Berita KPU Daerah

Kursus Kepemiluan Lahirkan Agen Sukarelawan Demokrasi

Jepara, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menggelar Kursus Kepemiluan bersama berbagai kelompok masyarakat di D’season Premier Hotel Bandengan Senin (3/12/2018). Tujuan dari kegiatan ini adalah mencetak agen sukarelawan demokrasi yang siap terjun ke masyarakat menyampaikan sosialisasi kepemiluan.Peserta yang berjumlah seratusan ini berasal dari pemuda berbagai organisasi kemasyarakatan dan profesi. Sebelum bertugas, peserta yang terbagi dalam dua kelas mendapat pembekalan dari komisioner KPU Kabupaten Jepara. Materi Sistem Demokrasi dibawakan Ris Andy Kusuma, Sejarah dan Tata Kelola Kepemiluan oleh sistem Subhan Zuhri dan Komunikasi dan Strategi Partisipasi Masyarakat oleh Muhammadun.Ris Andy Kusuma yang mengkordinir Divisi Hukum dan Pengawasan mengajak peserta Kursus Kepemiluan menjadi contoh berpendapat yang baik bagi masyarakat. Berpendapat menurut dia perlu melihat apakah yang disampaikan benar atau tidak menyebarkan berita bohong.Subchan Zuhri, yang notabene Ketua KPU Kabupaten Jepara menjelaskan sejarah penyelenggaraan pemilu di Indonesia sejak pertama kali dilaksanakan 1955 hingga 2014. Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut memperbaiki kualitas demokrasi dengan peranannya masing-masing.Sementara itu Muhammadun yang mengkordinir Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM memberikan tips strategi komunikasi guna meningkatkan partisipasi masyarakat. Dia menyebut partisipasi pemuda dalam proses demokrasi amat menentukan arah bangsa. (kpu jepara andy/ed diR)

KPU Sumbar Sosialisasi Tahapan Logistik Pemilu 2019

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Sosialisasi Tahapan Logistik, di Pangeran Beach Hotel Padang, Senin (3/12/2018).Ketua KPU Provinsi Sumbar Amnasmen yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan bahwa tujuan dari sosialisasi adalah untuk menginformasikan kepada khalayak kesiapan tahapan logistik Pemilu 2019. KPU Sumbar sendiri menurut dia telah melakukan banyak persiapan terkait logistik, mulai dari penetapan jumlah DPT, validasi Daftar Calon Tetap (DCT), persiapan gudang logistik di kabupaten/kota, hingga proses lelang pengadaan.KPU Sumbar menurut Amnasmen juga telah menyiapkan gudang di 19 kabupaten/kota sejak satu bulan yang lalu. Gudang telah disiapkan dengan standar yang telah ditetapkan, seperti pengamanan kotak dan bilik dengan palet (alas) yang terbuat dari kayu atau triplek, untuk mengantisipasi air dan hama. “Ada beberapa gudang yang dimiliki sendiri oleh KPU kab/kota, ada yang statusnya pinjaman kepada pemda dan ada juga yang sewa,” kata Amnasmen.Sebelumnya M Mufti Syarfie selaku narasumber tamu, menyampaikan pentingnya tahapan logistik mendapat dukungan berbagai pihak. Ada setidaknya 10 pihak yang bisa mendukung suksesnya tahapan ini seperti pemilih, partai politik, calon perseorangan, penyelenggara (PPK-PPS dan KPPS), Bawaslu (provinsi, kab/kota dan panwas), pemerintah, pemantau, LSM, pengamanan (TNI/Polri), distributor dan media.Mufti juga mengingatkan bahwa persoalan logistik pemilu juga meliputi fisik barang pasca distribusi seperti, perawatan, perbekalan dan ketenagaan. Oleh karena itu pria yang sempat menjabat Anggota KPU Provinsi Sumbar dua periode berpesan agar KPU Sumbar seger berkoordinasi untuk memastikan tidak ada masalah yang mungkin terjadi pasca barang tiba seperti, keamanan, kertersediaan gudang, sortir, pengepakan dan distribusi ke TPS. “Seperti cetaknya tidak bagus, sortirnya tidak maksimal, tulisannya tidak jelas dan jumlahnya yang tidak cukup. Hal yang berpotensi menjadi masalah ini harus diantisipasi oleh KPU,” tambahnya. (tim tekhupmas SB/ed diR)

