Berita KPU Daerah

Perbaikan Kedua, Jumlah Pemilih di Sumbar Bertambah 177.609 Orang

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilih Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2), Rabu (14/11/2018). Hasil perbaikan selama 60 hari, jumlah DPTHP-2 di Sumbar mencapai 3.641.761 pemilih atau bertambah 177.609 pemilih dibanding DPTHP-1 yang ditetapkan September lalu.Hadir dalam kegiatan ini Ketua KPU Sumbar Amnasmen didampingi Anggota Izwaryani, Gebril Daulai, Nova Indra dan Yanuk Sri Mulyani. Turut hadir Anggota Bawaslu Sumbar Vifner, Ketua KPU kabupaten/kota dan anggota Divisi Program dan Data, Operator Sidalih Kabupaten/Kota, Kesbangpol, Parpol, Calon Anggota DPD-RI, Forkompimda, unsur kepolisian dan awak media.Amnasmen dalam keterangannya mengatakan, bahwa pihaknya tetap bekerja menyempurnakan data pemilih meski DPTHP-2 telah ditetapkan. KPU menurut dia juga tetap menerima masukan dan klarifikasi data pemilih dari seluruh pihak terkait.Amnasmen memastikan lembaganya terus mencermati perubahan jumlah pemilih terutama pada mereka yang berpotensi masuk kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK) karena baru mengurus kependudukan. “Baru mendapat KTP-el atau sekarang masih melakukan proses pendataan, hak mereka akan kita masukan dalam daftar pemilihan khusus,” jelasnya.Anggota KPU Sumbar, Nova Indra menjelaskan bahwa sebelumnya ditetapkan di tingkat provinsi, KPU kabupaten/kota telah menetapkan DPTHP-2 sejak 11-13 November 2018. Semua rekomendasi Bawaslu menurut dia juga sudah ditindaklanjuti oleh KPU kabupaten/kota. “Sehingga DPTHP-2 bisa untuk ditetapkan,” kata Nova.Nova menganggap wajar apabila masih ada catatan dari Bawaslu maupun partai politik terhadap data pemilih yang ditetapkan ini. “Dan untuk KPU kabupaten/kota kami minta berkoordinasi dengan Bawaslu dan partai politik untuk menyelesaikan data pemilih ini,” tutup Nova. (romelt/ed diR)

Kesan Pemilih Disabilitas Ikuti Kursus Kepemiluan KPU Soppeng

Watansoppeng, kpu.go.id - Kursus Kepemiluan yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng 13-15 November 2018 lalu sukses memberikan kesan positif bagi peserta. Salah yang memperoleh kesan positif adalah seorang penyandang disabilitas bernama Yusparas Wandi, Rabu (14/11/2018).Pria asal Kecamatan Citta mengaku mendapat banyak pengalaman selama mengikuti kursus kepemiluan, khususnya bagaimana menjadi pemilih yang cerdas, mengetahui permasalahan dan pelanggaran dalam tahapan kampanye yang biasanya dianggap persoalan sederhana dalam masyarakat.Yusparas pun mengaku bangga dengan perlakuan yang sama yang diberikan KPU Soppeng dalam kegiatan kursus pemilu. Dia meyakini perhatian yang sama juga akan diberikan penyelenggara kepada penyandang disabilitas yang menggunakan hak pilih pada setiap pemilu nanti.Usai menerima sertifikat kursus kepemiluan, Yusparas berencana menggunakannya untuk mendaftar sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Citta yang saat ini prosesnya masuk rekrutmen pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. “Semoga saja seluruh alumni kursus kepemiluan bisa menjadi agen-agen sosialisasi dilingkungan tempat tinggal mereka hingga tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pemilu yang berjalan bisa tercapai,” tutup Yusparas. (teknishupmassoppeng/da/ed diR)

KPU Lutra Dukung Program Jemput Bola Perekaman KTP-el

Masamba, kpu.go.id - Dalam rangka menyukseskan dan menjaga hak pilih warga dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (pemilu) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara (Lutra) bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mendatangi langsung warga untuk melakukan perekaman karena belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) Selasa (13/11/2018).Kegiatan dari rumah ke rumah (door to door) ini juga untuk memudahkan warga yang memiliki keterbatasan dan berdomisili disejumlah Desa di Kecamatan Mappedeceng.Komisiner KPU Lutra Divisi Data dan informasi, Supriadi saat konfirmasi menjelaskan keikutsertaan lembaganya dalam kegiatan perekaman bersama disdukcapil adalah bentuk dukungan mempercepat perekaman kepada warga. Apalagi dari informasi yang dimiliki, sejumlah pemilih memiliki keterbatasan untuk mengurus KTP-el karena faktor usia (lansia) atau tuna netra.“Karena tidak mampu melakukan perekaman langsung ke disdukcapil, sehingga merekam langsung di rumah warga terkhusus yang mengalami kendalan fisik seperti buta (tuna netra) dan warga yang lanjut usia,” jelas Supriadi.Supriadi lalu menjelaskan dipilihnya dua Desa di Kecamatan Mappedeceng (Desa Kapidi serta Desa Mekar) karena didua tempat itu ada pemilih yang memang memiliki keterbatasan untuk datang mengurus KTP-el.Gerakan jemput bola semacam ini menurut Supriadi akan terus dilakukan, dan yang paling dekat pada 14 November 2018 akan kembali dibuka proses perekaman KTP-el di Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan (Lapas Rutan) Mappedeceng. “Untuk masyarakat yang belum merekam bisa datang dengan membawa kartu keluarga (KK),” jelas Supriadi. Kegiatan perekaman dipimpin langsung Kadis Dukcapil Kab Lutra Mas’ud Masse, disaksikan Camat Mappedeceng, Kasubag Program dan Data Fitria, Panwascam dan tokoh masyarakat. (ramadhan iqbal/ed diR)

