Berita KPU Daerah

Masifkan Info Pilkada, KPU Luwu Sasar Komunitas Gamers

Luwu, kpu.go.id - Mengefektifkan sebaran informasi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Luwu dan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018, KPU Luwu melakukan pendekatan langsung dengan sejumlah komunitas gamers.Mengambil momen kegiatan Tournament Mobile Lagends I Belopa, yang digelar Komunitas Sekitaran Masjid Raya (Komesra), KPU Kabupaten Luwu sekaligus melakukan sosialisasi Pilkada Serentak 2018.Dalam sambutannya, anggota KPU Kabupaten Luwu, Adly Aqhsa, mengatakan sosialisasi semacam ini sangat efektif karena bersifat komunal atau kekeluargaan. Dengan menyambangi komunitas game pihaknya juga berharap dapat merangkul pemilih pemula. “Komunitas-komunitas seperti ini juga mendapat perhatian dari KPU terkait sosialisasi, dimana poin penting dalam sosialisasi ini, yakni para pemuda dapat bersosialisasi dengan yang lain terkait pilkada serentak," ujar Adly Aqhsa di Cafe Ruds, Jalan Topoka, Kelurahan Senga, Kabupaten Luwu, Sulsel Minggu (4/2/2018).Pada kesempatan itu Adly juga mengingatkan kepada para gamers tanggal pelaksanaan pilkada 27 Juni 2018. Menurut dia selain penting menjadi pemilih cerdas, generasi muda juga harus membekali diri menjadi calon pemimpin dan menjadikan pilkada ataupun pemilu sebagai sarana memilih pemimpin yang tepat. “Kita juga memberikan pendidikan politik terkait pemilih harus memilih pemimpin yang memperhatikan kehidupan sosial pemuda dengan segmentasi pengaangguran atau pekerja. Mereka juga harus tahu politik dan tidak buta politik dimana mereka akan menjadi generasi selanjutnya yang akan mengisi ruang-ruang kehidupan sosial,” pungkas Adly. (adm/kpuluwu)

Coklit KPU Pangkep Sambangi Kawasan Lokalisasi Mandalle

Pangkajene, kpu.go.id – Kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih terus dilakukan oleh Komisi Pemilhan Umum (KPU) disejumlah daerah. Termasuk KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan yang pada Sabtu (3/2) lalu menyelenggarakan coklit di kawasan lokalisasi Mandalle Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep.Lokasi yang berbatasan dengan Kabupaten Barru jadi tujuan pendataan guna memastikan hak pilih warga terfasilitasi di pilkada 2018 nanti. Selain itu juga untuk mendata pemilih yang pada hari pemungutan suara kemungkinan tidak bisa kembali kedaerah asalnya. “KPU akan memfasilitasi dengan memberikan Formulir A5,” tutur Ketua KPU Pangkep Burhan.Burhan yang datang ditemani Anggota KPU lainnya Aminah, Panwaslu Kabupaten Pangkep  Mustafa, kepolisian, PPK Mandalle dan Panwascammenjelaskan, untuk memperoleh formulir A5 warga hanya cukup mengajukan ke Petugas Pemungutan Suara (PPS) tempat tinggalnya. Oleh PPS nantinya nama pemilih yang akan diproses untuk kemudian dipindahkan ke ke TPS tujuan.Burhan menegaskan bahwa upaya sungguh-sungguh dari penyelenggara ini adalah untuk memastikan hak pilih warga tetap terjaga di tiap pemilihan maupun pemilu. Dia pun bertekad untuk meningkatkan partisipasi pemilih di kawasan tersebut. “KPU Pangkep  akan menyelenggarakan sosialisasi tentang penyelenggaraan pemilu di kawasan ini, tentang  pentingnya menggunakan hak pilih baik pada Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019,” tambah Burhan.Senada, Aminah mengatakan bahwa kunjungannya ke lokalisasi Mandalle untuk memastikan warga didaerah tersebut terdata sebagai pemilih. Dia menyebut bahwa potensi pemilih tidak dapat memberikan hak suaranya disebabkan tidak terdata yang bersangkutan berasal dari luar dareah. “Khususnya bagi  para pramusaji yang berasal dari luar daerah mereka masih akan  tinggal sampai 27 Juni 2018, sementara untuk menggunakan hak pilihnya dimana. Oleh karenanya ini adalah upaya KPU  Pangkep dalam rangka meningkatkan partsipasi i pemilih dimana warga yang tidak pulang sampai pada hari H pencoblosan akan diberi ruang untuk mengurus pindah memilih,” pungkasnya. (NIR)

