Berita KPU Daerah

30 Calon Anggota KPU Kab/Kota di Kalteng Jalani Uji Kepatutan dan Kelayakan

Palangka Raya, kpu.go.id - Sebanyak 30 orang calon Anggota KPU Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah (Palangka Raya, Gunung Mas dan Barito Utara) menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Sabtu (20/10/2018).Kegiatan yang bertempat di Swissbell Hotel Danum Palangka Raya. Ini menjadi rangkaian terakhir dari tahapan seleksi calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Tengah Periode 2018-2023.Pelaksanaan fit and proper test yang dibagi dalam dua panel dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 21.30 WIB yang dilaksanakan oleh empat Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Wawan Wiraatmaja dan Sastriadi (panel 1) yang menguji 10 calon Anggota KPU Kabupaten Barito Utara dan 5 orang calon Anggota KPU Kabupaten Gunung Mas serta Sapta Tjita dan Eko Wahyu Sulistiobudi yang menguji  10 calon Anggota KPU Kabupaten Palangka Raya dan 5 orang calon Anggota KPU Kabupaten Gunung Mas (Panel 2).Sebelum fit and proper test didahului dengan pengarahan oleh Ketua KPU Provinsi Kalimantan Tengah Harmain. Materi fit and proper test terkait integritas, independensi, kewarganegaraan, wawasan dan teknik-teknik kepemiluan dan organisasi KPU dengan waktu maksimal selama 45 menit.“Dari hasil fit and proper test yang dilakukan ini nantinya akan dipilih masing-masing 5 orang terbaik sebagai penyelenggara pemilu,” ungkap Harmain.Ketua KPU Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan pengumuman hasil seleksi dari fit and proper test akan diumumkan pada 23 Oktober 2018 dan dilanjutkan pelantikan pada 24 Oktober 2018 bagi yang terpilih. (GC)Berikut nama 30 (tiga puluh calon Anggota KPU di Kabupaten/Kota yang mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan  (fit and proper test).Kota Palangka Raya1ABDUL SANI. S.Ag.2BHAYU RHAMA, ST., MBA., Ph. D3DWI SWASONO, SE., M.MA4FAUZAN MUKMIN, S.Si5H.M SYAIRI ABDULLAH6INDAH SARI DEWI, S.Pd., M.Pd.7NGISMATUL CHOIRIYAH, M.Pd.I., Dr8NURUL HIKMAH KARTINI, S.Si., M.Pd., Dr9RAHMADI EFENDI, S.Pd.I., M.Pd10TRASMIANTO, SHKabupaten Gunung Mas1ANLEKAR SIGAP, ST2DERI SUSANTO, S.Th.,M.Si.,MM3ELFRINST GUNANDRY TUMON4FITRIANTO, SP5HARTALIB T.M. SALEH6HERNUWITO TULUS SUKO7MEIJI KARUNIA, S.Kom.8STEPENSON, MH.9SUKJANI10YEPTA H. JINAL, S.SosKabupaten Barito Utara1DAVID SUISDARTO, S.Sos.2EFFENDI, SE, M.Si3FAKHRUZZAINI, S.Hut.4HERRY HERMAWAN, M.Cs.5MALIK MULIAWAN, SH6MARULI  TUA  HAMONANGAN TAMBUNAN , S.Hut., MP.7NOOR IDEAL, MM.8SISKA DEWI LESTARI, Ssi., M.Cs.9SURYANI BADRUN, S.E., M.AP.10UBAIDILLAH

