Berita KPU Daerah

Di Hari Pertama, KPU Banyumas Terima 11 Orang Daftar Relasi

Purwokerto, kpu.go.id - Hari pertama pendaftaran Relawan Demokrasi Pemilu 2019, Minggu (13/1/2019), masyarakat yang datang mendaftarkan dirinya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mencapai 11 orang.Pendaftaran yang dibuka pukul 08.00-16.00 WIB, di Aula KPU ini cukup menyita perhatian masyarakat, terbukti dari 11 basis pemilih yang ada, basis keluarga yang paling diminati. Jumlah yang memilih basis keluarga ada 4 orang. Sementara yang memilih basis pemilih pemula 3 orang, basis perempuan 2 orang, basis warganet 1 orang dan basis marjinal 1 orang.Menurut pengakuan salah satu pendaftar, Mumtaazun Fadli, dirinya mengetahui informasi perekrutan Relawan Demokrasi ini melalui media sosial. “Saya memang suka bermain medsos. Dan saya mendapatkan pengumuman perekrutan ini juga dari medsos,” ungkap Fadli, pendaftar yang memilih basis netizen.Sebagai informasi, pengumuman perekrutan Relawan Demokrasi ini ditampilkan di papan pengumuman KPU Kabupaten Banyumas. Selain itu, pengumuman juga ditampilkan di website (www.kab-banyumas.kpu.go.id), facebook, instagram dan twitter KPU Kabupaten Banyumas.Sementara itu, masa pendaftaran ini masih berlangsung hingga Selasa (15/1) besok. Imam Arif Setiadi selaku Ketua KPU Kabupaten Banyumas berpesan agar pendaftar memperhatikan betul kelengkapan berkas pendaftaran. “Pastikan berkasnya lengkap dan sah,” kata Imam di sela-sela waktu pendaftaran. (rfk/ed diR)

Isi Talk Show Adira FM, KPU Lutra Dekatkan Pemilu dengan Masyarakat

Masamba, kpu.go.id - Sejumlah Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara (Lutra) hadir mengisi talk show Interaktif yang digelar Radio Adira 92,5 Fm Masamba, Jumat (11/1/2019). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WITA  membahas berbagai macam hal terkait kepemiluan dan berupaya mendekatkan pemilu ke tengah masyarakat.Komisioner KPU Lutra Divisi Data, Perencanaan dan Informasi Supriadi mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya lembaganya untuk menyampaikan informasi terkait pemilu kepada masyarakat. Semakin dekatnya hari pemungutan suara, membuat masyarakat harus tahu tahapan apa yang sudah berjalan dan yang akan direncanakan.Pada talk show yang dipandu penyiar, Iyan Adira, Supriadi juga menjelaskan tata cara pindah memilih bagi warga karena alasan pekerjaan, menjalani perawatan dirumah sakit, tugas belajar, pindah domisili, menjalani tahan dilapas, tugas belajar, bekerja diluar domisili, menjalani rehabilitas narkoba. Yakni dengan menyiapkan KTP-el serta bukti telah terdaftar dalam DPT yang kemudian dilaporkan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat atau tujuan untuk kemudian memperoleh formulir pindah memilih (A5).Komisioner KPU Lutra Divisi Teknis Suprianto pada talk show tersebut menjelaskan tentang rekrutmen Relawan Demokrasi (Relasi) sebagai gerakan sosial yang ditujukan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih. Sesuai aturan, jumlah Relasi yang dibutuhkan sendiri hanya 55 orang yang akan dibagi dalam 10 basis pemilih. “Masa kerja Relasi juga hanya 3 bulan disediakan honor dan piagam,” jelas Suprianto.Adapun untuk rekrutmen Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), baru akan dimulai pada 23 Februari 2019. Lokasi penerimaan berkas di masing-masing Sekretariat PPS tiap desa/kelurahan. Dan bagi yang berminat dan ingin mendapat informasi lengkap disarankan untuk langsung datang ke KPU, PPK, PPS.Sementara itu Komisioner KPU Lutra Divisi Hukum dan Pengawasan, Syabil mengajak warga untuk berperan aktif mengawasi kampanye dan tidak segan melapor apabila ditemukan pelanggaran.Syabil juga menyampaikan bahwa saat ini tahapan dari kampanye telah melewati pelaporan dana tahap kedua yang beberapa waktu lalu (yakni Pelaporan Penerimaan Sumbangan dana Kampanye/LPSDK) semua peserta pemilu sudah memenuhi kewajibannya dan telah diumumkan di website KPU Lutra pada 3 januari 2019. (ramadhan iqbal/humas/ed diR)

Sinergi Tahapan Pemilu dengan Hari Raya Nyepi 2019

Gianyar, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar hadir dalam Rapat Koordinasi Dalam Rangka Hari Raya Nyepi Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, Rabu (9/1/2019).Pada kegiatan ini, KPU Gianyar yang diwakili Ketua, I Putu Agus Tirta Suguna menyampaikan kesiapan jajarannya dalam menghadapi Pemilu 2019 yang pelaksanaannya diiringi Hari Raya Nyepi ini yang jatuh pada 7 Maret 2019. Agus Tirta Suguna memastikan keduanya berjalan lancar dengan kordinasi antar instansi untuk memastikan kegiatan politik dan keagamaan berjalan lancar dan tertib. “Keunikan di Bali yaitu pada swadarmaning agama dan swadarmaning Negara, jadi sinergitas ini sudah terlaksana dari pemilu-pemilu sebelumnya,” ujarnya.Meski demikian Agus Tirta Suguna mengingatkan ada perbedaan antara pelaksanaan pemilu dan pemilihan kepala daerah berkaitan dengan Hari Raya Nyepi, dimana pada Pemilihan 2018 KPU Kabupaten Gianyar bisa menentukan sendiri jadwal kegiatan kampanye untuk menyesuaikan dengan perayaan hari libur nasional atau hari raya keagamaan sementara untuk pemilu nanti tidak. “Jadi sebagai pelaksana pemilu, KPU Gianyar hanya bisa mengimbau kepada peserta pemilu yang melaksanakan kampanye yang dilaksanakan pada hari raya agama agar menjaga ketertiban dan menyampaikan terlebih dahulu ke aparat keamanan maupun bawaslu,” tambahnya.Suguna melanjutkan bahwa pada Maret nanti juga akan dilaksanakan perekrutan KPPS disetiap TPS. (kr/ed diR)

