Berita KPU Daerah

KPU Lima Puluh Kota Bentuk Posko Pelayanan GMHP

Tanjung Pati, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lima Puluh Kota mendirikan Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) di seluruh wilayah di Kabupaten Lima Puluh Kota Selasa (2/10/2018).Posko yang didirikan untuk memberikan kepastian, perlindungan terhadap hak pilih masyarakat terdata didalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. “Sesuai dengan Intruksi KPU RI maka kami membuat posko pelayanan diseluruh wilayah di Kabupaten Lima Puluh Kota, agar DPT Pemilu 2019 benar-benar bersih dan didukung semua pihak,” ujar Ketua KPU Lima Puluh Kota Masnijon.Masnijon mengatakan GMHP juga sesuai dengan tagline Pemilih Berdaulat Negara Kuat dimana setiap warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih harus masuk DPT.Anggota KPU Lima Puluh Kota Divisi Perencanaan dan Data, Eka Ledyana melaporkan Posko GMHP yang terbentuk berada di Kantor KPU Kabupaten, Posko Bersama dengan Bawaslu Kabupaten, Posko GMHP di 13 Kecamatan Kabupaten Lima Puluh Kota, Posko di 79 Negeri, Posko Bersama di Sekretariat Panwascam dan Posko Mobile yang akan diadakan di pasar tradisional dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.KPU selanjutnya melalui posko GMHP menerima masukan dan tanggapan masyarakat mencakup pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena berbagai alasan antara lain; ganda, meninggal dunia, tidak dikenal, pindah domisili dan lainnya. Perbaikan terhadap elemen data yang belum lengkap atau belum akurat dan melakukan pendaftaran bagi pemilih yang belum terdaftar di DPT. (hupmas LPK/ed diR)

Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kep Seribu

Kep Seribu, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu secara resmi menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak Tahun 2019 pada 1 Oktober 2018. Bertempat di Plaza Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, acara dibuka oleh Ketua KPU Kepulauan Seribu, Murhofik. Dalam sambutannya, Murhofik mengingatkan bahwa pada saat ini tahapan Pemilu 2019 sudah masuk masa kampanye. Tahapan kampanye sendiri telah dimulai pada tanggal 23 September 2018 dan akan berakhir pada masa tenang, tanggal 13 April 2019. Untuk itu, Murhofik mengimbau agar para peserta pemilu dapat memberikan pendidikan politik kepada pemilih dan meningkatkan partisipasi pemilih di Kepulauan Seribu seperti pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2017. Ketika itu Kepulauan Seribu tercatat sebagai daerah dengan tingkat partisipasi politik paling tinggi di DKI Jakarta yakni mencapai 82%. Sebagai bentuk upaya KPU meningkatkan partisipasi pemilih, Murhofik juga menginformasikan bahwa saat ini lembaganya mempunyai program khusus pemutakhiran data pemilih yang dikenal dengan nama Gerakan Mendukung Hak Pemilih (GMHP). Data pemilih ini masih bisa diperbaiki hingga 28 Oktober.Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah deklarasi kampanye damai oleh Ketua KPU Kepulauan Seribu yang diikuti oleh seluruh peserta pemilu. Pembacaan yang diikuti dengan penandatanganan deklarasi damai oleh ketua partai politik Kepulauan Seribu dan liaison officer (LO) calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi DKI Jakarta ini disaksikan oleh Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Seribu, anggota Bawaslu Kabupaten Kepulauan Seribu, Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu, Kapolres dan Danramil Kabupaten Kepulauan Seribu. (kpu kep seribu/ed diR) 

KPU Lutra Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Masamba, kpu.go.id - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga berlangsung di Luwu Utara. Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melaksanakan upacara bendera sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) KPU Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2018.Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Senin (1/10/2018) pada dasarnya adalah untuk memperkokoh Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa untuk merenungkan  menerapkan nilai-nilai Pancasila yang telah dijadikan falsafah bangsa.  Bertindak selaku inspektur upacara, Ketua KPU Kabupaten Luwu Utara Syamsul Bachri dan pemimpin upacara Hasmiruddin Kalawa Staf Sekretariat, peserta adalah Komisioner dan Sekretariat KPU Kabupaten Lutra. Upacara peringatan hari kesaktian Pancasila ini meski tanpa kata sambutan inspektur upacara, namun berlangsung khidmat.Upacara diawali dengan mengheningkan cipta dipimpin oleh inspektur dan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila yang diikuti peserta upacara.Suasana semakin khidmat tatkala satu per satu sila Pancasila diucapkan oleh pembina upacara  dan diikuti oleh peserta upacara. Pada kesempatan itu juga dipanjatkan doa untuk masyarakat di Palu, Donggala dan sekitarnya yang tertimpa musibah gempa dan tsunami. (ramadhan iqbal/ed diR)