Sukseskan Pemilihan 2018 PPK di Kudus Diganjar Penghargaan

Kudus, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus memberikan penghargaan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atas terselenggaranya Pemilihan 2018 yang berjalan sukses, aman dan lancar. Di Kudus sendiri pada 2018 lalu menggelar dua pemilihan yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah serta Pemilihan Bupati (Pilbup).Penghargaan ini diserahkan Ketua KPU Kabupaten Kudus Moh Khanafi di Hotel @Home pada acara Diseminasi Hasil Riset Pilkada Kudus Tahun 2018.Dalam keterangannya Moh Khanafi mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya Pilgub Jateng dan Pilbup Kudus yang sukses, aman dan lancar. Dia berharap prestasi ini bisa dilanjutkan pada Pemilu 2019 nanti sehingga partisipasi masyarakat juga meningkat.Selain memberikan penghargaan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). KPU Kabupaten Kudus juga menyerahkan piagam kepada instansi yang telah membantu menyukseskan Pemilihan 2018 di Kabupaten Kudus.Berikut penghargaan yang diserahkan dengan nominasinya:1. Partisipasi Pemilih Terbanyaka.       Kecamatan Undaan 88,56%b.      Kecamatan Mejobo 86.81%c.       Kecamatn Jekulo 86.73%2. Pengelola Keuangan Pilbup KudusKecamatan JekuloKecamatan JatiKecamatan Undaan3. Pengelola Keuangan Pilgub JatengKecamatan KotaKecamatan GebogKecamataan Undaan(mnf-em/ed diR) 

GKSP KPU Gowa Libatkan 167 PPS, 18 PPK

Sungguminasa, kpu.go.id - Gerakan Ketuk Seribu Pintu (GKSP) di Kabupaten Gowa berlangsung masif. Selain mendatangi rumah ke rumah, kegiatan yang berlangsung Rabu (17/10/2018) tersebut melibatkan 167 Panitia Pemungutan Suara (PPS), 18 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan jajaran KPU Kabupaten Gowa.GKSP sendiri adalah bagian dari kegiatan nasional Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang berlangsung 1-28 Oktober 2018. Keduanya ditujukan untuk memastikan terpenuhinya hak pilih warga. Untuk GKSP, petugas datang dari rumah ke rumah untuk mengecek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau Kartu Keluarga (KK) milik warga untuk memastikan hak pilih dari orang-orang yang ada dirumah tersebut. “Apakah sudah terdaftar dalam daftar pemilih Pemilu 2019,” jelas Komisioner KPU Gowa Divisi Sosialisasi, Nuzul Fitri.Baik GMHP maupun GKSP dilakukan serentak, menggerakkan seluruh penyelenggara di semua tingkatan dan mendatangi tempat-tempat keramaian seperti pasar atau warung-warung. Untuk rumah warga yang menjadi sasaran diprioritaskan tokoh masyarakat, calon anggota legislatif, tokoh agama, tokoh pemuda dan sebagainya.Selain mengecek hak pilih warga, petugas juga meminta tokoh masyarakat untuk membantu menyosialisasikan gerakan nasional ini ke warga agar mengecek namanya di Posko GMHP didesa/kelurahan atau kantor camat dan kantor KPU Gowa.Juga memeriksa namanya langsung melalui aplikasi mobile "KPU RI Pemilu 2019", atau klik www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id dan www.sulsel.kpu.go.id/cek-dpt. “Bagi yang belum terdaftar, bisa langsung mendaftarkan diri pada posko pengaduan dengan mengisi form yang disiapkan petugas setempat atau mengisi biodata pada form di aplikasi mobile," pungkas Ketua KPU Gowa Muhtar Muis. (kpu gowa/ed diR) 