Forum Warga Upaya Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

Watansoppeng, kpu.go.id - Enam bulan menuju hari pemungutan suara Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin gencar melakukan sosialisasi dengan menyasar semua segmentasi pemilih yang ada di masyarakat. Tidak hanya pemilih pemula, segmentasi keluarga juga penting menerima muatan sosialisasi kepemiluan.Seperti yang dilakukan KPU Kabupaten Soppeng, memanfaatkan Forum Warga, penyelenggara setempat memaksimalkan pertemuan berkelanjutan (hingga 10 kali) agar dapat meningkatkan kesadaran warga.Forum Warga di Kabupaten Soppeng sendiri telah dilaksanakan sejak 15 Oktober dan berakhir 13 November 2018. Kegiatan terakhir dilaksanakan bersama Gabungan Kelompok Tani Desa Baringeng Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng pada Selasa (13/11/ 2018). KPU Soppeng berharap kegiatan forum warga tepat sasaran sehingga menjadi salah satu upaya meningkatkan partisipasi masyarakat di Pemilu tahun 2019 mendatang.Adapun Sosialisasi melalui Forum Warga di Kabupaten Soppeng dari sepuluh kali pertemuan, delapan pertemuan di antaranya digelar di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini menggandeng Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan menghadirkan masyarakat yang mewakili semua elemen. Jumlah peserta untuk kegiatan forum warga sebanyak 50 orang dengan rincian 30 orang peserta dan 20 orang panitia pelaksana.Sementara dua pertemuan lainnya dilaksanakan KPU Kabupaten Soppeng bekerja sama dengan Persit Kartika Chandra Kirana KODIM 1423 Soppeng dan Gabungan Kelompok Tani Desa Baringeng Kecamatan Lilirilau. Kegiatan ini berlangsung 9 November 2018. (teknishupmaskpusoppeng/da/ed diR)

KPU Lutra Buka Rekrutmen Terbatas PPK Pemilu 2019

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menyeleksi kembali sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 untuk bertugas kembali di Pemilu 2019.Kebutuhan penambahan PPK sendiri tindaklanjut Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor: 1373/PP.05-SD/01/KPU/XI/2018  yang menginstruksikan kepada KPU kabupaten/kota untuk menambah jumlah PPK dari tiga menjadi lima sebagaimana Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).Rekrutmen terbatas untuk PPK ini dilaksanakan 10-20 November 2018 dimana mereka nantinya akan mengisi dua posisi anggota PPK tersisa. Proses wawancara dijadwalkan 13-14 November 2018 di 12 kecamatan dengan metode wawancara secara panel. Wawancara dihadiri langsung Ketua dan Komisioner KPU Lutra Syamsul Bachri serta Anggota KPU Lutra Suprianto, Rahmat, Sabil.Menurut Syamsul, proses rekrutmen dilakukan tertutup dengan hanya melalui asesmen terhadap 7 PPK cadangan dari Pemilihan Gubernur 2018 disetiap kecamatan. “Jadi, yang kita undang hari ini ada tujuh orang, dua orang adalah yang tereliminasi untuk diambil tiga kemarin, dan lima orang adalah PPK cadangan di Pilgub 2018, kemarin,” ucap syamsul, Ia mengatakan, dalam proses asesmen itu, KPU hanya akan memastikan, kesemuanya masih memenuhi kriteria sebagai anggota PPK seperti bukan bagian dari tim sukses, bukan anggota partai dan menyatakan tidak berpihak kepada salah satu caleg maupun pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres). (ramadhan Iqbal/ed diR) 

DPTHP-2 di Aceh Tamiang Bertambah 5.270 Pemilih

Karang Baru, kpu.go.id - Ketua KIP Kabupaten Aceh Tamiang Ishak Ibrahim membuka secara resmi Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) di Aula Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (13/11/2018).Ishak mengawali sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Aceh Tamiang yang telah bekerja keras memperbaiki data pemilih yang akurat.Dia juga menyemangati para penyelenggara adhoc agar tetap semangat hingga tuntasnya seluruh tahapan pemilu.Adapun hasil rekapitulasi daftar pemilih di Kab Aceh Tamiang, jumlah pemilih hasil perbaikan kedua 193.639 pemilih yang terdiri dari 96.746 pemilih laki-laik dan 96.893 pemilih perempuan. Mereka tersebar di 912 Tempat Pemungutan Suara (TPS), 213 desa dan 12 kecamatan. Jumlah tersebut meningkat 5.270 pemilih dari jumlah sebelumnya (DPTHP) yang ditetapkan 13 September 2018 lalu sebanyak 188.369 pemilih.Sementara itu Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Rusli mengatakan perubahan jumlah pemilih disebabkan adanya pemilih yang belum terdaftar sesuai data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) non DPT dalam DP4, coklit terbatas dan hasil Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). (ppid kip kab aceh tamiang/ed diR)

Populer

Belum ada data.