Perkuat Jajaran, KPU Klungkung Kordinasi PPK di Nusa Penida

Semarapura, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klungkung, Bali menggelar rapat kordinasi bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Rumah Makan Jukung, Nusa Penida Jumat (2/2). Dalam pertemuan itu Ketua KPU Kabupaten Klungkung I Made Kariada menekankan pentingnya kordinasi antar penyelenggara khususnya dalam menggali maupun menyampaikan saran untuk kesuksesan tahapan kegiatan kedepan.Kariada juga menekankan pentingnya penyelenggara menempatkan diri dan menjaga netralitas. Selain juga berharap agar tahapan yang berjalan bisa berlangsung lancar dan sukses. “Seperti tahapan pemutakhiran data pemilih, target partisipasi, pemantauan dan monitoring ke lapangan,” ujar Kariada.Menurut dia saat ini penyelenggara adhoc seperti PPK, PPS dan PPDP fokus pada kegiatan coklit pemutakhiran data pemilih serta penentuan wilayah pemasangan alat peraga kampanye. Dia meminta agar kedua tahapan ini bisa berjalan baik dan mengedepankan asas kesetaraan. “Berkoordinasi masing-masing pihak,” tambah Kariada.Lebih jauh Kariada juga meminta agar informasi kepada masyarakat terkait penyelenggaraan pilkada di Kabupaten Klungkung bisa diberikan seluasnya. Baik melalui tatap muka maupun media dengan kegiatan sosialisasi. (putras)

KPU Sulsel Pantau Tahapan Pilgub di Lutra

Masamba, kpu.go.id - Tahapan pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Luwu Utara (Lutra) dipantau langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel. Anggota KPU Sulsel Misna Hattas mengatakan kedatangannya di Lutra adalah untuk melihat langsung proses verifikasi faktual dukungan perbaikan calon perseorangan dan proses pencocokan dan penelitian (coklit) yang sudah memasuki tahap akhir.“Jadi kedatangan saya di Lutra ingin melihat perkembangan dua tahapan pilgub yang sementara berjalan yakni verifikasi dukungan perbaikan calon perseorangan yang dilakukan oleh PPS dan coklit dilakukan oleh PPDP. Saya berharap kepada PPS dan PPDP dalam melakukan proses dua kegiatan ini agar melakukan sosialisasi berbasis keluarga tentang tahapan Pilgub,” ujar Misna Sabtu (3/2) lalu.Menurut Misna dua tahapan pilkada yang tengah berjalan sangat krusial dan perlu mendapatkan pendampingan. Pengawasan berjenjang adalah bentuk evaluasi untuk mengetahui masalah yang di hadapi oleh PPS dan PPDP dalam melakukan tugas dilapangan. “Misalnya kendala yang paling sering yang dialami oleh PPS dalam melakukan verifikasi adalah sulitnya menemui penghubung ditingkat desa sehingga PPS kesulitan dalam mendapatkan dukungan yang akan difaktualkan,” tutur Misna.Adapun kendala yang dialami oleh PPDP dalam proses coklit menurut Misna seperti  banyaknya warga yang tidak ada ditempat saat pencoklitan berlangsung. Selain itu ada warga yang tidak mau didata dengan alasan yang tidak jelas. “Maka tujuan monitoring ini adalah untuk memastikan PPS dan PPDP bekerja dengan benar, agar proses verifikasi perbaikan syarat dukungan calon perseorangan ini akurat,” lanjut Misna.Misna juga mengimbau kepada KPU Lutra agar melakukan pengecekan dengan cara turun ke lapangan. Dengan begitu akan diketahui permasalah yang ada secara langsung. “Prinsipnya menginventarisir permasalahan-permasalahan yang ada,sehingga semua dapat teratasi dengan baik,” kata Misna.Ditemapat yang sama Ketua KPU Lutra Suprianto mengapresiasi perhatian KPU Provinsi Sulsel yang datang langsung memonitoring proses persiapan pilgub di Lutra. Dia melaporkan bahwa persiapan yang dilakukan jajarannya cukup baik dimana proses verifikasi dukungan perseorangan dan coklit berjalan sesuai rencana. “Alhamdulillah KPU Provinsi secara langsung ingin melihat kerja teman-teman di tingkat PPS dalam melakukan verifikasi vaktual perbaikan calon perseorangan dan coklit yang dilakukan oleh PPDP,” tutur Suprianto.Suprianto berharap melalui kunjungan KPU Sulsel ini dapat menghimpun masukan terhadap kendala yang di hadapi oleh PPS dan PPDP dilapangan. Dia juga meyakini kehadirannya KPU Provinsi Sulsel akan menambah semangat dalam menjalankan tahapan dan kesuksesan pemilihan gubernur dan wakil gubernur nanti. (Ramadha Iqbal)