KPU Banyumas Sosialisasikan Tata Cara Mencoblos yang Sah

Purwokerto, kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas Imam Arif Setiadi menyosialisasikan tata cara mencoblos surat suara yang sah dalam Pemilu 2019 melalui Forum Warga Berbasis Keluarga di Balai Desa Parungkamal, Senin (3/12/2018).Di depan puluhan warga setempat, Imam juga menyampaikan pentingnya hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan bagaimana pemilih tahu tata cara mencoblos yang benar. “Cara mencoblosnya juga harus benar agar suaranya menjadi sah,” pesan Imam.Lebih rinci dia menjelaskan bahwa mencoblos surat suara juga harus menggunakan alat yang sudah tersedia di TPS. Penggunaan alat di luar yang telah disediakan akan menyebabkan suara menjadi rusak. Adapun sasaran mencoblos untuk surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan surat suara calon anggota DPD yaitu dengan menusuk pada bagian nama, nomor urut atau gambar pasangan calon.Sementara pada surat suara calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, coblosan bisa diberikan di bagian nomor urut, nama calon atau nomor urut, nama partai dan gambar partai.  “Dalam kategori ini, suara memiliki dua kemungkinan akan diberikan kepada calon atau ke partai, sesuai dengan coblosannya,” tambahnya.Imam melanjutkan bahwa cara pencoblosan ini sudah rinci tertulis dalam draft Peraturan KPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2019.Di tempat lain, Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Yasum Surya Mentari juga menyampaikan pesan yang sama kepada anggota Pendamping Keluarga Harapan (PKH) se-Kecamatan Jatilawang. Kegiatan ini dihadiri 40 peserta, dan digelar di Aula Kecamatan Jatilawang.(rfk/ed diR)

Sosialisasi Berbasis Keluarga Mudahkan Pemahaman Warga

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih dan Pendidikan Pemilih di Wisata Pemandian Air Panas Desa Pincara, Minggu (2/12/2018).Acara yang dikemas dengan metode berbasis keluarga ini difasilitasi oleh peserta Kursus Kepemiluan KPU Lutra dan berlangsung seru karena melibatkan para pengunjung wisata.Komisioner KPU Lutra Divisi Data dan Informasi Supriadi mengatakan sosialisasi berbasis keluarga ini adalah cara KPU Lutra untuk mempermudah pemahaman masyarakat terkait informasi pemilu. Keluarga adalah komunitas terkecil dimasyarakat yang memiliki kedekatan yang erat satu dengan lainnya.Supriadi melanjutkan bahwa masyarakat punya kepentingan yang besar dalam menentukan pemimpin untuk lima tahun mendatang. Oleh karena itu dia mengajak agar masyarakat menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya.Supriadi juga mendorong agar masyarakat aktif disemua tahapan pemilu. Seperti ditahapan kampanye, publik bisa menilai visi misi yang disampaikan calon, sementara di tahapan pemutahiran data pemilih, ikut bantu melapor apabila ada warga yang belum terdaftar atau masuk di Daftar Pemilih Tetap (DPT).Lebih jauh Supriadi mengingatkan, suksesnya pemilu salah satu indikatornya adalah tingginya angka partisipasi. “Tinggi partisipasi pemilih dalam pemilu itu baik karena pemimpin yang terpilih juga akan kuat karena mendapatkan dukungan secara langsung dari rakyat,” tambah dia.Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris KPU Lutra  Andi Kasmawati, Kepala Desa Pincara, tokoh adat, masyarakat, agama dan pemuda dan sejumlah warga yang di Pincara. Disela kegiatan juga dilakukan pengecekan nama warga apakah sudah terdata dalam DPT. (ramadhan iqbal/ed diR)