KPU Banyumas Beri Tips Deteksi Berita Hoaks

Purwokerto, kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Hanan Wiyoko memberikan tips mendeteksi berita bohong (hoaks). Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Pelatihan Optimalisasi Media Sosial kepada empat siswa magang di KPU Banyumas, Selasa (8/1/2019) pagi. Hanan mengatakan, salah satu optimalisasi media sosial di zaman sekarang adalah dengan cara cerdas mendeteksi dan melawan berita hoaks.“Teman-teman tidak sekadar menjadi pengguna medsos biasa, tetapi juga menjadi pengguna yang cerdas,” ungkap pria yang pernah menduduki Pimpinan Redaksi di harian Satelit Post ini.Pada kegiatan yang digelar di Rumah Pintar Pemilu ini Hanan menyampaikan, ada dua tips mudah mendeteksi mana berita hoaks dan mana yang fakta. Pertama, lihatlah sumber berita tersebut. Menurutnya, hoaks sering tersebar dari laman yang kurang kredibel. Indikator itu bisa dilihat dari domain lamannya, konten berita dalam laman, waktu publikasi berita dan lainnya.“Jadikan juga beberapa media massa yang besar dan kredibel sebagai pembanding berita tersebut,” lanjut Hanan.Tips kedua, yaitu dengan melihat konten berita tersebut. Berita hoaks relatif mengandung konten yang provokatif, mengandung SARA dan ujaran kebencian.Hanan melanjutkan, tips tersebut memang tidak 100 persen dapat dijadikan kunci, namun bisa dijadikan perangkat filterisasi informasi. “Jika suatu saat kita akan menshare berita, maka harus di-cross check dulu validitas beritanya,” tegas Hanan.Apalagi disituasi menjelang Pemilu 2019 ini, menurut dia masyarakat perlu waspada terhadap berita hoaks. Selain itu, dia juga berharap agar peserta bisa memproduksi konten yang positif dan bermanfaat untuk masyarkat.Tidak ketinggalan, Hanan juga memberikan pelatihan kepenulisan berita. Dia menyampaikan bahwa prinsip berita adalah menyampaikan informasi 5W+1H. Dan akhirnya, peserta berlatih membuat narasi berita. (jik/ed diR)

KPU Lutra Umumkan Salinan DPT

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mengumumkan salinan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, Minggu (6/1/2019). Pengumuman dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Lutra. Komisioner KPU Lutra Divisi Data, Perencanaan dan Informasi Supriadi mengatakan bahwa  Pengumuman DPT sesuai UU 7/2017, Pasal 209 ayat 1 dan PKPU Nomor 32 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas PKPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Program, Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019Pengumuman DPT oleh PPS dengan maksud agar masyarakat mudah mengakses dengan mengunjungi kantor desa/kelurahan di seluruh masing-masing untuk memastikan diri sudah terdaftar di DPT. Kepada PPS Supriadi berpesan untuk terus bergerak menyosialisasikan pengumuman DPT kepada masyarakat di wilayah kerja masing-masing."Jadi jika ada warga yang tidak terdaftar tapi sudah mempunyai KTP-el agar menyampaikan kepada PPS untuk di masukan di dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK),” jelas Supriadi.Supriadi melanjutkan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-2) yang diumumkan KPU Lutra melaui PPS Luwu Utara yaitu total pemilih sebanyak 216.147 Pemilih yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 107.960 pemilih dan pemilih perempuan sebanyak 108.187 pemilih, tersebar di 12 kecamatan 173 desa/kelurahan 987 TPS. (Ramadhan Iqbal/ed diR)

Jumat Bersih, di Lingkungan KPU Provinsi Kalteng

Palangka Raya, kpu.go.id – Mengisi waktu jelang akhir pekan, pimpinan dan pegawai dilingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan Jumat Bersih. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat dan menjaga semangat kerja dalam menyukseskan tugas dan tahapan pemilu yang ada.Kerja bakti ini dilakukan dengan merapikan sarana prasarana di lingkungan kerja KPU Provinsi Kalteng meliputi halaman dan lingkungan disekitarnya. Sekretaris KPU Provinsi Kalteng Arief Suja’i mengatakan kegiatan Jumat bersih juga ditujukan untuk untuk memupuk rasa cinta pegawai terhadap lingkungan kerja yang bersih, sehat dan nyaman. Terlebih KPU Kalteng akan menghadapi tahapan Pemilu Serentak Tahun 2019. “Selain itu Jumat Bersih bisa menjadi Jumat Sehat Karena sikap hidup bersih sangat menentukan pola hidup sehat dan berpengaruh pada produktifitas kerja yang berkualitas,” kata Arief, Jumat (4/1/2019).Kegiatan Jumat Bersih ini akan diadakan secara rutin minimal satu kali dalam setiap bulannya dan akan berlangsug berjenjang di seluruh KPU kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. (G.C/ed diR)

Populer

Belum ada data.