Di Solok Gelaran GMHP Dikombinasi Deklarasi Kampanye Damai

Solok, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar dua kegiatan penting, Gerakan Menlindungi Hak Pilih (GMHP) serta Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Tahun 2019 di Gedung Kubung Tigo Baleh Solok, Rabu (17/10/2018).Hadir dalam acara ini, Walikota Solok yang diwakili Asisten I Nova Elfino, Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Forkompimda, Pimpinan Partai Politik serta seluruh Calon Tetap Anggota DPRD Kota Solok Pemilu tahun 2019, Tim kampanye Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden kedua Pasangan Calon tingkat Kota Solok, Kesbangpol, Kapolres Solok Kota, Dandim 0309 Solok, Camat dan Lurah Se-Kota Solok, Ketua KAN, LKAAM, Bundo Kanduang dan Bawaslu Kota Solok, serta jajaran KPU Kota Solok.Dihadapan 400 orang yang hadir Ketua KPU Kota Solok Asraf Dani H mengatakan bahwa GMHP bertujuan agar semua pemilih terdaftar dengan baik. Ada tiga kegiatan utama GMHP yaitu mendata pemilih yang belum masuk DPT, memperbaiki data pemilih yang keliru, dan menghapus pemilih yang tidak memenuhi syarat.Pada kegiatan yang sama juga dilaksanakan Pembacaan Deklarasi Kampaye Damai Pemilu Tahun 2019 oleh seluruh Calon Anggoata DPR Kota Solok yang dituangkan dalam bentuk penandatangan naskah Deklarasi oleh seluruh Calon Tetap, KPU, Bawaslu dan Unsur Pimpinan Daerah se-Kota Solok.Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat Amnasmen mengapresiasi KPU Kota Solok yang telah berkerja maksimal untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan GMHP dan Deklarasi Kampanye Damai mari berperan aktif dalam peseta demokrasi 2019.Koordinator Divisi Program Dan Data KPU Kota Solok Jonnedi memandu peserta dalam GMHP dengan pengecekan daftar pemilih melalui laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id dan aplikasi mobile Daftar Pemilih KPU yang dapat di unduh melalui playstore. Uji petik data diawali dengan memasukkan NIK Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat Amnasmen, Wakil Ketua DPRD Kota Solok Irman Jefri Adang yang diikuti oleh seluruh peserta.Sementara itu Nova Elfino yang datang mewakili Walikota Solok berharap kepada peserta pemilu tahun 2019 atau partai politik agar ikut mencermati data pemilih hasil perbaikan atau DPTHP-1, dan memastikan bahwa mereka serta lingkungan sekitar telah terdaftar dalam daftar pemilih. Begitu juga instansi atau stakeholder kepemiluan lain agar mengecek hak pilihnya, dan memastikan seluruh anggota keluarganya telah terdaftar dalam DPT.Walikota dalam sambutannya juga berharap Deklarasi Kampanye Damai memperkuat komitmen semua pihak untuk memperkuat jargon pemilihan damai. “Tidak ada demokrasi dengan kekerasan dan manipulasi. Pemilihan tidak boleh berujung permusuhan, kerusuhan apalagi perpecahan,” ujar tutup dia.(kpu kota solok/ed diR)

Posko GMHP KPU Sumsel di Mall, Sekolah dan Tempat Keramaian

Palembang, kpu.go.id - Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) makin masif dilakukan disejumlah daerah. Di Palembang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) membuka Posko GMHP di Palembang Square Mall dan di Banyuasin OPI Mall Rabu, (17/10/2018).Dari kegiatan di dua tempat tersebut sekira 40 persen masyarakat yang mengecek Daftar Pemilih Tetap (DPT) mengaku belum terdaftar sebagai pemilih sehingga langsung diminta mendaftarkan dirinya oleh tim GMHP KPU Sumsel. “Mereka yang belum masuk DPT bisa langsung didaftarkan di sini,” ujar Komisioner KPU Sumsel Divisi Program dan Data Hany Susantih.Hany melanjutkan, selain di pusat perbelanjaan, GMHP di Sumsel juga telah gencar dilakukan disejumlah lokasi. Target hingga 28 Oktober nanti pihaknya berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian agar bisa partisipasi pada Pemilu 2019 nanti. “Jangan sampai saat hari H nanti tidak bisa mencoblos,” lanjut dia.Hany pun menerangkan bahwa sejak dimulai gerakan ini 1 Oktober silam, tercatat sudah ada 3.492 Posko GMHP yang tersebar di setiap desa/kelurahan. "Kami harap, kita saling mengingatkan untuk mengecek daftar pilih kita, guna melindungi hak pilih. Ingat, satu suara sangat berharga pada Pemilu nanti,” jelasnya.Untuk memudahkan masyarakat, KPU sendiri menurut dia telah menyediakan laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau bisa juga dengan mengunduh aplikasi android di app store dengan nama KPU RI Pemilu 2019. “Kita berharap pemilih benar-benar cerdas dan peduli terhadap Pemilu 2019 ini. Harus peduli dari sekarang, masuk tidak data nya di DPT dan ajak sanak saudara yang lain untuk memastikan hak pilihnya. Setelah itu baru yakinkan pilihan, siapa calon yang akan dipilih,” tambahnya.Sementara itu, Amin, 21, seorang mahasiswa asal Musirawas Utara usai mengecek data pemilih di Posko GMHP mengaku belum masuk DPT. Oleh petugas yang bersangkutan kemudian diarahkan untuk mendaftarkan diri agar masuk dalam DPT. “Sudah difasilitasi oleh KPU Sumsel dan didaftarkan ke DPT. Nanti tinggal mengurus form A5, untuk pindah TPS,” ucap dia. (hupmas kpu sumsel Mewan/ed diR) 

