming-iming politik uang,” lanjut Imam.Imam mengingatkan bahaya dari politik uang, dimana jika terdeteksi ada yang terlibat didalamnya maka pemberi dan penerima dapat dikenai hukuman sesuai peraturan yang berlaku.Sosialisasi dimatangkan dengan pembagian poster pengenalan pasangan calon. Dibantu oleh anggota PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat yang hadir, ratusan poster dibagikan kepada sejumlah pengunjung dan penjual di pasar Ramadhan tersebut. Rangkaian kegiatan sosialisasi itu diiringi dengan musik khas kenthongan yang terus dimainkan. (rfk/ed diR)

Populer

Belum ada data.