503 Nama Caleg Banyumas Tervalidasi

Jakarta, kpu.go.id - Sebanyak 503 nama calon anggota legislatif (caleg) di Kabupaten Banyumas yang akan berlaga dalam Pemilihan Legislatif, 17 April 2019 mendatang telah selesai divalidasi. Dari hasil pengecekan diketahui nama-nama caleg yang tertera dalam dummy surat suara telah cocok dengan SK Daftar Calon Tetap (DCT).Pengecekan sendiri dilakukan Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Banyumas, Hanan Wiyoko dan Operator Sistem Informasi Pencalonan (Silon), Sarikasih, di Jakarta, Minggu (2/12/2018). Mereka ambil bagian dari kegiatan pengecekan dummy surat suara yang digelar KPU RI 30 November hingga 6 Desember 2018.“Kami sudah melakukan validasi nama-nama caleg di dummy surat suara dengan SK DCT. Hasilnya cocok. Sudah dikoreksi dan sebelumnya sudah diparaf oleh para penghubung partai politik di tingkat kabupaten,” kata Hanan.Dia menambahkan pengecekan dilakukan dengan memeriksa nama-nama caleg tiap daerah pemilihan. Pemeriksaan bahkan dilakukan dengan memeriksa ejaan nama, gelar akademik, keagamaan, nomor urut, partai politik. “Serta melihat apakah yang bersangkutan masih memenuhi syarat atau tidak,” tambah dia.Sekadar informasi, awal penetapan DCT di Kab Banyumas ada 504 caleg yang berpartisipasi. Namun satu kemudian meninggal dunia atas nama Imam Purwono, dari Partai Demokrat daerah pemilihan 5 (nomor urut 1). Nama yang bersangkutan kemudian dicoret atau dinyatakan tidak memenuhi syarat. Dari hasil validasi, nama yang bersangkutan sudah dikeluarkan dari dummy surat suara.Selain validasi, juga dilakukan sinkronisasi antara SK DCT dengan Silon untuk memastikan kesesuaian nama-nama caleg dalam aplikasi. Nantinya, aplikasi tersebut bisa diakses oleh masyarakat melalui portal informasi infopemilu.kpu.go.id.Ketua KPU RI, Arief Budiman yang hadir dalam pembukaan acara menegaskan kepada para peserta validasi untuk bekerja dengan hati-hati dan teliti. Menurutnya, kecerobohan kecil bisa berakibat fatal sehingga diminta tuntas dalam melakukan validasi dan sinkronisasi.Hal yang sama juga disampaikan Anggota KRU RI Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ilham Saputra. Dia meminta agar peserta serius, dan melarang pulang apabila aplikasi Silon belum sinkron dengan SK DCT. Menurutnya hal tersebut penting agar surat suara bisa tidak ada permasalahan salah cetak. Selain KPU Banyumas, kegiatan ini diikuti 10 provinsi, 33 kota dan 137 kabupaten. (hwo/ed diR)

Stan Pengecekan Hak Pilih di Peluncuran Kolaka Utara Drive

Lasusua, kpu.go.id - Berbagai upaya dilakukan KPU Kabupaten Kolaka Utara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019. Seperti yang terlihat saat diadakannya kegiatan Peluncuran Album Kompilasi Kolaka Utara Drive, di Alun-alun Kota Lasusua, Sabtu (1/12/2018), KPU Kolaka Utara ambil bagian dengan mendirikan stan pengecekan dan pendaftaran pemilih yang belum terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).Di sana para pengunjung yang didominasi generasi muda diarahkan untuk memeriksa hak pilihnya di Pemilu 2019 melalui website sidalih3.kpu.go.id. Bahkan Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar yang berada dilokasi bersama rombongan menyempatkan diri untuk berkunjung dan mengecek status pemilihnya.Peluncuran Album Kompilasi Kolaka Utara Drive sendiri  merupakan kegiatan yang menghimpun seluruh band lokal di  Kolaka Utara untuk kemudian memproduksi album dengan label indie. Acara ini ditutup dengan penampilan Sunu ex vocalis Matta Band. (in/ed diR)

Populer

Belum ada data.