Berita KPU Daerah

Calon Relasi Kota Lubuklinggau Jalani Tes Wawancara

Lubuklinggau, kpu.go.id - Tes wawancara untuk seleksi calon relawan demokrasi (relasi) juga berlangsung di Kota Lubuklinggau, Sumatera Barat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat menggelar kegiatan ini di Kantor KPU Lubuklinggau Jalan Depati Djati Kamis (17/1/2019).Total ada 121 peserta yang hadir dalam kegiatan ini, mereka sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sebelum mengikuti tes wawancara para peserta sebelumnya dikumpulkan untuk mendapat arahan dan pengenalan Anggota KPU Kota Lubuklinggau 2019-2024.Kegiatan ini dipimpin Kasubbag Teknis & Parmas Hironimus dan dihadiri Ketua KPU Lubuklinggau Topandri, Anggota Divisi Teknis Bambang Irawan, Anggota Divisi Hukum Riko Saputra, Anggota Divisi Perencanaan & Data Vera Yulita serta Anggota Divisi SDM & Partisipasi Masyarakat Andri Affandi. Juga hadir Sekretaris KPU Kota Lubuklinggau Trisko Defriyansa.Topandri dalam arahannya menyamangati calon relasi untuk serius mengikuti tes wawancara ini. Bagi yang nantinya tidak terpilih dia meminta untuk tidak berkecil hati dan tetap bisa berkontribusi dalam penyelenggaraan pemilu salah satunya menjadi anggota Kelompok penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). (kpu lubuklinggau/ed diR)

KPU Badung Lantik 55 Relasi untuk Pemilu 2019

Badung, kpu.go.id - Sebanyak 55 orang relawan demokrasi (relasi) di Kabupaten Badung mengikuti proses pelantikan di Hotel Nirmala, Badung, Kamis (17/1/2019). Pelantikan dilakukan secara simbolis berupa pemberian kaos, tanda pengenal dan peralatan tulis yang akan digunakan relasi untuk bekerja nanti.Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan yang turut hadir dalam kegiatan ini mengingatkan relasi untuk bekerja penuh semangat menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat. Dia mengingatkan bahwa para relasi saat ini telah menjadi bagian dari keluarga penyelenggara pemilu, oleh karenanya harus menjaga nama baik penyelenggara. “Relawan sekarang sudah merupakan bagian dari penyelenggara, jadi terikat akan aturan dan kode etik yang mohon dengan sangat untuk dipatuhi dan jangan sekali-kali dilanggar,” kata Lidartawan.Ketua KPU Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta pun memberikan pesan agar relasi bekerja dengan baik, dan menyebut tugas yang mereka kerjakan adalah mulia. “Relawan Demokrasi Pemilu 2019 menjadi tugas mulia karena turut mensosialisasikan pemilu demi terciptanya tujuan pemilu yakni terpilihnya pemimpin mulia yang akan mensejahterakan masyarakat,” kata I Wayan Semara Cipta.Setelah pelaksanaan pelantikan dilakukan pemberian bimbingan teknis dengan dua orang narasumber , yang pertama Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel S.Sos M.Si dengan materi “Yuk Cerdas Berkomunikasi”, dan I Gusti Ngurah Agung Darmayuda dengan tema Pentingnya Demokrasi dan Pemilu serta Teknis Tahapan Pemilu.Selepas pelantikan dan pembekalan ini, Relawan Demokrasi akan bertugas selama tiga bulan sebagai garda terdepan KPU dalam melakukan sosialisasi dengan tujuan meningkatkan kualitas pemahaman pemilu, meningkatkan partisipasi dan kepercayaan publik terhadap proses pemilu dan demokrasi. (kpu kab badung/ed diR)

Calon Relasi di Banyumas Mulai Seleksi Wawancara

Purwokerto, kpu.go.id - Sesi wawancara calon relawan demokrasi (relasi) gelombang I di Kabupaten Banyumas digelar Rabu (16/1/2019). Dari 231 calon relasi yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, sebanyak 159 calon mengikuti seleksi wawancara tersebut.Mereka yang ikut seleksi pertama merupakan calon relasi yang memilih basis pemilih keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, dan pemilih perempuan. Sementara wawancara di gelombang II bagi mereka yang memilih basis berkebutuhan khusus, komunitas, marjinal, disabilitas, keagamaan, dan warganet.Wawancara calon relasi dipimpin langsung lima Anggota KPU Kabupaten Banyumas. Pertanyaan yang disampaikan selama wawancara seputar pengetahuan tentang demokrasi dan kepemiluan. Sesekali, pewawancara juga menguji kemampuan public speaking peserta. Pewawancara meminta peserta berorasi singkat, seolah tengah bersosialisasi dihadapan banyak orang.Selain itu, pengalaman organisasi dan sepak terjang peserta di masyarakat juga menjadi aspek pertimbangan KPU Kabupaten Banyumas. “Sesuai Juknis KPU RI, ada beberapa aspek yang diutamakan seperti penyuluh agama non-PNS, memiliki followers di atas 2.000 bagi calon relasi yang memilih basis netizen dan mereka yang pernah terlibat dalam kegiatan KPU,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi di sela-sela kegiatan wawancara.Hasil penilaian dari masing-masing aspek itu, lanjut Imam, akan diakumulasikan dan dijadikan bahan penentuan kelolosan calon relasi. (rfk/ed diR)