Kunjungi Unair, Dekan FISIP USU Studi Banding Program Magister TKP

Surabaya, kpu.go.id - Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin mengunjungi FISIP Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Rabu (17/10/2018). Kedatangan pria lulusan S3 Universitas Indonesia (UI) didampingi Wakil Dekan III , Hendra Harahap ini dalam rangka studi banding pengelolaan Program Magister Tata Kelola Pemilu (TKP) yang telah berjalan di Unair sebagai bagian dari program kerjasama Komisi Pemilhan Umum Republik Indonesia (KPU RI) dengan 11 universitas negeri di Indonesia.Kedatangan keduanya disambut Dekan FISIP Unair Falih Suaedi dan jajaran Wakil Dekan, serta Kepala Departemen Ilmu Politik Kris Nugroho dan Kepala Program Studi Magister Ilmu Politik FISIP Unair,  Aminah. Turut hadir sejumlah mahasiswa Program TKP Batch III dan Batch IV.Dalam kunjungan tersebut, keduanya menggali pengalaman dari Program TKP di FISIP Unair yang telah masuk ke Batch IV, serta telah meluluskan Batch I dan Batch II. “Kehadiran Program TKP yang digagas KPU RI dan konsorsium universitas merupakan sebuah langkah maju dalam upaya peningkatan sumber daya manusia di bidang kepemiluan, yang akan sangat berguna dalam penyelenggaraan pemilu Indonesia di masa depan” ucapnya.Untuk itu kami dari FISIP USU menurut Muryanto sangat perlu untuk belajar terkait pengelolaan program ini. Terlebih tahun ini USU menurut dia juga menerima mahasiswa program TKP, yang perlu kami perkuat mulai kurikulum maupun program penunjang lainnya. “Maka dari itu, FISIP Unair menjadi salah satu pihak yang perlu kami gali tata cara pengelolaannya serta kami mencoba menjajaki kerjasama di masa depan,” lanjutnya.Adapun kerjasama yang dapat dilakukan menurut Muryanto menyangkut tiga program antara lain terkait pengembangan program, pertukaran mahasiswa dan dosen TKP hingga penerbitan jurnal bersama. “Yang memang terfokus pada ilmu kepemiluan,” tambah Muryanto.Merespon hal itu Dekan Fisip Unair Falih Suaedi menyambut baik tawaran dengan membuka peluang untuk mengonkretkan melalui memorandum of understanding (MoU) antar universitas dan memorandum of agreement (MoA) antar fakultas. “Terkait pengembangan jurnal, kami juga menyambut baik, bahkan kami siap untuk membantu pengembangan jurnal di FISIP USU jika diperlukan,” kata Falih.Sementara itu, Kepala Departemen Ilmu Politik Unair, Kris Nugroho juga menyampaikan untuk program pengembangan jurnal, menjadi sebuah gagasan yang maju. “Jurnal tersebut bisa menggunakan jurnal yang sebelumnya telah ada, dan dinaung oleh Asosiasi Ilmu Politik serta kalua perlu kita bicarakan juga dengan KPU RI untuk pengembangannya, supaya bisa menjadi laboratorium ilmu pemilu,” tambah dia. (SUB/ed diR)

Populer

Belum ada data.