Tekad KPU Sumsel Amalkan Nilai Pancasila

Palembang, kpu.go.id - Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan menggelar upacara bendera, di Halaman Sekretariat KPU Sumatera Selatan Senin (1/10/2018). Komisioner KPU Sumatera Selatan Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ahmad Naffi bertindak selaku inspektur upacara, memimpin jalannya upacara  diikuti oleh pejabat dan staf di lingkungan sekretariat KPU.Dalam Upacara tersebut, Naffi membacakan ikrar yang isinya mengajak masyarakat khususnya jajaran pegawai KPU Sumsel untuk mempertahankan nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhannya. Sejak diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 lalu, banyak terjadi rongrongan terhadap Kesatuan Negara Republik Indonesia, yang datang dari luar negri maupun dari dalam negeri. "Dimungkinkan karena adanya kelengahan kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara," katanya.Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia telah dapat memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia."Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila kami membulatkan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.Naffi menambahkan, Hari Kesaktian Pancasila juga merupakan momentum bagi semua untuk lebih bekerja keras, ikhlas dan memaksimalkan seluruh potensi dalam bekerja, delam mengisi kemerdekaan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (hupmas kpu Sumsel Mhq/ed diR) 

Deklarasi Kampanye Damai di Hari Kesaktian Pancasila

Pelaihari, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Laut (Kalimantan Selatan) menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 pada Senin (1/10/2018). Acara yang dimulai pukul 07.00 WITA, di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut ini bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila dan turut dihadiri Ketua Partai Politik Tingkat Kabupaten, Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD Kabupaten, Ketua Pengadilan Negeri, Kejari, Bawaslu.Organisasi Masyarakat, dan pegawai yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.Acara dimulai dengan pembacaan ikrar kampanye damai oleh para Ketua Partai Politik yang isinya berjanji mewujudkan Pemilu 2019 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Mereka juga berkomitmen melaksanakan kampanye pemilu yang aman, sejuk, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Selanjutnya dilakukan penandatanagan Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 oleh semua Ketua Partai Politik, Bupati Tanah Laut, Kapolres, Dandim, Ketua KPU, Bawaslu, Kejari, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua DPRD.  Ketua KPU Kabupaten Tanah Laut, Arif Mukyar mengatakan bahwa tujuan digelarnya Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 agar terciptanya suasana yang aman, damai dan sejuk di Kabupaten Tanah Laut. Pemilu adalah pesta demokrasi dan sebelum-sebelumnya hal ini sudah biasa dilalui oleh bangsa kita setiap lima tahun sekali.“Yang paling penting mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai kita memutuskan tali silaturahmi yang sudah kita jalin sejak dulu hanya karena berbeda pilihan politik. Mari berkampanye secara santun sesuai dengan nilai-nilai luhur adat istiadat masyarakat kita sejak dulu,” kata Arif.Ia berharap, Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan dengan sukses dan aman seperti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut Tahun 2018 yang baru saja digelar pada bulan Juni yang lalu.“Semoga sama seperti Pemilihan Bupati kemarin. Antar pasangan calon yang menang dan kalah tetap kompak, saling berpelukan dan makan bareng. Hal ini bisa menjadi contoh di daerah lain yang juga menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah, bahwa persaingan dalam demokrasi tidak merusak persahabatan dan persaudaraan,” tutup dia. (BS)

Merenungkan Kembali Momen Lahirnya Pancasila

Semarapura, kpu.go.id - Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 10 Tahun 2018, KPU Kabupaten Klungkung menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Senin (1/10/2018). Seluruh jajaran KPU Klungkung mengikuti kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA.Upacara yang diinspektur oleh Anggota KPU Kabupaten Klungkung Divisi SDM dan Parmas Ida Bagus Nyoman Barwata tersebut diawali dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, dilanjutkan dengan pembacaan Teks Pancasila.Dalam sambutannya, Ida Bagus Nyoman Barwata mengajak peserta upacara untuk merenungkan kembali momen lahirnya Hari Kesaktian Pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa. Dalam kesempatan itu dia juga mengajak jajaran pegawai di lingkungan KPU Kabupaten Klungkung peolpor dalam mengamalkan Pancasila di setiap kegiatan kerja maupun keseharian.“Karena biasanya abdi negara bisa menjadi contoh di masyarakat, sehingga bisa menjadi panutan dalam mempersatukan bangsa dan negara dalam rangkaian Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda namun satu jua),” kata Barwata.Menurut dia, dengan keberagaman suku, adat dan budaya serta agama yang ada di Indonesia, merupakan anugerah yang mulia dari Ida Sang Hyang Widi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. “Sehingga bisa menjadi sebuah unggulan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai bersama,” lanjut Barwata.Di akhir sambutannya Barwata menyemangati jajaran di KPU Klungkung dan berdoa semoga Tuhan melindungi tugas penyelenggara pemilu dan kehidupan sehari-hari. (putras/ed diR)

Populer

Belum ada data.