231 Calon Relasi Banyumas Lolos Seleksi Administrasi

Purwokerto, kpu.go.id - Minat masyarakat Banyumas untuk berpartisipasi sebagai Relawan Demokrasi (Relasi) cukup tinggi. Hal itu terlihat jumlah pelamar, selama tiga hari dibukanya pendaftaran (13-15 Januari 2019), yang menyerahkan lamaran mencapai 240 orang.Meski begitu dari hasil seleksi administrasi menyusut menjadi 231 pelamar yang selanjutnya akan menjalani serangkaian proses seleksi hingga terpilih 55 orang yang akan dikukuhkan sebagai Relasi KPU Banyumas.Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi bersyukur dengan tingginya animo pendaftar relasi. Dia mengatakan, bahwa mereka yang terpilih nantinya akan bertugas selama tiga bulan (hingga menjelang pemungutan suara) untuk menyosialiasikan kegiatan Pemilu 2019 ke 10 basis komunitas.“Alhamdulillah, masyarakat khususnya generasi muda banyak yang terpanggil menjadi relawan demokrasi. Nantinya lewat relasi mereka akan menyebarluaskan informasi kepemiluan sampai ke pelosok desa dan lapisan masyarakat di Banyumas,” kata Imam usai Rapat Pleno Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi di Kantor KPU Banyumas, Selasa (15/1/2019) malam.Dari 231 pelamar yang lolos seleksi administrasi, pelamar terbagi pilihannya kedalam 10 basis pemilih, keluarga (25 pelamar), pemula (57 pelamar), muda (38 pelamar), perempuan (39 pelamar), berkebutuhan khusus (16 pelamar), komunitas (22 pelamar), marjinal (7 pelamar), disabilitas (6 pelamar), keagamaan (9 pelamar) dan warganet (12 pelamar).“Dari yang tidak lolos administrasi rata-rata karena kurang lengkap persyaratannya dan ada juga yang domisili di luar kabupaten Banyumas. Bagi yang lolos administrasi, akan diseleksi lagi lewat wawancara,” kata Imam.Adapun jadwal jadwal wawancara akan dilakukan selama dua hari, yakni Rabu-Kamis (16-17 Januari 2019) di kantor KPU Banyumas. Rabu wawancara dikhususkan untuk pelamar basis keluarga, pemula, muda, dan perempuan. Sementara Kamis wawancara diperuntukkan untuk pelamar basis berkebutuhan khusus, komunitas, marjinal, disabilitas, keagamaan, dan warganet. Wawancara dimulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 16.00 WIB. (hwo/ed diR)

Sosialisasi Pemilu Bersama Forum Ojek Pasisia Sakato

Painan, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan merangkul Forum Ojek Pasisia Sakato untuk menyosialisasikan tahapan Pemilihan Umum 2019, Selasa (15/1/2019). Forum Ojek Pasisia Sakato sendiri merupakan gabungan dari 14 komunitas ojek online se-Pesisir Selatan.Ketua KPU Pesisir Selatan Epaldi Bahar menjelaskan pertemuan ini sekaligus memberikan pendidikan pemilih guna meningkatkan partisipasi masyarakat di 17 April 2019 nanti. Dirinya pun mengaku senang dengan respon para tukang ojek yang terlihat senang selama mengikuti kegiatan tersebut.Sementara itu salah satu anggota Forum Ojek Pasisia Sakato, Arman mengucapkan terima kasih kepada KPU Pesisir Selatan yang telah memberikan pendidikan pemilih kepada para tukang ojek. Dia berharap tambahan ilmu bagi para tukang ojek ini bisa membantu terciptanya pemilu yang damai. “Kami anggota ojek yang ada di Pesisir Selatan ini berharap kepada KPU agar menghasilkan pemilu yang damai di Pesisir Selatan,” pungkasnya. (romelt/ed diR)

101 Masyarakat Tanah Datar Daftar Jadi Relasi

Tanah Datar, kpu.go.id - Sebanyak 101 orang mendaftarkan diri sebagai calon Relawan Demokrasi (Relasi) Pemilu Serentak 2019 di Kantor KPU Kabupaten Tanah Datar, Selasa (15/1/2019). Relasi menjadi bentuk partisipasi masyarakat yang ingin terlibat menyukseskan pemilu.Terdapat 10 basis pemilih yang menjadi sasaran relasi untuk dipastikan peningkatan partisipasinya di pemilu nanti, mereka antara lain basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, perempuan, penyandang disabilitas, berkebutuhan khusus, marjinal, basis komunitas, keagamaan dan basis warganet (netizen).Adapun dari ke 101 calon relasi tersebut mereka nantinya akan dikelompokkan ke dalam 10 kelompok yang membawahi setiap basis. Mereka akan menjadi penghubung KPU dalam menyampaikan berbagai macam informasi pemilu kepada basisnya masing-masing.Sementara pada Rabu (16/1), KPU kabupaten Tanah Datar akan melakukan seleksi wawancara terhadap ke 101 calon relasi. Selain melihat keterpenuhan persayaratan administrasi, KPU Kabupaten Tanah Datar juga akan mencari relasi terbaik yang punya jiwa pengabdian tinggi, kemampuan komunikasi yang baik untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat serta integritas dan netralitas yang teruji sebagai penyampai informasi KPU. (kpu tanah datar/ed diR)

Populer

Belum ada data.