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, KPU Bantu Sosialisasi KTP-el

Luwu,kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu memiliki cara tersendiri untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula ikut terlibat dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 maupun pemilihan umum (pemilu) 2019.Melalui kegiatan sosialisasi ke sekolah, KPU Kabupaten Luwu coba menanamkan pemahaman kepada siswa pentingnya terdaftar sebagai pemilih, yang diawali dengan pemahaman pentingnya merekam data kependudukan di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (disdukcapil) setempat.Komisioner KPU Luwu, Divisi SDM dan Parmas, Adly Aqhsa mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya memang rutin menggelar sosialisasi ke siswa di sekolah dengan menekankan pentingnya merekam data kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Dari perekaman data kependudukan inilah pemilih pemula bisa terdata dan ikut dalam proses pemilihan nanti. “Supaya jangan sampai, hanya gara-gara permasalahan itu (data kependudukan), mereka tidak bisa memilih. Makanya sosialisasi ini kami (terus) lakukan, supaya masyarakat yang belum merekam KTP-el bisa segera melakukan perekaman,” ujar Adly usai menggelar sosialisasi di SMAN 1 Walenrang, Kabupaten Luwu, Sabtu (3/2/2017).Selain sosialisasi perekaman KTP-el, KPU Luwu menurut dia juga memberikan pemahaman tentang tatacara pemilu kepada para siswa, seperti tata cara mencoblos dan lainnya.Menurut Adly, sosialisasi ke sekolah dipilih juga sebagai strategi karena dari sinilah muncul pemilih pemula. Apalagi diperkirakan akan ada banyak pemilih baru di Kabupaten Luwu baik pada pilkada maupun pemilu. “Karena sekolah menjadi tempat para pemilih pemula, baik itu untuk pemilih pemula yang mungkin baru mencoblos saat pilbup maupun saat pilpres mendatang. Dan jumlah pemilih pemula ini pun jumlahnya cukup banyak,” tambah Adly.Pada kegiatan sosialisasi ke sekolah, KPU Luwu juga mengajak duta yang  ikut terlibat aktif dalam proses sosialisasi baik pendidikan pemilih,kepada siswa SMA/sederajat, mahasiswa dan segmen perempuan. Duta Pilkada Luwu, Hamdita mengatakan dirinya merasa ikut bertanggungjawab dalam proses sosialisasi dan pendidikan pemilih. Dia berharap agar transformasi terkait dengan pelibatan pemilih pemula dan berbagai segmen itu dapat meningkatserta kesadaran masyarakat dalam pilbup mupun pilgub. “Supaya semakin tercerahkan," tukasnya. (adm/kpuluwu)

Rekrutmen PPK/PPS Kab Kolaka Utara Berakhir Besok

Lasusua, kpu.go.id - Proses rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU Kabupaten Kolaka Utara akan berakhir pada 6 Februari 2018. Anggota KPU Kabupaten Kolaka Utara Martani Mustafa berharap proses pendaftaran yang berlangsung satu minggu dapat diikuti oleh calon petugas adhoc yang andal dan berintegritas.“KPU Kabupaten Kolaka Utara berharap jumlah pendaftar PPK dan PPS yang akan di seleksi membludak. Dengan jumlah pendaftar yang banyak, maka diharapkan akan tampil SDM yang berkualitas dan berintegritas dalam menjalankan tugas penyelenggara Pemilihan,” ujar Martani.Martani mengatakan, upaya untuk mendapatkan petugas PPK dan PPS berkualitas telah dilakukan dengan membuka seluasnya informasi rekrutmen petugas adhoc ini baik melalui situs resmi www.kpu.kolutkab.go.id, media sosial facebook, whatsapp serta di melalui papan pengumuman Kantor KPU Kolaka Utara maupun disejumlah tempat. Menurut dia kebutuhan akan penyelenggara yang berkualitas sangat penting guna menyukseskan tugas penyelenggara Pemilihan. “Apalagi kali ini adalah yang pertama PPK Pemilu 2019 beranggotakan tiga orang saja. Oleh sebab itu, KPU Kolaka Utara betul-betul cermat dalam memilih Panitia adhoc pemilu 2019,” ujar Martani.Martani mengingatkan tugas penyelenggara pada tahun pemilu sangat berat, oleh karena itu dibutuhkan petugas yang berkualitas. “Kedepannya yang akan diemban oleh Panitia adhoc ini akan semakin berat,” ungkap Martani.Diketahui KPU Kabupaten Kolaka Utara akan merekrut PPK di 15 Kecamatan, sedangkan PPS di 133 Desa/Kelurahan. (ti2)

Populer

Belum ada data.